A+ A A-

Li Yuan : Pendiri Dinasti Tang

  • Written by  Dada
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net |Ketika pemberontakan merebak luas di akhir Dinasti Sui , Li Yuan adalah seorang komandan di Taiyuan. Keluarganya berasal dari kawasan perbatasan dan memiliki asal usul campuran. Setelah menghabiskan waktu selama beberapa tahun di Pegunungan Taihang, Li kampanye menuju ibukota Sui , Daxingcheng , di tahun 617 M . Tahun berikutnya Li menerima abdikasi kaisar Sui , menjadi kaisar Gaozu dan mendirikan dinasti baru , Dinasti Tang.  Pada awalnya , Li Yuan hanya mengontrol  kawasan Guanzhong sementara kawasan lainnya masih diduduki oleh rival-rival utamanya dengan kekuatan berkisar ratusan ribu prajurit.

Artikel Terkait :

{module [201]}

ASAL USUL LI YUAN & KLAN LI

Li Yuan 李淵 dilahirkan pada tahun 566 M . Asal usul Li Yuan bisa ditelusuri dari kakeknya , Li Hu , yang merupakan salah satu dari Delapan Pilar Negara , dan berasosiasi dengan Yu Wentai dalam pendirian Dinasti Zhou Utara 北周朝 [557-581 M].  Pihak kekaisaran Tang mengklaim bahwa kakek dan ayah dari Li Hu adalah  kedua pemimpin militer yang berpengaruh di masa Dinasti Wei Utara 北魏朝  [386-534 M] .

Hubungan lain datang  dari klan Li yang mendirikan negara Liang Barat 西凉 yang berusia singkat [400-420 M] sebelum dipadamkan oleh kekuatan dari bangsa Xiongnu. Pendiri Liang Barat ini merupakan keturunan dari jendral di masa Dinasti Han ,  Li Guang 李廣 [? - 119 SM] yang memimpin garis pertahanan melawan bangsa Xiongnu pada masa itu. Keturunan Li Guang turun temurun menjadi gubernur Dunhuang. Berakhirnya negara Liang Barat membuat anak dari raja terakhirnya melarikan diri kearah selatan dan mengabdi kepada Toba Wei Utara dan memiliki anak yang menjadi kakek dari Li Hu.

Li Hu adalah kakek dari Li Yuan.  Salah satu versi lain genealogi kaisar-kaisar Tang menyebutkan bahwa Li Yuan tidak berhubungan dengan bangsawan Li dari Liang Barat ataupun Wei Utara melainkan dari salah satu klan Li yang kawin campur dengan suku-suku asing , salah satu leluhur Li Yuan menurut pandangan versi ini adalah Li Maite yang mengadopsi marga Li , tetapi tetap merupakan suku asing.

Apapun versinya , klan Li memang merupakan bangsawan penting di pertengahan akhir abad 6 Masehi. Seorang Turk yang berpengaruh , Duqu Xin , memiliki beberapa puteri . Puteri tertua menikah dengan anak Yu Wentai yang kelak menjadi kaisar pertama Dinasti Zhou Barat. Puteri ketujuh menikah dengan Yang Jian yang kelak menjadi kaisar Sui Wendi . Puteri keempat menikah dengan anak Li Hu , Li Ping , yang kemudian melahirkan Li Yuan di tahun 566 M.

Antara tahun 615-616 M , Li Yuan menumpas bandit-bandit lokal dan sukses menahan masuknya Turk di perbatasan. Sui Yangdi kemudian mempromosikan Li Yuan menjadi komandan garnisun di Taiyuan 太原, Shanxi , dimana Li Yuan sudah berada disana sejak tahun 615 M. Pada masa itu , Yangdi pindah ke ibukota Selatan dan tidak memiliki kekuasaan efektif di kawasan Utara , sehingga Li Yuan menjadi penguasa de facto di kawasan utara. Pada masa ini Li Yuan masih loyal kepada Dinasti Sui.

Kampanye ke Korea dan pertahanan melawan Turk yang memakan biaya tinggi menyebabkan pemerintah Sui tidak stabil . Pemberontakan mulai merebak dan bandit mulai merajarela. Penasehat sekaligus teman dari Li Yuan menyadari bahwa Dinasti Sui akan segera berakhir dan mendorong Li Yuan untuk mengambil alih kekuasaan dan mendirikan dinasti baru. Li Yuan memiliki modal sebagai kaum elite , aristokrat , masih berhubungan saudara jauh dengan keluarga kekaisaran dan memiliki kekuatan militer. Di tahun 614 M , sebuah ramalan mengatakan bahwa penguasa berikutnya adalah bermarga Li . Ramalan itu beredar dan populer dikalangan rakyat dan tentu saja membuat posisi Li Yuan menjadi sulit dimata kaisar. Kaisar Sui sempat memerintahkan berbagai eksekusi dan pembuangan terhadap marga Li berkaitan dengan ramalan ini . Ramalan ini terbukti. Pada bulan lima , tahun 617 Li memobilisasi pasukannya dan mulai kampanye kearah ibukota  ibukota Dinasti Sui , Daxingcheng. Di tahun berikutnya Li menerima abdikasi kaisar dan mendirikan Dinasti Tang.


 

KONTROVERSI PERAN LI YUAN DAN LI SHIMIN

Yang menarik disini adalah pro-kontra mengenai kontribusi Li Yuan terhadap berdirinya Dinasti Tang. Dalam dua  catatan tradisional , Li Yuan digambarkan sebagai seorang figure yang medioker , kurang bergairah , sama sekali tidak berambisi. Gambaran mengenai Li Yuan ini bertolak belakang dengan anaknya , Li Shimin , yang pada tahun 617 , masih berusia 17 tahun. Li Shimin digambarkan sebagai pemimpin militer yang brilian, berambisi , kuat dan berkharisma. Jadi menurut pandangan ini, kredit pendirian Dinasti Tang sudah selayaknya jatuh kepada Li Shimin.

Ketika Li Yuan diangkat sebagai komandan Tai Yuan , Li Shimin sudah membuat rencana awal untuk memberontak bersama Liu Wenjing 劉文靜  [568-619 M] . Liu sendiri dipenjara oleh Sui Yangdi karena ada hubungan pernikahan dengan pemberontak Li Mi.   Li Shimin mengunjungi Liu dipenjara mengusulkan kampanye unifikasi.

Ketika Li Yuan mengemukakan ide yang sama , Li Yuan berusaha untuk mewujudkannya. Li Shimin memaksa Li Yuan dengan menyogok Pei Ji untuk mengambil wanita dari istana harem dan mempersembahkannya kepada Li Yuan tanpa memberitahu asal usul wanita itu.  Li Yuan akhirnya mengetahui dan sadar bahwa dia telah melanggar wewenang kaisar dan bisa beresiko kena hukuman mati. Dalam kondisi demikian , Li Yuan dipaksa untuk memberontak. Untuk kampanye ke ibukota Sui , catatan tradisional menyebutkan kontribusi besar Li Shimin.

Materi lain berisikan detail narasi yang berbeda dengan catatan tradisional. Dalam narasi ini Li Yuan memang otak dibalik pemberontakan dan memimpin kampanye untuk menaklukan Dinasti Sui. Berbeda dengan gambaran diatas , Li Yuan dalam narasi ini digambarkan sebagai pemimpin yang berani dan strategist handal. Li Shimin dalam versi ini adalah pemeran sekunder dan tidak lebih besar kontribusinya dibandingkan dengan Li Jiancheng  李建成 [589-626 M].

http://www.chinapage.com/emperor/tang0801.html

Lukisan Tang Gaozu , Public Domain

Hardouin , Lukisan gantung Tang Taizong ber bahan sutera , National Palace Museum , Taipei , Public Domain

 


 

PENAKLUKAN SUI

Ditahun 617 M , Li Yuan mengirimkan pesan kepada anak tertua dan kelima , Li Jiancheng dan Li Yuanji 李元吉 [603-626 M] yang berada di selatan Shanxi , untuk menaikkan kekuatan pasukan dikawasan mereka. Li Yuan juga memerintahkan anak keduanya , Li Shimin dan Liu Wenjing untuk melakukan hal yang sama. Li Yuan juga menyingkirkan orang-orang yang kesetiaannya meragukan. Li memanfaatkan ketidakhadiran dua deputinya, yakni Wang Wei 王威 dan Gao Junya 高君雅, yang merupakan “titipan” Sui Yangdi dan tidak diragukan lagi untuk memata-matai Li Yuan.

Sebelum melaksanakan kampanye , Li Yuan mengadakan kesepakatan terlebih dahulu dengan kekuatan Turk [Eastern Turk] . Li Yuan mengirimkan pesan kepada Shibi Khagan 始畢可汗/始毕可汗 , yang menekankan bahwa Li menaikkan kekuatan militernya untuk memulihkan ketertiban di Tiongkok dan akan menjalin persahabatan dengan bangsa Turk. Kesepakatan ini dinegosiasikan oleh Liu Wenjing. Li Yuan dalam kasus ini mengambil posisi merendahkan diri seperti inferior berhadapan dengan superior.

Ditahun yang sama , Li Yuan berserta anak-anaknya , Li Shimin dan Li Jiancheng memimpin 30 ribu pasukan dari Taiyuan . Sementara itu Li Yuanji berada dibiarkan menjaga kawasan. Sasaran utama adalah ibukota Daxingcheng [Xi’an ]. Laju pasukan Tang terhambat oleh perlawanan pasukan Sui dan kendala cuaca sehingga Li Yuan menunda untuk sesaat . Sementara itu datang pesan dari Li Mi yang mengajukan satu aliansi. Li Mi adalah salah satu pesaing kuat bagi Li Yuan dalam perebutan usaha menggulingkan Dinasti Sui. Li Yuan menolak tawaran Li Mi dan menanggapi dengan santun bahwa dirinya tetap loyal kepada Dinasti Sui dan hanya berusaha memulihkan ketertiban. Sebaliknya , Li Yuan malah mendorong Li Mi untuk merebut kekuasaan. Li Mi yang merasa tersanjung kemudian membiarkan Li Yuan untuk kampanye ke ibukota Sui tanpa berusaha menghalangi. Satu keputusan Li Mi yang fatal.

Ketika cuaca membaik di bulan kedelapan tahun 617 , pasukan Tang dengan bantuan Turk , berhasil mengatasi perlawanan pasukan Sui dan terus bergerak menuju ibukota. Di kawasan ibukota , Li Yuan mendapat suntikan tenaga dari anak perempuannya , Puteri Pingyang atau dikenal juga sebagai Puteri Zhao  [598-623] yang memiliki beberapa ribu pasukan untuk mendukung ayahnya. Sampai tahap ini , Li Yuan memiliki kekuatan total sekitar 200 ribu pasukan yang kemudian mendirikan kemah diluar Daxingcheng untuk mengepung ibukota. Setelah lima minggu , Li Yuan mulai bergerak dan penduduk ibukota dalam kondisi kelaparan. Ibukota akhirnya jatuh dan Li Yuan mengeluarkan peraturan keras yang menjamin keselamatan keluarga kekaisaran. Cucu Sui Yangdi , Yang You 楊侑, diangkat menjadi boneka , Kaisar Gong [berkuasa : 617-618 M]. Sementara itu , Sui Yangdi diberi gelar kosong , Taishang Huang . Manuver Li Yuan ini tidak mendapat pengakuan dari berbagai wilayah Sui yang tetap mengakui Kaisar Yang sebagai kaisar sesungguhnya.  Di awal tahun berikutnya , Li Yuan melancarkan kampanye ke ibukota timur , Loyang. Pada bulan Juni tahun 618 M , Kaisar Yang terbunuh dalam kudeta yang dilancarkan oleh Jendral Yuwen Huaji 宇文化及[? – 619 M]. Li Yuan mengangkat dirinya sebagai kaisar , Kaisar Gaozu [berkuasa : 618-626 M]  dan mendirikan Dinasti Tang [618-907M].

[Foto Ilustrasi , '"The Tang Conquest" , Sumber : The Cambridge History Of China , Volume 3 , Sui and T’ang China 589-906 Part I , Cambridge University Press , 1979 ] Keterangan lihat halaman berikutnya.


PASIFIKASI DAN UNIFIKASI

Pada mulanya , Li Yuan [kaisar Gaozu] dan dinasti yang baru hanya mengontrol kawasan Guanzhong sedangkan kawasan Timur Laut , kawasan Zhongyuan dan kawasan Selatan masih diduduki rival-rivalnya dengan kekuatan ratusan ribu prajurit. Banyak kawasan yang masih dalam kontrol pejabat militer dan pejabat sipil Sui  , ditambah lagi pesaing-pesaing potensial seperti yang terlihat pada peta [Lihat Peta Diatas] .  Daftarnya adalah sebagai berikut dengan disertai konversi dari Wade-Gilles.

  1. Hsueh Ch’u atau Xue Ju 薛舉 , salah satu pemberontak asal Gansu yang kemudian menjadi Kaisar Wu dari Dinasti Qin yang berusia singkat. Li Yuan mengirimkan Li Shimin untuk mengatasinya . Kampanye Tang terhadap Xue Ju berlangsung dari tahun 617-618 M.
  2. Liang Shih-tu atau Liang Shidu 梁師都 , salah satu vassal Turk di kawasan utara Shaanxi dan kawasan barat Inner Mongolia.  Dia mengklaim diri sebagai Kaisar dari Dinasti Liang. Kekuatan Tang berhasil mengatasi Liang melalui konflik yang berlangsung dari tahun 617-618 M.
  3. Liu Wu-chou atau Liu Wuzhou 劉武周 , seorang kaghan dan pemimpin pemberontakan yang berkuasa di kawasan utara Shanxi dan kawasan tengah Inner Mongolia. Liu dikalahkan kekuatan Tang dalam konflik yang berlangsung dari tahun 617-622 M.
  4. Kao K’ai-tao atau Gao Kaidao 高開道, pemberontak yang berkuasa di kawasan sekitar Beijing modern . Gao gugur di tahun 624 M.
  5. Tou Chien-te atau Dou Jiande 竇建德 , seorang pemimpin pemberontak yang kemudian mengangkat diri sebagai Pangeran Xia dan mendirikan Dinasti Xia . Tang membutuhkan kampanye selama 10 tahun dari tahun 611-621 M untuk mengatasi Dou Jiande.
  6. Li Mi 李密 , bekas anak buah dari salah satu jendral Dinasti Sui , Yang Xuangan. Li Mi ini pesaing terkuat dari Li Yuan. Dalam tulisan diatas telah disebutkan bahwa Li Mi melakukan satu blunder besar dengan membiarkan Li Yuan berkampanye menuju ibukota Dinasti Sui.
  7. Li Tzu-t’ung atau Li Zitong 李子通 , pemimpin pemberontak yang berkuasa di kawasan Zhejiang-Jiangsu. Kampanye Tang terhadap Li berlangsung dari tahun 615-621 M.
  8. Tu Fu-wei atau Du Fuwei , pemimpin pemberontak yang berkuasa di kawasan selatan sungai Yangtze yang kemudian memilih bergabung untuk mengabdi kepada Dinasti Tang dan namanya menjadi Li Fuwei .
  9. Fu Gongshi 輔公祏 adalah anak buah Du Fuwei yang ikut bergabung untuk mengabdi kepada Dinasti Tang , tetapi Fu kemudian memberontak terhadap Dinasti Tang dan  mendirikan Dinasti Song yang singkat. Perbuatan Fu ini membawa kesulitan bagi Du. Fu akhirnya gugur ditahun 624
  10. Hsiao Hsien atau Xiao Xian 蕭銑 Xiao Xian yang mengontrol kawasan selatan Tiongkok. Kekuatan Xiao Xian dihancurkan oleh Jendral Li Xiaogong. Xiao dikalahkan dan dibawa ke ibukota dan di eksekusi pada tahun 621 M.
  11. Wang Shih-ch’ung atau Wang Shichong王世充 , seorang jendral Dinasti Sui yang menyingkirkan kaisar terakhir Dinasti Sui , Yang Tong dan mendirikan Dinasti Zheng di tahun 619 M . Wang berhasil mengalahkan Li Mi dimasa dia masih mengabdi pada Kaisar Yang Tong. Setelah mengangkat dirinya menjadi kaisar , Wang beraliansi dengan Dou Jiande. Wang menyerahkan diri saat Dou dikalahkan Li Shimin. Li Yuan alias Kaisar Gaozu mengampuninya , tetapi salah satu pejabat Tang yang dendam terhadap Wang , kemudian membunuhnya.
  12. etcetera

Li Yuan menghadapi berbagai permasalahan sejak berdirinya Dinasti Tang. Bukan saja proses unifikasi dan pasifikasi yang bertahap. Warisan Dinasti Sui habis dibagi-bagikan untuk hadiah bagi para pendukungnya sehingga banyak pihak yang mengira usia Dinasti Tang pun tidak akan panjang seperti halnya Dinasti Sui.  Li Yuan juga menghadapi konflik yang berlangsung diantara anak-anaknya seperti Li Shimin dan Li Jiancheng yang akan terlalu panjang untuk dijabarkan satu persatu dalam tulisan singkat ini.

Jejak Li Yuan akan diteruskan oleh generasi berikutnya , pemimpin-pemimpin yang menonjol seperti  Li Shimin atau Kaisar Taizong [berkuasa 626-649 M] , Empress Wu [655-705 M] dan Li Longj i李隆基 atau Kaisar Xuanzong [713-756 M]  . Di masa mereka ini , Dinasti Tang menjadi negara adikuasa dan ibukotanya , Chang’an atau Xi’an menjadi kota terbesar dan termegah di jamannya.  SAM Adshead dalam bukunya menulis bahwa peran Chang'an [Xian] dan Dinasti Tang sama dengan kota  Washington dan Newyork dijadikan satu dan Amerika Serikat. Pada masa pemerintahan Xuanzhong. Chang'an menjadi "caput mundi" dengan penuh  semangat pluralisme,  menjadi tempat dimana semua penganut agama utama dunia pada masa itu ada dikota tersebut.

Dada

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing List Budaya Tionghua

REFERENSI

  1. Mark Lewis , “China’s Cosmopolitan Empire , The Tang Dynasty” , The Belknap Press of Harvard University Press , 2009
  2. The Cambridge History Of China , Volume 3 , Sui and T’ang China 589-906 Part I , Cambridge University Press , 1979
  3. S.A.M Adshead , "T'ang China , The Rise of The East In World History" , Palgrave Macmillan, 2004


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(1 Vote)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1609-li-yuan--pendiri-dinasti-tang

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto