Strict Standards: Declaration of JParameter::loadSetupFile() should be compatible with JRegistry::loadSetupFile() in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/html/parameter.php on line 0
Istilah Kangouw
A+ A A-

Strict Standards: Declaration of JCacheControllerView::get() should be compatible with JCacheController::get($id, $group = NULL) in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/cache/controller/view.php on line 0

Istilah Kangouw

  • Written by  Ardian Changianto
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Apa yang dimaksud kang aw alias jianghu 江湖 . Ada yang bilang kalu istilah kang aw itu istilah dari taoism yang pernah disebut-sebut oleh Zhuangzi. Nah masyarakat Tiongkok dimasa lampau boleh dibilang masyarakat yang dibentuk oleh norma-norma Confucianisme.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

Jianghu seperti antitesis dari norma-norma Confucianisme dan itu ada di masyarakat dengan sendirinya . Singkatnya , masyarakat yang anti kemapanan atau masyarakat yang ingin bebas keluar dari kungkungan . Hanya karena cerita silat , film silat dan sejenisnya seolah-olah yang namanya kang aw itu kemana-mana menenteng pedang atau golok.

Dalam cerita silat juga bisa digambarkan seorang gadis atau wanita berkelana didunia kang aw , yang bisa pergi kemana-mana tanpa dipingit dan kakinya tidak terikat (foot-binding) . Artinya mereka melawan kemapanan dari suatu masyarakat seperti karakter Huang Rong atau Oey Yong dan karakter sejenisnya.

Kaipang atau para pengemis dalam sejarahnya memang benar-benar ada. Di masa Dinasti Song , beberapa orang "pengemis" membentuk suatu perkumpulan untuk melindungi sesama "pengemis" yang juga sekaligus untuk menghantam kekuatan Jin [Jin kelak menjelma menjadi Later Jin dan Qing]. Manuver serupa juga ditujukan saat berhadapan dengan penguasa Yuan-Mongol.

Jadi yang namanya cerita Jin Yong itu ada landasan sejarahnya walaupun dipoles sampai sedemikian hebohnya. Zhu Yuanzhang menjadi mbah atau dewanya para "pengemis". Hal itu bisa dilihat di Taiwan. (Di Taiwan sendiri ada "pengemis" yang biasanya muncul saat ada kematian).

Jadi kang-aw adalah suatu kelompok masyarakat yang berada diluar sistem . Bisa merupakan orang yang menarik diri dari kelompok masyarakat yang sudah ada dan membentuk kelompok sendiri yang hidup "bebas" atau xiao yao.

Istilah bahwa jianghu atau kang-aw itu dunia kaum bajak sungai terlalu melenceng. Dimasa Dinasti Han saja istilah "jianghu" sempat mengacu kepada kaum perampok dan istilah rimba hijau juga mengacu kepada masa dinasti Han dimana ada segerombolan pemberontak yang mau melepaskan diri dari pemerintah pusat.

Sekali lagi jianghu adalah anti kemapanan , golongan yang mengikuti intuisi dan impulsif dan mengalir. Kalau dimasa sekarang seperti kita mengembara dengan jalan kaki , sepeda atau motor atau mobil kesana kemari mengejar matahari , mengikuti intuisi dan impulsif.

10150572246312436-10150574144017436

 

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua | Facebook Group Budaya Tionghoa

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1764-istilah-kangouw%20

Strict Standards: Non-static method oFBLikeBox::getData() should not be called statically in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_ofblikebox/mod_ofblikebox.php on line 24

Latest Articles


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548
  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sejarah


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Budaya


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Tionghoa


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Seni


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Filsafat


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sains


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Esai & Opini


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Resensi Buku


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Album Foto


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548