A+ A A-

Encoding Karakter Tionghoa

  • Written by  Rinto Jiang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Saya ingin tahu apa makna pada standarisasi Huruf Tiongkok di character Encoding (saya ambil dari firefox):(1) Simplified :  GB2312 , GBK , GB18030, HZ , ISO-2022-CN (2) Traditional :  Big5 , Big5-HKSCS , EUC-TW. Dari traditional jenis huruf yg paling banyak di pakai apa? Dari simplified jenis huruf yg paling banyak di pakai apa? Maksudnya GBK , Big 5 itu apa? Thanks...

Budaya-Tionghoa.Net |Encoding itu cara komputer mengenali kode bahasa program sehingga komputer dapat mengetahui karakter apa yang dimasukkan melalui keyboard, disimpan di dalam komputer dan ditampilkan kembali di monitor. Artinya, tiap karakter mempunyai kode bahasa program yang berbeda. Pada dasarnya, setiap karakter dalam daftar tadi diwakili oleh 2 bytes data.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Sekarang ini yang lazim digunakan untuk karakter sederhana adalah encoding GB-2312. GB singkatan dari Guo Biao, artinya "Standar Nasional". Tentunya yang dimaksud di sini adalah standar-nya Beijing. GB-2312 memuat 6000-an karakter. Karakter yang digunakan sehari2 hampir semuanya dapat ditemukan di sini. Namun tetap saja ada karakter sulit yang tidak ada, maka harus encoding GB-18030 harus digunakan, karena ia memuat 23000-an karakter.

  Big-5 lazim digunakan sebagai encoding untuk karakter tradisional. Big-5
itu mendapat namanya karena dulu, sebelum tahun 1980 belum ada sebuah komputerpun yang bisa mengenal dan menampilkan karakter Han. Kemudian, 5 perusahaan besar di bidang IT di Taiwan dengan dukungan pemerintah Taipei kemudian bekerja sama untuk menciptakan kode bahasa komputer untuk karakter Han tadi, tentunya yang tradisional. Salah satu dari 5 perusahaan itu adalah perusahaan komputer global dari Taiwan sekarang, ACER. Big-5 ini memuat 13000-an karakter. Big-5 digunakan secara luas di HK, Taiwan dan Makau. Dulu, sebelum GB diciptakan, Big-5 sempat digunakan beberapa waktu di Republik Rakyat Tiongkok .

Sekarang ada Unicode (UTF-7 atau UTF-8), yang dapat mengenali karakter
sederhana maupun tradisional, namun karena Unicode tidak kerap digunakan di daerah tadi, maka Unicode tidak pernah meluas penggunaannya. Satu lagi, untuk menampilkan Unicode, input dari keyboard juga harus berupa karakter Unicode, baru bisa ditampilkan dengan encoding Unicode. Masalahnya, kalau input di RRT tetap memakai GB dan di Taiwan, HK, Makau tetap memakai Big-5, niscaya Unicode tak mungkin populer di wilayah Asia Timur.

Untuk memperluas penggunaan encoding Hanzi, pihak RRT, Taiwan, Korea dan
Jepang juga bekerjasama menciptakan satu jenis encoding yang memuat karakter2 tradisional, sederhana dari keempat negara tadi. Mengapa Korea ikut dalam encoding ini? Karena Hanja (karakter Han di Korea) mulai digalakkan penggunaannya oleh pemerintah Korsel. Sampai pada abad 20, sebenarnya orang Korea masih dapat mengenal sedikit Hanja. Lain dengan Vietnam, Vietnam yang melepaskan penggunaan Hanzi dan menggantikannya
dengan romanisasi bahasa Viet, tidak menyatakan minat untuk mengembalikan Hanzi ke dalam sistem pendidikannya.


Rinto Jiang

Budaya-Tionghoa.Net |Mailing List Budaya Tionghua |  Facebook Group Budaya Tionghoa

Last modified onThursday, 18 October 2012 09:14
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1803-encoding-karakter-tionghoa

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto