A+ A A-

Chuang Tzu : Burung Peng Raksasa

  • Written by  Jamal Senjaya
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net|Ini adalah awal indah dari karya Chuang Tzu. Menggambarkan gambaran yang menggemparkan dari mahluk mistik bergerak beraksi. Pada saat yang sama, ini juga memberikan kita sebuah teka-teki menarik untuk diterjemahkan yang kita pertimbangkan menjadi arti yang mungkin.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Tentu saja burung Peng tidak pernah ada sebagai binatang, hari ini atau ribuan tahun lalu, jadi itu jelas sebuah metaphor dan buka gambaran sesungguhnya. Chuang Tzu memilih untuk memberikan metaphor ini tanpa penjelasan eksplisit, meninggalkannya pada kita untuk mencari maksudnya.

Kun mewakili jiwa awal anda, dalam keadaan yang belum digunakan. Ukuran yang besar dari Kun menggambarkan potensi besar yang kamu miliki. Laut Utara adalah tempat dimana kamu mulai awalnya. Itu adalah tempat yang dingin dan suram, dan kamu tidak dapat melihat banyak dalam kelamnya kabut. Kamu awalnya dalam kegelapan, berenang dengan buta. Kamu terbatas dan, merasa terjebak.

Di laut Utara ada seekor ikan
Namanya Kun
Ukuran besar dari Kun
Kita tidak tahu berapa ribu Li

Ia berubah menjadi burung
Namanya Peng
lebarnya sayap Peng
Kita tidak tahu berapa ribu Li

Ia bergelora terbang
Sayapnya seperti awan yang menggantung di awan
Burung ini, dimana lautan mulai bergelombang
Akan pergi ke laut Selatan
Lautan Selatan – kolam surga



Juga ada ikan lainnya di Laut Utara, tetapi mereka jauh lebih kecil. Mahluk-mahlik ini hidup dalam kedunguan, tidak mengharapkan bahwa ada dunia yang lebih besar dari air. Mereka belum memandang keatas, seperti kamu, benda ini disebut langit. Suatu hari, diantara mereka juga akan ada yang tumbuh besar, mulai tertarik pada alam diatas lautan. Namun saat sekarang hanya kamu seorang.

Kenyataannya saat kamu membaca kata-kata ini adalah alasan bahwa kamu perlu menerapkan metaphor ini pada dirimu. Kamu mulai tertarik pada alam aneh dibalik kedunguan yang disebut filosofi Tao. Kamu berbeda dari hampir semua orang kamu yang kamu temui setiap hari. Mereka nyaman hidup dalam keberadaan kedunguan mereka, kamu ingin sesuatu yang lebih, kamu spesial.

Kemudian, suatu hari, itu terjadi. Ada pemecahan. Kun mengalami perubahan magis. Jiwa telah mencapai keadaan kritis, memicu reaksi rantai spiritual. Ini adalah kunci pristiwa, segala sesuatu tergantung padanya.

Transformasi adalah perubahan penting, lebih dari pertambahan ukuran belaka, seperti sebelumnya. Sisik menjadi bulu, sirip menjadi sayap. Alam jiwa berubah, mengikuti aturan yang berlaku padanya.

Efeknya tidak dapat mundur. Kun dapat berubah menjadi Peng, tetapi tidak dapat sebaliknya. Sekali jiwa telah mencapai kedewasaan ia tidak dapat kembali mundur menjadi kanak-kanak. Pengertian yang tidak dapat berbalik muncul dalam dirimu, dan kamu tahu segala sesuat tidak akan sama lagi.

Perubahan besar ini terjadi untuk sebuah alasan, yaitu mempersiapkan Peng untuk perjalanan besarnya. Kamu akan terbang menuju Laut Selatan, tempat yang terang dan hangat. Perjalanan ini mewakili tugas sucimu dalam hidup. Itu mungkin sebuah perjalanan menuju keadaan spiritual yang lebih tinggi, itu mungkin misi pribadi untuk memberikan cintamu yang paling dalam, ini bisa disebut mencapai orang lain dan berhubungan dengan mereka melalui pesona interpersonal yang luas. Apapun itu, perjalananmu menuju kolam surga meminta mu untuk berteguh pada sesuatu selain dirimu dan lebih besar darimu. Janji ini menjadi tanda yang utuh dari kebaikan dan sumber tak terbatas dari pencapaian pribadi.

Lalu kesempatan tiba. Lautan mulai berombak saat angin kencang bertiup melalui ombak. Kekuatan angin ini memungkinkan Peng tinggal landas. Kamu membentangkan sayapmu. Kamu mengepakkan sayap-sayap kuat ini dan memdeburkan air hingga setinggi tiga Li. Kamu mulai mengepakkan sayapmu untuk menciptakan kekuatan badai, dan kamu terbang keatas langit sampai setinggi sembilan puluh ribu li diatas lautan.

Pemcapaian jiwa ini melewati batas sebelumnya. Peng terbang tinggi diatas lautan, tidak lagi dibatasi air. Kamu memgalami suatu rasa kebebasan dan ledakan energi. Kamu telah menghancurkan batasan-batasanmu. Kamu telah melangkah keluar kotak.

Angin kuat – kesempatan – mega trend global mempengaruhi kehidupan kita dalam banyak hal yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Kita hidup dalam jalinan sejarah dimana kemajuan komunikasi dan transportasi membuat Timur dan Barat makin dan makin dekat setiap hari. Dari yang telah kita lihat sejauh ini, kita telah dapat mengatakan perpaduan keduanya menghasilkan sinergi dengan kekuatan besar. Apakah ada kekaguman yang  jiwa-jiwa yang sama diseluruh dunia akan kebangkitan kemungkinan dari Tao yang baru di milenium baru ini? Angin ini bergerak cepat dan melewati seluruh bumi. Waktu untuk perjalanan panjang telah tiba.

Terbangnya Peng adalah pandangan yang memberi inspirasi besar, kecepatan tingginya hanya cocok dengan ketinggiannya. Diatas ketinggian, saat ia melihat kebawah, bumi terlihat menghilang menjadi hamparan biru. Segala sesuatu memudar dalam kabut kejauhan.

Saat kamu terbang dalam perjalanan pribadi, suatu hal yang terus berubah dan tidak berbalik adalah pandanganmu. Tugas sucimu memberimu pandangan yang luas tentang kehidupan. Kamu melihat lebih jauh dan cenderung berpikir lebih mendalam dan berjangka panjang. Ini semua karena rencana besar memerlukan pandangan besar, dan aspirasimu telah naik jauh diatas orang lain yang berjalan. Dari tempat yang menguntungkan, perjuangan kecil dari kehidupan sehari-hari menjadi mudah dan tidak terasa sulit seperti dulu. Semua itu tidak lagi membebanimu seperti dulu – dalam rasa sesungguhnya, semua memudar didalam kabut ketinggian.

Jauh dibawah sana, seekor jangkrik dan burung kecil tertawa terhadap Peng raksasa yang terbang jauh diatas. Burung kecil berkata, “Lihatlah diriku, Saya terbang keluar dan berhenti saat menemukan pohon. Kadang-kadang saya tidak dapat terbang begitu tinggi dan harus turun kembali ke daratan. Apa gunanya terbang begitu tinggi hingga sembilan puluh ribu li dan kemudian terbang menuju laut Selatan?”

Saat kamu melanjutkan perjalananmu, kamu tanpa ragu akan bertemu banyak orang yang tidak mengerti tujuanmu atau motivasimu. Ini tidak akan mengejutkanmu, mereka yang masih tertahan oleh dunia materi. Perhatian mereka kecil dan pendek dan perlu banyak berjuang menghadapi esok hari, maka mereka pulang dan menempati kursi kentang.

Seperti jangkerik dan burung kecil, pandangan mereka terbatas. Mereka berpandangan kecil pada isu spiritual yang lebih besar dan, saat hal itu datang, menanggapinya sebagai skrip program hampa. Ini, cukup harafiah, seperti kemampuannya terbang. Jika kamu bertanya terlalu banyak tentang mereka, mereka hanya akan jatuh kedaratan. Jika dan saat mereka memperoleh persepsi yang sama seperti kamu, mereka akan mengerti apa yang kamu lakukan. Sampai kemudian, mengharapkan teka-teki, bahkan mungkin lebih edan.

Saat kamu membaca kata-kata ini, jangan lupa segala sesuatu yang berlaku padamu. Chunag Tzu metaphor tidaklah hanya abstraksi ideal belaka, itu adalah sebuah jari yang menunjuk padamu, menanyakan tepatnya dimana kamu berada dalam perjalanan besar. Bebeerapa diantara kamu mungkin sedang terbang, dalam perjalananmu ke laut Selatan. Beberapa diantaramu sedang menunggu saat yang tepat untuk tinggal landas. Sisa diantara kamu, mungkin sebagian besar kamu, masih berenang dengan buta di laut Utara, potensi besarmu masih belum digunakan.

Perjalanan memberi sinyal, Kun besar. Apakah anda siap untuk berubah?

 

Sekedar renungan
Jamal Senjaya

 

8540 , 5 November 2004

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa


Last modified onSunday, 16 December 2012 19:25
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1404-chuang-tzu--burung-peng-raksasa

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto