A+ A A-

Lin Zhiling : "First Belle" Taiwan

  • Written by  Huang Zhiwang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net| Masih ingat dengan karakter si cantik Xiao Qiao yang menjadi istri dari Zhou Yu [Tony Leung] di film John Woo , Red Cliff? Berlatar masa Samkok , Xiao Qiao adalah salah satu dari dua Qiao bersaudara, yang dianggap  sebagai wanita tercantik di Tiongkok pada masa itu. Zhuge Liang sempat memanasi Zhou Yu bahwa dia memiliki rencana untuk memukul mundur Cao Cao dengan mengirimkan Qiao bersaudara ke pihak Cao Cao . Zhuge Liang pura-pura tidak tahu bahwa Xiao Qiao adalah istri Zhou Yu. Tentu saja ini hanya roman karangan Luo Guanzhong.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Karakter Xiao Qiao diperankan oleh Lin Zhiling 林志玲  , salah satu pemilik wajah yang paling dikenal di Asia dan dikenal sebagai "First Belle" Taiwan yang berarti "Taiwan's No 1 Beauty".[1] Lin  memang memiliki postur tubuh ideal dengan tinggi 175 cm sebagai model dan terkenal karena kecantikan fisik dan kesederhanaann

Lin laris menjadi juru bicara China Airlines , Procter and Gamble dan program World Vision AIDS Orphan Project dengan mengunjungi anak-anak yatim-piatu di Swaziland. Di bulan Februari 2011 , bertemu dengan Andre Agassi dalam satu acara amal dan berharap bisa mengikuti jejak Agassi untuk mendirikan satu yayasan amal untuk anak yang membutuhkan bantuan. [2]

Lin  juga menjadi model merek-merek terkemuka dunia seperti Olay , Chrysler , KIA , Pantene etc. Wajahnya juga menghiasi sampul majalah-majalah internasional seperti Vogue , Elle , etc. Lin bersama selebritis top dunia seperti Aishwarya Rai [Miss World 1994] dan Kate Winslett [bintang film "Titanic"] membintangi advertising Longines . [3]

Lin Zhiling alias Lim Jileng  dilahirkan dari pasangan Lim Hoan Lam dan Ngo Chu Bi 吳 慈美 pada tahun 1974 di Tainan , Taiwan. Keluarganya kemudian pindah ke Taipei. Lin menempuh pendidikan tinggi di Universitas Toronto , Kanada .  Lin tidak hanya mengandalkan kecantikan semata tapi memiliki kecerdasan dengan mengambil dua bidang studi , sejarah seni barat dan ekonomi. [4]

Kemudian Lin kembali ke Taiwan untuk mencoba menempuh karir dibidang seni sambil menjadi model paruh waktu. Hasrat akan seni mendorong Lin untuk mengunjungi Sienna , Italia untuk mempelajari arsitektur dan seni dari masa Rennaisance. Lin juga sempat menjadi asisten kurator untuk Fubon Art Association Commitee dan untuk itu sempat menghabiskan waktu tiga bulan untuk mempelajari budaya Jepang.

Setelah itu Lin kembali ke Taiwan dan mulai menekuni dunia model. Di tahun 2002 , Lin mendapat tawaran menjadi model salah satu iklan televisi di Hongkong dan Lin mulai populer. Tawaran mulai berdatangan baik sebagai pembawa acara , model iklan di berbagai negara baik Hongkong , Mainland , Jepang dan Taiwan. Kesuksesan yang mendadak memunculkan istilah "Fenomena Lin Zhilin", "Zhiling Effect" etc. Bahkan karena faktor Lin , dalam 40 tahun sejarah Golden Horse Awards , ratingnya mencapai rekor tertinggi . Lin Zhiling menjadi orang pertama yang menjadi host untuk tiga acara penghargaan "golden" di tahun yang sama. 

[Photo Courtesy : Sina.com ]

Di tahun 2006 , Lin mendapat kehormatan untuk menjadi satu dari lima perwakilan dari "Smile for Olympics 2008 Beijing". Di tahun yang sama , Lin mendapat penghargaan "International Artist Credibility Award" yang sebelumnya pernah diraih Zhang Zhiyi.

Selain itu Lin mulai menjadi konsultan designer sebuah brand Italia terkemuka , seperti hendak  melampiaskan hasrat seninya yang selama ini tidak tersalurkan. Selain film kolosal Red Cliff , Lin terlibat dalam dorama Jepang yang masih berhubungan dengan dunia design ,   "Moon Lovers" [2010] bersama Takuya Kimura , sebuah drama yang berkisah tentang bisnis furniture mewah di Jepang. Lin akan kembali berperan sebagai Xiao Qiao dalam drama adaptasi Roman Samkok versi Jepang.  Lin bersama aktor asal mainland , Chen Kun dalam film "Love On Credit" , difilm ini Lin berperan sebagai wanita materialistis. [5]

Yang mengherankan , fenomena Lin ini dicapai di usia 37 tahun saat tulisan ini dibuat. Usia dimana sebagian besar wanita mulai merasa kehilangan daya tariknya karena termakan usia, kesibukan rumah tangga , dan lain sebagainya. Sampai sekarang Lin masih melajang walau bermunculan gosip yang mengkaitkan dirinya dengan Jerry Yan. Bagi Lin , menikah dengan baik lebih baik daripada menikahi kekayaan.[6]

 

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa

 


[1] China Daily , “Lin Chi-ling On Love And Luxury Goods” , 14 Juni 2011

[2] Taipei Times , “Lin Chi-ling Hopes To Establish Charity For Needy Children” , 8 February 2011

[3] People Daily , “ Kate Winslet , Lin Chi-ling Join Hands In Ad” , 21 Juli 2010

[4] China Daily , 2011

[5] China Daily , “ Lin Chi-ling Stars In Riches To Love Film”, 27 Oktober 2011

[6] China Daily , 2011

 

 

Last modified onWednesday, 21 November 2012 11:36
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1250-lin-zhiling--first-belle-taiwan

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto