A+ A A-

Empat Nasehat Liao Fan [10] - Bencana Dan Keberuntungan

  • Written by  Hengki Suryadi
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net| Tuan Khong telah meramalkan bahwa saya akan meninggal pada umur 53 tahun, tetapi saya tetap hidup sampai sekarang 69 tahun tanpa menderita penyakit apapun, walaupun saya tidak memohon panjang umur dari Yang Kuasa. Sekarang saya berumur 69 tahun, dan telah hidup lebih 16 tahun dari yang telah ditakdirkan. Dalam buku Su Ching Tiongkok tertulis...

Artikel Terkait :

{module [201]}

"Hukum alam tidak mudah dipercaya dan tidak mungkin tetap saja tidak berubah, terlebih-lebih takdir tidak mungkin tidak berubah".

Sejak itu saya percaya, orang yang berkata bahwa bencana dan keberuntungan adalah takdir, pasti dia adalah seorang awam, jika dia berkata bahwa bencana dan keberuntungan adalah tergantung kepada hati masing-masing individu, berbuat kebaikan akan mendapat nasib yang baik, orang ini pasti seorang manusia sejati, seorang bijak dan seorang Nabi.

Tian Chi anakku, saya tidak mengetahui perjalanan kehidupan anda bagaimana? Akan tetapi kita selalu bersiap untuk menghadapi keadaan yang paling jelek, karena itu, walaupun dalam keadaan makmur, tetaplah hidup sederhana, bila segala sesuatu berjalan lancar, tetaplah bersikap mawas diri dan waspada, bila anda kaya raya, tetaplah hidup hemat dan sederhana, bila disayangi/didukung orang, janganlah sombong, bila dijunjung tinggi/dihormati orang, janganlah membanggakan diri, bila anda berpendidikan tinggi dan berpengetahuan luas, tetaplah menghormati orang, jangan malu bertanya, karena setiap orang pasti ada kelebihannya yang tidak kita ketahui, pasti ada orang yang lebih pintar, lebih hebat dari kita. Selalulah laksanakan sedemikian rupa, berpegang teguh pada moralitas, kontrol diri, maka kita akan memiliki budi luhur, mengubah nasib dan mendapat berkah.

Selalu melatih diri agar nama baik leluhur tidak tercemar, setiap hari berusaha memperbaiki serta menebus dosa orang tua, ke atas selalu ingat jasa
negara dan masyarakat yang telah membimbing kita, ke bawah berusaha mensejahterakan istri anak, selalu bersiap untuk membantu orang yang
memerlukan, selalu berdisiplin ketat terhadap diri, selalu instropeksi dan mengoreksi diri. Suatu saat bila anda merasa puas dalam keadaan begini,
menganggap diri adalah seorang yang sempurna, tidak mempunyai kesalahan/kekurangan, maka anda telah mengalami kemunduran. Orang-orang
pintar di dunia karena merasa diri adalah orang sempurna sehinga menolak melatih moralitas dan membentuk akhlak yang baik, tidak dapat memajukan usahanya, semua ini karena kelengahan mereka, malas dan hanya menginginkan kesenangan.

Tian Chi, ajaran Guru Yun Gu benar-benar sangat tepat dan berbobot, sebagai manusia sepantasnyalah giat mempelajarinya, tekun mempraktekkannya, bijaklah mempergunakan setiap detik waktu anda untuk melatih diri, mengisi diri, jangan menyia-nyiakannya.

Nilai suatu kehidupan bukanlah berdasarkan seberapa banyak yang kita dapat, melainkan berdasarkan seberapa banyak kita telah memberi kepada yang benar-benar memerlukan.

Hengki Suryadi

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1446-empat-nasehat-liao-fan-10-bencana-dan-keberuntungan

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto