Religi & Filsafat
Serial Pemikiran Tiongkok (2) - Filosofi Legalis (Fajia)
Budaya-Tionghoa.Net | Saya berniat meneruskan kembali diskusi mengenai filosofi legalisme. Beberapa ini akan saya uraikan beberapa aspek legalisme. Sebelumnya marilah kita kutipkan terlebih dahulu, apa yang disampaikan oleh Shang Yang:
Add a commentMuslim Di Tiongkok
Budaya-Tionghoa.Net | Islam masuk ke negeri Tiongkok,menurut catatan sejarah yaitu pada akhir masa dinasti Sui atau menjelang berdirinya dinasti Tang(abad ke 7 m),pada awalnya dibawah oleh saudagar-saudagar arab yang datang di sekitar bandar kanton(guang dong), dan bandar quanzhou bahkan sampai sekarang masih ada keturunan arab tinggal di kota ini dan banyak makam para ulama islam tionghoa keturunan arab di kota Quanzhou tersebut
Add a comment[Q-A] Korelasi Kelenteng Dan Kong Hu Cu
salam sejahtera, ada yang saya tanyakan tentang Kelenteng : [1] Apa ada korelasi antara Kong Hu Cu dengan Kelenteng ? [2] Bagaimana sejarah korelasi itu terbentuk ? terima kasih bagi kawan2 yang bersedia menjawab pertanyaan ini . Danu
Budaya-Tionghoa.Net | Saya cuma ingin menambahkan sedikit apa yang telah dijelaskan oleh Sdr. Perfect Harmony sebelumnya. Sebelumnya saya ingin bertanya kepada Sdr. Danu apakah Konghucu yang anda maksud adalah Konfusianisme sebagai paham/ajaran atau menunjuk kepada Konfusius sebagai tokoh sejarah? Merujuk ke ajarannya atau orangnya?
Add a comment
Hui Neng [638-713 M] - Patriarch Keenam Chan Buddhisme
Budaya-Tionghoa.Net | Hui-Neng adalah patriarch ke enam dari Chan-Zen Buddhisme, dan Beliau dianggap sebagai bapak Chan-Zen dari Tiongkok, karena dibawah pimpinanannya, Chan-Zen berkembang sampai ke pusatnya dan pekerjaannya satu-satunya dari seorang Buddhis Tionghoa yang mendapatkan status sebagai Sutra.
Add a commentKong Fu Zi [5] - Sarjana Yang Besar Tidak Dapat Menjawab Dua Pertanyaan Dua Bocah Angon
Budaya-Tionghoa.Net |Disini aku akan ceritakan satu kejadian dimana seoarang sarjana yang tinggi tidak dapat menjawab pertanyaan dua anak kecil yang memelihara kerbau di Gunung Tai. Waktu Kong Fu Zi bersama-sama muridnya dengan kereta melalui dibawah gunung Tai, jalanan tidak baik, kadang-kadang murid-muridnya harus mendorong.
Add a comment




