Print
PDF

Resensi Buku : De Kongsi’s van Montrado : Kongsi-kongsi Tionghua di Montrado

Written by Ivan Taniputera on .

<

Budaya-Tionghoa.Net| Saya beruntung sekali dapat memperoleh buku langka berbahasa Belanda ini. Untungnya karena dahulu pernah mempelajari bahasa Jerman, maka sedikit banyak saya dapat memahami buku ini. Bahasa Belanda dan Jerman memang memiliki kemiripan. Judul buku yang cukup panjang ini, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman kurang lebih akan berbunyi sebagai berikut: Die Kongsis von Montrado: Beitrage Durch die Geschichte und die Kenntnisse von die Wissens nach Chinesische Vereinigungen in Westkust von Borneo. Nampak sekali kemiripan dan kedekatan antara bahasa Belanda dan Jerman. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kira-kira akan berbunyi: “Kongsi-kongsi di Montrado: Ulasan Mengenai Sejarah dan Pengetahuan Perihal Organisasi-organisasi (Persatuan/ Perhimpunan) Tionghua di Pantai Barat Kalimantan.”

Artikel Terkait :


Judul buku : De Kongsi’s van Montrado:

Bijdrage Tot De Geschiedenis en

De Kennis van Het Wezen

Der Chineesche Vereenigingen Op De Westkust van Borneo.
Penulis : S.H. Schaank

(Controleur bij het Binnenlandsch Bestuur)
Penerbit : Albrecht en Rusche, Batavia
Tahun terbit : 1893
Jumlah halaman : 115


Buku yang menarik ini dibuka perihal nama Montrado sendiri:

“De Chineesche naam voor Montrado nl. Ta-la-loek [huruf Tionghua] is blijkbaar afgeleid van den Maleischen en Dajakschen naam voor Montrado n.l. Taradoeq of Tradoe, welke door de Chineezen die in Borneo immigreerden, daar zij geen r. En . d. Kunnen nitspreken, noodzakelijk tot Ta-la-loek moest verbasterd worden. (Ta-ra-doeq werd Ta-la-loek).” (halaman 5).


Terjemahan bebasnya:

“Nama Tionghua bagi Montrado adalah Talaloek yang jelas sekali diturunkan dari nama Melayu dan Dayak bagi Montrado, yakni Taradoeq atau Tradoe. Oleh orang-orang Tionghua yang berimigrasi ke Kalimantan, karena tidak dapat mengucapkannya dengan tepat, lalu mengubahnya sebagai Ta-la-loek. (Ta-ra-doeq menjadi Talaloek).”
Alasan pengundangan orang-orang Tionghua ke kawasan tersebut adalah sebagai berikut:

“De Maleische vorsten, door den wensch gedreven om zich de rijke minjgronden in hun gebied ten nutte te makan en de bronnen hunner inkonsten, te vermeederen, waren zelven de eersten om de nijvere Chineezen in hun gebied te roepen tot bewerking der goudmijnen..” (halaman 6)

Terjemahan bebasnya:
“Para bangsawan Melayu, karena berharap memanfaatkan kekayaan pertambangan di daerahnya serta menambah penghasilannya, merupakan yang pertama mengundang orang Tionghua bekerja di pertambangan-pertambangan emas...”

Yang pertama-tama mengundang orang-orang Tionghua adalah panembahan Mempawah dan sultan Sambas (saat itu Sultan Omar Akama’d-din). Dengan demikian, pada tahun 1760 berdirilah pemukiman Tionghua di Larah. Kemudian dari Larah, mereka menyebar ke Montrado.  Masalah pertambangan ini menimbulkan gesekan juga antara berbagai kerajaan di Kalimantan Barat, terutama karena masalah perbatasan:

“De grenzen tusschen het gebied der Maleische vorsten zijn doorgaans slecht bepaald, naardien het bezit van onbewoonde wildernissen ieder onverschillig is...” (halaman 7)


Terjemahan bebas:

“Perbatasan antara berbagai kerajaan Melayu ditentukan secara buruk, seperti dalam hal kepemilikan belantara-belantara tak berpenghuni...”

Pada tahun 1772 terjadilah peperangan antara Sambas dan Mempawah, yang mengakibatkan musnahnya pemukiman Tionghua di Selakouw. Pontianak memanfaatkan hal itu guna meluaskan pengaruhnya dan mengalahkan Mempawah dengan bantuan VOC serta mendudukan putera sultan Pontianak bernama Syarif Kasim ke tahta Mempawah. Belakangan Syarif Kasim diangkat menjadi sultan Pontianak berikutnya.
Selanjutnya dijelaskan pula asal muasal daerah para pendatang Tionghua di Kalimantan, seperti Kwang Toeng (Guangdong, halaman 10). Suku-sukunya antara lain Hakka dan Hoklo (Fulao, lihat halaman 11). Dicantumkan pula data-data statistik orang-orang Tionghua di berbagai belahan dunia, seperti:

Westelijke staten........................................102.196 “ ‘80
Alaska................................................2.125 “ ‘90
N. atlantische staten.......................................1.669 “ ‘80
Dan seterusnya (halaman 15).

Riwayat pembentukan kongsi adalah sebagai berikut:

“Deze mijnwerkers, vroeger in vele vereenigingen verdeeld, vormden langzamerhand door nauwere aaneensluiting een steeds kleiner wordend aantal verbonden, die den naam Kong-si [Huruf Tionghua] aannamen. Zoo spreekt de overlevering nog van de “17 Kongsi’s,” terwijl Veth. (zie boven) 24 vereenigingen in Montrado opgeeft.” (halaman 23)
Berdasarkan kutipan di atas, para pekerja tambang itu pada mulanya sudah memiliki banyak sekali perhimpunan, namun lambat laun membentuk ikatan lebih besar yang disebut Kong-si. Pada zaman itu sudah ada 17 Kongsi, tetapi Veth menghitung ada 24 perhimpuan di Montrado.

Kemudian 14 kongsi yang ada lalu bergabung membentuk Fo-Sjoen Kongsi: Thai Kong, Lo Pat Foen, Kioe Foen Theoe, Sjip Sam Foen, Kiet Lien, Sin Pat Foen, Sam Thiao Keoe, Man Fo, Sin Woek atau Sie Sjip Si Foen, Hang Moei, Sjip Ng Foen, Thai Fo, Lo Sjip si foen, dan Sjip Ngi Foen, atau Sjip Ngi Foen Thai Ngi (halaman 25). Selanjutnya dijelaskan data-data dan wilayah kerja masing-masing kongsi ini. Data berharga lainnya adalah undang-undang perpajakan (belasting) bagi orang-orang Tionghua yang ada di Kalimantan, termasuk pajak perjudian (speeltafels), pertambangan, penjualan opium (verkoop van opium), arak (belasting op de particuliere arak stokerijen), dan lain sebagainya (halaman 99-104).

Buku ini dengan demikian memberikan gambaran mengenai seluk beluk ringkas kongsi-kongsi di Kalimantan, dengan gaya penuturan yang singkat dan padat. Data-data dan statistiknya sangat cocok menjadi sumber penelitian mengenai kongsi-kongsi yang ada di Kalimantan Barat. Sebagai penutup, penulisnya, S.H. Schaank, merupakan Controleur bij het Binnenlandsch Bestuur. Controleur atau kontrolir adalah jabatan selaku pengawas bagi berbagai daerah kekuasaan pemerintah kolonial. Binnenlandsch Bestuur boleh disamakan sebagai departemen dalam negeri atau departemen pemerintahan dalam negeri.

Ivan Taniputera
28 November 2011

 

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
 

blog comments powered by Disqus

Kalender

Prev Next

2012.05.08 Seminar Nasional : "Pera…

Rekan2 Yth, Mohon kehadiran Anda yg berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Kehadiran Anda semua akan sangat berarti bagi kami. Terimakasih dan salam budayaDidi ...

Didi Kwartanada - avatar Didi Kwartanada 07 May 2012 Event Budaya Tionghoa

Read more

21-22 April 2012 | Acara Kirab Ritu…

Forward : Informasi dari Wajah Kota Lasem di Facebook Page Budaya Tionghoa ** ACARA KIRAB RITUAL BUDAYA dan  H.U.T MAKCHO THIAN SIANG BO di Tiongkok Kecil (LA...

Wajah Kota Lasem  - avatar Wajah Kota Lasem 18 Apr 2012 Event Budaya Tionghoa

Read more

Tradisi

Prev Next

Bhutan , Diantara Tiongkok dan Indi…

Budaya-Tionghoa.Net | Orang Bhutan dikenal juga sebagai Bhote , Bhotia , Bhutia , etc yang tinggal di negara Bhutan. Negara kecil ini seluas 47 ribu kilom...

Huang Dada - avatar Huang Dada 19 May 2012 Dialek

Read more

Kwee Pang [2] - Anggapan Tahayul

Budaya-Tionghoa.Net | Jika point 1 sampai 4 yang menjadi penyebab umum terjadinya kweepang dan lebih kearah hubungan horizontal antar manusia. Maka point...

Ardian Cangianto - avatar Ardian Cangianto 19 May 2012 Adat Istiadat

Read more

Sejarah

Prev Next

Perjanjian Nanking (1842) Antara Qi…

Budaya-Tionghoa.Net | Perjanjian Nanking mengakhiri Perang Candu [1839-1842] dan Tiongkok menyerahkan Hong Kong ke Inggris , membuka sejumlah pelabuhan untuk pe...

Huang Dada - avatar Huang Dada 15 May 2012 Dinasti QIng

Read more

Tuduhan Dr. Geoffrey Wade Bahwa Zhe…

Budaya-Tionghoa.Net | Dr. Geoffrey Wade sebenarnya adalah sebuah nama misterius yang belum dikenal (nobody) dan baru muncul diantara para peneliti dan penulis s...

Golden Horde - avatar Golden Horde 13 May 2012 Tiongkok & Indonesia

Read more

Filsafat

Prev Next

Menyusun Altar Menurut Tradisi Tion…

Budaya-Tionghoa.Net | Jika menyusun altar menurut tradisi Tionghoa, sebenarnya mereka sedang menyusun alam semesta kecil di altar. Filsafat Tionghoa terka...

Xuan Tong & Ardian Cangianto - avatar Xuan Tong & Ardian Cangianto 12 May 2012 Filsafat Lain

Read more

Kitab Taiping jing 太平经

Budaya-Tionghoa.Net | Taiping jing太平经 adalah suatu kitab penting bagi Taoism yang isinya antara lain adalah masalah Taiping atau kedamaian yang agung. Kita perl...

Xuan Tong - avatar Xuan Tong 16 Apr 2012 Tao

Read more

Sains

Prev Next

Ketika Sistem Pengobatan Barat Dan …

Budaya-Tionghoa.Net | Sistem pengobatan Tionghua sering dianggap kuno dan ditinggalkan oleh sebagian orang Tionghua sendiri yang beralih ke dokter dengan ...

Kaipang - avatar Kaipang 17 May 2012 Pengobatan

Read more

Varian Rudal Panggul Darat Ke Udara…

Budaya-Tionghoa.Net | Banyak yang bilang Tiongkok adalah tukang meniru , ada benarnya juga seh. Tetapi apa salah meniru yang baik, dan akhirnya dapat me...

Heri Tanta - avatar Heri Tanta 17 May 2012 Militer

Read more

Tionghoa

Prev Next

Riwayat Liem Koen Hian (IV)

Budaya-Tionghoa.Net |  Toean Liem Pegang Sin Tit Po (2 September 1929 sampe – 19 Desember 1932) 3 taon sadja ia pegang Sin Tit Po atawa satoe taon lebih s...

Tjamboek Berdoeri (Djoelia 28) - avatar Tjamboek Berdoeri (Djoelia 28) 18 May 2012 Sejarah Tionghoa

Read more

Benny Mok Sau Chung : Profil

Budaya-Tionghoa.Net | Max Mok Sau Chung dilahirkan di Hong Kong pada tahun 1960. Dia juga dikenal sebagai  Benny Mok Sau Chung  . Mok adalah  seorang arti...

Kaipang - avatar Kaipang 17 May 2012 Sosialita

Read more

Data

Prev Next

Nasehat Pernikahan Jaman Dulu : Bag…

Budaya-Tionghoa.Net | Berikut ini nasehat pernikahan jaman dulu , dimuat di Liberty pada bulan November 1931 , dalam bahasa masa itu. Tentunya nasehat ini belum...

Tjiong Djie Nio (via Tjendela)  - avatar Tjiong Djie Nio (via Tjendela) 12 Apr 2012 Arsip || Dokumen | Artikel

Read more

Tabel Variasi Linguistik

Budaya-Tionghoa.Net | Variasi linguistik dikalangan Han-Chinese merujuk pada istilah fangyang 方言 , yang umum diterjemahkan sebagai "dialek" atau "topolect". D...

 - avatar 14 Jan 2012 Tabel

Read more

Seni

Prev Next

Wu Rujun Sang Pangeran Jinghu

Budaya-Tionghoa.Net |  Wu Rujun (吳汝俊) , tidak banyak orang yang mengenal musikus ini. Ia dilahirkan di Nanjing pada tahun 1963, ayahnya juga seorang mus...

Chendra Ling Ling - avatar Chendra Ling Ling 12 May 2012 Seni Musik

Read more

Kajian Film : “Curse Of The Golden …

Budaya-Tionghoa.Net | Curse Of The Golden Flower adalah film epik kolosal yang disutradai Zhang Yimou.  Skenario film ini diadaptasi dari sebuah drama tra...

 - avatar 11 May 2012 Sinematografi

Read more

Buku

Prev Next

Review Buku : "Mao The Unknown Stor…

Budaya-Tionghoa.Net | Seorang kawan (SML) meminjami saya buku Jung Chang yang ditulisnya bersama suaminya Jon Halliday, (seorang sejarawan), terjemahan bahasa B...

Ibrahim Isa  - avatar Ibrahim Isa 16 May 2012 Buku

Read more

Polemik Dan Perdebatan Seputar Buku…

Budaya-Tionghoa.Net | Buku Gavin Menzies yang terbit pertama kalinya ditahun 2002 ini, telah menimbulkan polemik dan perdebatan yang yang sengit antara pihak-pi...

Golden Horde - avatar Golden Horde 13 May 2012 Buku

Read more