A+ A A-

Kebiasaan Memberikan Hadiah Di Bulan Lun

  • Written by  Xuan Tong & Rinto Jiang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Apa betul pada setiap tahun yang ada bulan lun sang anak wajib memberi pakaian kepada orang tuanya? dan pemberian itu tidak boleh melewati dari bulan tersebut? kalau adat/kebiasaan itu memang ada, apa maksud dari kebiasaan itu, dan bagaimana asal mulanya?

Budaya-Tionghoa.Net | Kebiasaan seperti itu memang ada, seperti misalnya kalau di Taiwan Selatan, seingat saya setiap ada bulan Run, sang anak, termasuk putrinya yang menikah ke keluarga lain untuk memberikan kaki babi, mi shua ( cat:mian shou atau mi panjang umur ). Hal ini disebabkan karena ada kepercayaan dengan adanya bulan run maka umur orang tua akan berkurang, dengan cara memberikan doa panjang umur serta mie panjang umur akan membuat hal diatas tidak terjadi. Masing-masing subetnis memiliki kebiasaan yang berbeda, pemberian mi panjang umur itu hanya di Taiwan Selatan.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Ini sebenarnya pada mulanya adalah memberikan hadiah pada orang tua oleh anak perempuan yang telah menikah. Waktunya ada dua, sesuai dengan fase matahari Gu Yu (20 April) dan Li Xia (5 Mei) setiap tahunnya. Gu Yu memberikan hadiah pada ibu dan Li Xia pada ayah.

[Catatan : Untuk melihat posisi Gu Yu dan Li Xia , lihat artikel yang ditulis oleh rekan King Hian  "Kalender Matahari dan Bulan" .  Untuk masalah "Bulan Lun " lihat artikel yang ditulis oleh Rinto Jiang dan King Hian " "Lun Gwee: Bulan kabisat Dalam Kalender Imlek"]

Makna dari pemberian ini adalah bakti dari anak perempuan kepada orang tua. Karena zaman dulu, anak perempuan yang telah menikah dianggap merupakan bagian dari keluarga sang suami dan berbakti kepada orang tua sang suami, namun untuk tidak melupakan jasa orang tua membesarkan sang anak perempuan sampai menikah, maka ada tradisi seperti ini. Satu lagi, ini ada hubungannya dengan Ceng Beng (5 April) yang juga salah satu fase matahari. Pada waktu Ceng Beng, biasanya anak perempuan harus berziarah ke makam leluhur sang suami, bukan ke makam leluhur keluarganya sendiri. Gu Yu dan Li Xia kemudian digunakan sebagai sarana kompensasi untuk keluarga sang perempuan dengan pulang menjenguk sang orang tua.

Nah, bila kebetulan tahun tersebut bertemu dengan bulan kabisat, maka pemberian hadiah ini harus dipercepat atau diperlambat. Hadiah sebenarnya tidak terbatas pada mie kaki babi.

Xuan Tong & Rinto Jiang

Budaya-Tionghoa.Net |Mailing List Budaya Tionghua Facebook Group Budaya Tionghoa

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1834-kebiasaan-memberikan-hadiah-di-bulan-lun

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto