A+ A A-

Arsip Belanda Sebagai Sumber Sejarah Taiwan

  • Written by  Rinto Jiang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Riwayat dan sejarah ke-Tionghoa-an terutama di Indonesia sebenarnya lebih dapat digali lebih lanjut dari negara lainnya macam Tiongkok atau Belanda yang pernah berkuasa di Indonesia.

Untung saja orang Belanda juga suka menyimpan arsip2 lama, saya kira masih banyak yang dapat dicari dan dirujuk kepada sumber2 di negeri Belanda ataupun catatan peninggalan kolonial tentang politik atau kebudayaan Tionghoa di Indonesia di masa Belanda.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Salah satu contoh juga diterapkan di Tainan, di mana sebagian sejarahnya dirujuk kepada catatan harian seorang penjabat Belanda yang berkuasa di sana.

Orang Belanda, karena keperluan administrasi mengharuskan pejabat di tanah koloni harus mencatat cuaca, kegiatan, peristiwa besar kecil setiap harinya untuk dilaporkan ke Belanda. Saya berkesempatan membolak-balik catatan kolonial ini yang dicatat semasa Belanda menguasai Taiwan, tepatnya di Tainan dalam kurun tahun 1629 - 1662.

Belanda menguasai Pescadores pada tahun 1622, tahun 1624 Belanda diusir Dinasti Ming dan mundur ke suatu tempat di Kota Tainan, Taiwan sekarang ini. Mereka mendirikan sebuah kastil yang dinamakan Zeelandia. Zeelandia masih berada di bawah VOC waktu itu yang berpusat di Batavia. Buku harian ini merupakan satu laporan yang harus disampaikan ke Batavia untuk kemudian diteruskan ke Belanda.


Di buku harian itu, ada dicatat bahwa orang Jawa juga diangkut ke Zeelandia untuk dipakai sebagai buruh angkut barang. Namun, sewaktu Belanda diusir oleh Koxinga (Jenderal Dinasti Ming) pada tahun 1661, orang Jawa juga ikut pulang bersama orang Belanda yang terusir. Saya bayangkan kalau Belanda tidak diusir oleh Koxinga dan terus menguasai Formosa, mungkin saja Taiwan sekarang akan seperti Suriname yang banyak keturunan Jawa-nya.


Tentang Batavia, juga ada Catatan Batavia, saya kurang tahu apakah ada dipergunakan oleh sejarahwan Indonesia untuk meneliti dan menyusun sejarah kota Batavia di zaman dulu.


[Foto Ilustrasi , Olfert Dapper , "Fort Zeelandia , Taiwan" , 1670 , Public Domain]

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa

Last modified onWednesday, 31 October 2012 06:47
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1037-arsip-belanda-sebagai-sumber-sejarah-taiwan

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto