Seni
[Q-A] Selaput Pada Alat Musik Tiup
Budaya-Tionghoa.Net | Selaput itu disebut Di Mo (笛膜), ditempel pada lubang kedua (dihitung dari kiri). Fungsinya untuk membantu getaran udara saat meniup. Bahannya diambil dari tumbuhan alang-alang atau bisa juga dari selaput bambu muda. Di Bandung Andry Harmony mungkin ada stok. Kalau di Jakarta bisa dibeli di Sekolah Musik Honghua (Gedung VOC Galangan, Jl. Kakap No.2 Pasar Ikan).
Add a comment
Pameran Wayang Potehi di Hotel Majapahit Surabaya
Budaya-Tionghoa.Net | Saya baru saja menyaksikan pameran wayang potehi yang diadakan di Hotel Majapahit, Surabaya. Sebagai informasi, Hotel Majapahit merupakan hotel bersejarah, yang menjadi saksi peristiwa perobekan bendera Belanda di zaman revolusi fisik terdahulu.
Add a comment
Water Cube - Beijing National Aquatics Center
Budaya-Tionghoa.Net | Kisah mengenai Water Cube ini bermula di tahun 1887 , sembilan tahun sebelum Olimpiade modern pertama di Athena . Lord Kelvin , seorang ilmuwan dari masa Victoria dengan satu pertanyaan tentang cara paling ekonomis untuk membagi ruang dalam sel yang berukuran sama dengan area permukaan yang paling sedikit diantaranya. Kelvin mengajukan solusi dengan mengambil gelembung sabun dalam foam sebagai contoh dengan bentuk geometris 14 sisi yang disebut tetrakaidekahedra.
Add a comment
Resensi Film Klasik : The Kingdom And The Beauty
Budaya-Tionghoa.Net | Ada pertanyaan dari salah satu member : Saya mau minta petunjuk, karena dari kecil saya sudah bertanya soal hal ini. Ada suatu drama lagu yang sangat terkenal, mohon diberitahu namanya kalau tahu. Dimana seorang raja (atau pangeran?) menyamar dan mengunjungi sebuah desa dan masuk ke toko arak. Sang raja rupanya tertarik dengan gadis penunggu kedai arak. Lalu sang gadis penunggu arak menjawab dalam lagu:" Wo men mai ciu cuo sen yi, pu tung ai ye pu tung jing" yang kalau diterjemahkan "Kami jual arak cuma berdagang tidak mengerti cinta ataupun kasih". Sebenarnya apakah maksudnya? Dalam konteks apakah? Mohon pencerahannya, terima kasih. Salam, LT.
Puisi Alam [8] : Dinasti Yuan , Ma Zhiyuan , Bai Pu , Zhang Yanghao
Budaya-Tionghoa.Net | Apabila Sanjak mewakili Dinasti Tang, Syair mewakili Dinasti Song, Dinasti Yuan juga memiliki wakil di dunia puisi, yakni Puisi Lirik atau Qu. Puisi Lirik ini mencakup Lirik Opera dan Lirik Lepas. Pada dasarnya, Lirik sangat mirip dengan syair, juga berhubungan erat dengan lagu populer. Hanya karena corak lagu yang menjadi acuan berbeda wataknya, Lirik dan Syair menjadi beda warna dan gaya. Lirik umumnya lebih lincah, lebih spontan, banyak memakai bahasa se-hari2 kesannya lebih pop, strukturnya lebih bebas, boleh menambah atau mengurangi kata. Syair sugestif sedang Lirik komunikatif, syair menukik Lirik melapang. Hanya saja, untuk Lirik yang bergaya lembut, perbedaan warnanya menjadi sedikit kabuir. Selamat menikmati Zhou Fy
Add a comment




