A+ A A-

Kisah Guang Ning dengan Hua Xin : Mahluk Sosial dan Persahabatan

  • Written by  Xie Zheng Ming
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Manusia adalah makhluk sosial,tidak bisa hidup menyendiri,selalu membutuhkan orang lain.Dalam pergaulan kita akan menemui banyak macam orang.Terkadang kita tertarik untuk berteman dengan seseorang karena pertemuan pertama memberikan kesan yang baik.Memang kesan pertama memiliki peranan penting dalam pergaulan,akan tetapi seiring berjalannya waktu penilaian kita terhadap seseorang bisa saja berubah.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Pada literatur budaya tionghua dapat kita temukan kata mutiara yang berbunyi:jin shui zhi yu xing,jin shan shi niao yin.lu yao zhi ma li,ri jiu jian ren xin近水知鱼性,近山识鸟音。路遥知马力,日久见人心。

Mak​na yang terkandung di dalamnya adalah:jika kita sering berdekatan dengan air tentu bisa mengenali sifat-sifat ikan,jika kita sering mendaki gunung akan dapat membedakan jenis kicauan burung.Kuda jika ditungganggi untuk menempuh jarak jauh barulah dapat diketahui kekuatan yang sebenarnya,untuk dapat mengenal isi hati seseorang diperlukan waktu.


Pada jaman tiga kerajaan/san guo di kerajaan Wei hiduplah Guan Ning&Hua Xin,mereka adalah sahabat baik.Guan Ning tidak mempedulikan soal kemuliaan hidup,membina semangat untuk tekun belajar.Sedangkan Hua Xin sangat mengagumi orang yang memiliki kekuasaan&kekayaan.Suatu hari ketika mereka sedang berada di ladang untuk menyiangi rumput,menemukan sebatang emas.Guan Ning cuek saja,akan tetapi Hua Xin sudah merasa emas itu merasa miliknya sendiri.Pada kesempatan lain mereka duduk di atas sebuah tikar,belajar bersama.Ketika mereka sedang berkonsentrasi belajar,di luar ada iring-iringan pejabat datang melintas.

Iring-iringan tandu pejabat itu membuyarkan konsentrasi belajar Hua Xin.Guan Ning dengan tenangnya masih berkonsentrasi belajar,akan tetapi Hua Xin pergi keluar untuk melihat iring-iringan tersebut.Setelah kembali untuk belajar Hua Xin masih tak henti-hentinya membicarakan iring-iringan pejabat yang baru saja melintas.Guan Ning merasa tidak nyaman lantas mengambil sebuah pisau untuk memotong karpet yang mereka gunakan bersama.

Guan Ning berkata:saya merasa sekarang kita tidak lagi sejalan-sepemikiran.Mulai sekarang kita tidak lagi berteman.


Pada awalnya Guan Ning&Hua Xin adalah sahabat karib.Semenjak kejadian di ladang sebenarnya Guan Ning sudah merasa tidak nyaman untuk berteman dengan Hua Xin.Ketidaknyamanan itu mencapai puncaknya ketika ada serombongan pejabat datang melintas di dekat tempat Guan Ning&Hua Xin belajar bersama.

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1021-kisah-guang-ning-dengan-hua-xin--mahluk-sosial-dan-persahabatan

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto