A+ A A-

Kisah : 唇亡齿寒 Chun Wang Chi Han , Jika Tidak Ada Bibir , Gigipun Akan Kedinginan

  • Written by  Xie Zheng Ming
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

China  and  Vietnam,  it  was  said,  were  ‘‘as  close  as  lips  and  teeth’’  [Womack 2006:162–163][1]

Via Facebook Group  Budaya Tionghua

Budaya-Tionghoa.Net | Pada masa chun qiu ada sebuah kerajaan yang besar&kuat,namanya kerajaan Jin.Kerajaan Jin letaknya bersebelahan dengan kerajaan Yu&kerajaan Guo.Dua kerajaan ini merupakan kerajaan yang kecil.Raja dari kerajaan Jin yang bernama Jin Xian Gong sangat ingin menguasai kerajaan Guo.Untuk dapat menyerang kerajaan Guo,pasukan kerajaan Jin harus melewati kerajaan Yu terlebih dahulu.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Raja Jin Xian Gong merasa kuatir jika kerajaan Yu&kerajaan Guo bersatu untuk melawan mereka.Untuk melaksanakan niatan tersebut,raja Jin Xian Gong lantas menggunakan sebuah muslihat.Diutuslah utusan membawa batu giok&kuda unggul untuk diberikan kepada raja Yu,sebagai imbalannya meminta agar pasukan kerajaan Jin diberikan ijin melintas.

Seorang pejabat kerajaan Yu menasehati raja Yu.Bawahan itu berkata:kerajaan Yu dengan kerajaan Guo ibarat bibir dengan gigi,kalau bibir sudah tidak ada bagaimana gigi bisa bertahan?Kerajaan kita adalah pintu masuk menuju kerajaan Guo.Ketika kerajaan Jin sudah berhasil mengalahkan kerajaan Guo,pasti juga akan menyerang kerajaan Yu.Mohon baginda tidak menyetujui permintaan kerajaan Jin.Karena raja Yu tamak akan batu giok&kuda pemberian raja Jin Xian Gong,nasehat itu diabaikan begitu saja.

Pasukan kerajaan Jin mendapat ijin untuk melintas di kerajaan Yu.Akhirnya apa yang dikuatirkan oleh bawahan raja Yu benar-benar terjadi.Dalam perjalanan pulang setelah mengalahkan kerajaan Guo,tiba-tiba pasukan kerajaan Jin menyerang kerajaan Yu.Hancurlah kerajaan Yu.


Andaikan kerajaan Yu dengan kerajaan Guo bisa bersatu,belum tentu kerajaan Jin bisa mengalahkan mereka.Negara memiliki negara tetangga,hidup dalam masyarakatpun kita juga memiliki tetangga.Hidup berkelompok juga harus bisa memikirkan kepentingan bersama.Pepatah mandarin chun wang chi han (jika tidak ada bibir,gigi pun akan kedinginan) digunakan untuk mengungkapkan hubungan antara 2 pihak yang sangat erat,kalau satu pihak dirugikan otomatis pihak lain juga akan merugi,begitu pula sebaliknya.


Marilah kita belajar agar keberadaan kita dapat memberikan manfaat kepada orang lain.Mengalah sedikit tidak perlu terlalu diperhitungkan,suatu ketika kita pasti memerlukan bantuan mereka.

CATATAN KAKI :

  1. Tambahan dari moderator , Dalam kasus modern , Vietnam dan People Republic of China sempat menjadi aliansi , dan China [RRT] membantu Vietnam dalam perjuangan menghadapi Barat [Perancis dan Vietnam] . Pemimpin RRT juga memberikan ucapan selamat secara hangat setelah pembebasan Saigon [Burton 1978-1979 , p704] . RRT dan Vietnam dikatakan sedekat bibir dan gigi. [Womack 2006:p162–163]

 

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group  Budaya Tionghua

 


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.



Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1029-kisah--%E5%94%87%E4%BA%A1%E9%BD%BF%E5%AF%92-chun-wang-chi-han--jika-tidak-ada-bibir--gigipun-akan-kedinginan

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto