A+ A A-

Ateng [Kho Tjeng Lie] - Pelawak Yang Memiliki Etika

  • Written by  Huang Zhiwang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Ateng [1942-2003] bermarga Kho dengan nama Kho Tjeng Lie,  memiliki nama lengkap Andreas Leo Ateng Suripto dilahirkan di Bogor , Jawa Barat pada bulan Agustus 1942. Ia menikah dengan Theresia Maria Reni Indrawati dan memiliki dua putra. akrab di kalangan pecinta film komedi Indonesia di masa emas perfilman nasional Indonesia. Pelawak ini sempat bergabung dengan grup Kwartet Jaya bersama Eddy Sud , Bing Slamet dan Iskak.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Bersama Kwartet Jaya , Ateng membintangi "Bing Slamet Setan Jalanan"[1972] , "AMBISI" [1973] , "Bing Slamet Dukun Palsu"[1973]" , "Bing Slamet Sibuk"[1973], "Bing Slamet Koboi Cengeng" [1974]. Selepas wafatnya Bing Slamet [1927-1974], Ateng melanjutkan langkah Bing Slamet selama empat tahun sampai tahun 1978 melalui "Ateng Raja Penyamun","Ateng Minta Kawin","Ateng Mata Keranjang", "Ateng Sok Tahu","Ateng Bikin Pusing",'Ateng Sok Aksi","Ateng Pendekar Aneh" dan "Ateng the God Father".

Ateng.jpgPada dekade 80-an , Ateng berperan sebagai Bagong dalam acara Ria Jenaka dimasa TVRI masih mendominasi siaran televisi nasional.

Ateng digambarkan sebagai pelawak dengan etika sangat tinggi. Ateng memiliki pribadi yang menyenangkan dan bersahaja dan memiliki etika tinggi. Ateng tidak akan menekankan senioritasnya sebagai pelawak terhadap junior-juniornya. Tidak heran Ateng juga menjadi tempat bertanya dan menimba ilmu bagi para juniornya. Dia juga hati-hati dalam menggunakan jari telunjuk untuk menuding sesuatu, sebab secara bersamaan sisa jarinya mengarah kediri sendiri. [Ilham Bintang , 2007]

Ateng senantiasa ramah dan murah senyum terhadap setiap orang, termasuk juga terhadap persaingan dari para pendatang baru dan tidak pernah terdengar Ateng terlibat dalam konflik yang sering terjadi pada kalangan artis di masa sekarang ini.

Ateng meninggal dunia pada tahun 2003 pada usia 60 tahun.

 

Budaya-Tionghoa.Net | Portal Budaya Tionghoa


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.

 


Last modified onThursday, 01 November 2012 12:12
Rate this item
(2 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1063-ateng-kho-tjeng-lie-pelawak-yang-memiliki-etika

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto