A+ A A-

Water Cube - Beijing National Aquatics Center

  • Written by 
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Kisah mengenai Water Cube ini bermula di tahun 1887 , sembilan tahun sebelum Olimpiade modern pertama di Athena . Lord Kelvin , seorang ilmuwan dari masa Victoria dengan satu pertanyaan tentang cara paling ekonomis untuk membagi ruang dalam sel yang berukuran sama dengan area permukaan yang paling sedikit diantaranya. Kelvin mengajukan solusi dengan mengambil gelembung sabun dalam foam sebagai contoh dengan bentuk geometris 14 sisi yang disebut tetrakaidekahedra.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Struktur Kelvin kemudian menjadi cara paling efisien untuk membagi ruang selama satu abad selanjutnya sampai Denis Weaire dan Robert Phelan menggunakan program komputer yang disebut Surface Evolver untuk mencari solusi baru. Solusi ini 0.3 persen lebih baik daripada solusi Kelvin kemudian dikenal sebagai struktur Weaire-Phelan . Tiga perempat dari struktur mempunya 14 sisi dan sisanya mempunyai 12 sisi yang disebut dodekahedra . Kedua sel mempunyai volume yang sama. Struktur Weaire-Phelan ini yang diterapkan dalam Water Cube.

The Beijing National Aquatics Center 北京国家游泳中心 atau lebih dikenal sebagai “Water Cube 水立方 ” adalah rancangan oleh konsorsium desain yang terdiri dari PWT Architects , Arup , CSEC dan CCDI.[1]

Water Cube adalah bangunan kotak berwarna biru dengan pola gelembung air irregular dengan luas lantai 70 ribu meter persegi , kapasitas lima kolam dan 17 ribu penonton yang menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan berenang , loncat indah , renang indah , diving dan polo air pada even Olimpiade Beijing 2008 yang silam. [2] [3]


[Foto Ilustrasi , Jmex60 , "The Water Cube , Beijing , During the 100 Meter's Victory Ceremony, 14 Agustus 2008]

Frame kotak pada Water Cube disusun oleh pipa baja yang terhubung dalam 12 ribu titik beban, dibungkus dengan lapisan membran seluas 100 ribu meter persegi membentuk keindahan bangunan dan efisiensi energi.  Sang arsitek mengklaim bahwa panel permukaan akan menghemat energi sebesar 30% untuk penyediaan  cahaya dan dan menjaga temperature . [4]

Temperatur untuk kolam renang pertandingan dikontrol dengan menggunakan energi matahari dan air yang mengisi kolam melalui prosedur penyaringan ganda.  Struktur geometri pada permukaan bangunan berbentuk gelembung air yang melambangkan kebahagiaan dan ketenangan. Gelembung-gelembung terhubung satu sama lain membentuk kluster sirkular  yang melambangkan langit . Bentuk kotak secara keseluruhan melambangkan bumi. Pasangan "Water Cube" yang berbentuk kotak dan "Bird Nest" yang sirkular juga melambangkan kosmologi dalam budaya Tionghua.

[Foto Ilustrasi : Angus, "Beijing National Aquatics Centre And Beijing National Stadium , 5 Maret 2007]

Water Cube dibuka kembali pasca Olimpiade di tahun 2010 setelah mengalami rekonstruksi. Selain tetap digunakan untuk pertandingan skala internasional , Water Cube juga akan difungsikan untuk acara non-olahraga seperti pementasan “Swan Lake” dan pariwisata dengan perkiraan kunjungan 3000-5000 perhari atau 1.5 juta pertahun.[5] Bangunan ini terlihat indah di malam hari dengan bentuk dan pencahayaan yang potensial untuk menjadi pusat perhatian.

[Foto Ilustrasi , Charlie fong , "The Night View Of Beijing National Aquatics Centre, Januari 2009]


[1] PWT Architects adalah sebuah firma arsitek dari Australia. Arup merupakan perusahan internasional dibidang engineering yang juga terlibat dalam proyek CCTV Beijing. CSCEC = China State Construction Engineering Corporation. CCDI= China Construction Design Internasional dari Shanghai.

[2] arup.com , 2006

[3] Monroe Edwin Price , p243

[4] Xinhua , 2006

[5] China Daily , 2004

 

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1645-water-cube-beijing-national-aquatics-center

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto