A+ A A-

Cerita Tentang Batu Murni Tak Ternilai

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net| Xing Yunfei, dari Shuntian, punya hobi mengumpulkan batu. Jika ia menemukan batu yang terlihat indah, ia tidak ragu membayar sejumlah uang untuk memperolehnya. Suatu hari saat ia memancing di sungai, sesuatu menyangkut di jaringnya. Ia menyelam kedalam untuk membebaskan jaringnya dan membawa sebuah batu berdiameter satu kaki, dengan luncip dan lekuk yang bagus di setiap sisinya. Merasa sangat senang sebagai seseorang yang menemukan benda yang sangat berharga. Setelah mencapai rumah ia meangukir sebuah tempat dudukan dari sandal kayu merah untuknya. Dan meletakannya pada tempat yang terhormat di mejanya. Saat hampir hujan, semua lubang kecil pada permukaan batu mengeluarkan titik-titik awan. Dari kejauhan tampak seperti ditutupi serat-serat sutra.

Read more...

Pengalaman Yang Berguna Seumur Hidup

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net | Ada seorang anak dari teman, sudah setengah tahun lulus Wisuda, tidak pergi mencari kerja, pagi tidur sampai siang, malam pergi main internet sampai tengah malam. Belakangan ini meminta uang kepada orang tuanya, mau pergi ke Amerika menuntut ilmu lebih dalam lagi. Teman ini bertanya kepada saya, mesti tidaknya dia membiarkan dia pergi. Saya menatap
rambut yang banyak putihnya teman saya dalam dalam & berkata: ?Jika kamu berniat agar anak kamu baik nantinya, biarkan dia pergi, tapi jangan kasih dia uang.?

Read more...

囫囵吞枣 Hu Lun Tun Zao : Menelan Buah Korma Bulat-Bulat - Membaca Tanpa Memahami

  • Published in Kisah

VIA : Facebook Group Budaya Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Pada jaman dahulu kala hiduplah seorang yang berlagak pandai,setiap melakukan sesuatu pekerjaan selalu lain daripada yang lain.Suatu hari dia mendengar sekelompok orang sedang bercakap-cakap,mengatakan jika memakan buah pir baik untuk gigi akan tetapi tidak baik bagi limpa.Sebaliknya jika mengkonsumsi buah bidara(zizyphus jujuba) tidak baik bagi gigi namun baik untuk limpa.Setelah mendengar pembicaraan tersebut,ia berpikir sejenak,tiba-tiba mengeluarkan komentar.

Read more...

Kisah : 唇亡齿寒 Chun Wang Chi Han , Jika Tidak Ada Bibir , Gigipun Akan Kedinginan

China  and  Vietnam,  it  was  said,  were  ‘‘as  close  as  lips  and  teeth’’  [Womack 2006:162–163][1]

Via Facebook Group  Budaya Tionghua

Budaya-Tionghoa.Net | Pada masa chun qiu ada sebuah kerajaan yang besar&kuat,namanya kerajaan Jin.Kerajaan Jin letaknya bersebelahan dengan kerajaan Yu&kerajaan Guo.Dua kerajaan ini merupakan kerajaan yang kecil.Raja dari kerajaan Jin yang bernama Jin Xian Gong sangat ingin menguasai kerajaan Guo.Untuk dapat menyerang kerajaan Guo,pasukan kerajaan Jin harus melewati kerajaan Yu terlebih dahulu.

Read more...

Kisah Guang Ning dengan Hua Xin : Mahluk Sosial dan Persahabatan

Budaya-Tionghoa.Net | Manusia adalah makhluk sosial,tidak bisa hidup menyendiri,selalu membutuhkan orang lain.Dalam pergaulan kita akan menemui banyak macam orang.Terkadang kita tertarik untuk berteman dengan seseorang karena pertemuan pertama memberikan kesan yang baik.Memang kesan pertama memiliki peranan penting dalam pergaulan,akan tetapi seiring berjalannya waktu penilaian kita terhadap seseorang bisa saja berubah.

Read more...

Kisah Raja Song Taizong : Menolong Dan Meminta tolong

  • Published in Kisah

Via : Facebook Group Budaya Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Sebagai manusia ada kalanya kita membutuhkan bantuan orang lain,pada kesempatan yang berbeda orang lain juga akan membutuhkan bantuan kita.Bagaimana orang lain bisa berkenan untuk menolong kita jika kita tidak pernah menolong orang lain?Baik menolong maupun meminta tolong haruslah tepat sasaran. Kata mutiara mandarin mengatakan:

qiu ren xu qiu da zhang fu,ji ren xu ji ji shi wu.Ke shi yi di ru gan lu.zui hou tian bei bu ru wu.

求人须求大丈夫,济人须济急时无。渴时一滴如甘露,醉后添​ 杯不如无。

 

Read more...

Kisah Tempe Bacem : Antara Gengsi dan Hidup Hemat

  • Published in Kisah

If you have more money, do not change your life ! You will be rich!

VIA : MAILING LIST BUDAYA TIONGHOA

Budaya-Tionghoa.Net | Sejak naik gaji, Susi menikmati kenaikan gajinya dengan mengubah gaya hidupnya. Dulu, dia selalu membawa makanan dari rumahnya. Kadang-kadang nasi dengan telor dadar, atau nasi dengan sisa lauk kemarin yang sudah
dihangatkan. Susi paling suka tempe bacem, yang warnanya sampai gelap & rasanya semakin enak. Nasi & tempe bacem memang makanan favoritnya.

Read more...

揠苗助长 Ya Miao Zhu Zhang

  • Published in Kisah

Via Facebook Group Budaya Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Pada jaman antar kerajaan salin berperang di kerajaan Song hiduplah seorang petani yang memiliki sifat tidak bisa sabar.Sang petani merasa padi di ladangnya tumbuh dengan lambat.Suatu hari ia memikirkan bagaimana caranya untuk mempercepat tumbuhnya tunas padi tersebut.Setelah dipikir-pikir, ia lantas menemukan ide yang “luar biasa”:jika saya menarik ke atas tunas-tunas padi bukankah akan membuatnya lebih cepat tumbuh?Keesokkan harinya,pagi-pagi benar sang petani sudah pergi ke ladang.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto