Strict Standards: Declaration of JParameter::loadSetupFile() should be compatible with JRegistry::loadSetupFile() in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/html/parameter.php on line 0
Syaraf Kejepit
A+ A A-

Strict Standards: Declaration of JCacheControllerView::get() should be compatible with JCacheController::get($id, $group = NULL) in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/cache/controller/view.php on line 0

Syaraf Kejepit

  • Written by  Harry Alim
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Ada isteri seorang teman, sebut saja mrs XX beberapa tahun yang lalu (tepatnya tahun 2000) mengalami kejadian serupa, di diagnosa dokter dengan foto MRI ,  ada hnp di l4 l5. Menurut dokter satu2nya jalan harus di operasi, dan karena operasi ini menyangkut tulang belakang ada risiko gagal dan bisa lumpuh permanen bila salah atau gagal.

Artikel Terkait:

{module [201]}

Mereka tidak berani melakukan operasi karena mereka tinggal di Jakarta, akhirnya mereka kemudian mengubak (mengaduk) wilayah mulai dari Banten, Bogor , Bandung sampai Cirebon mencari alternatif yang lain. mereka berusaha lebih dari setengah tahun , mencari alternatif terutama dengan pijat sana pijat sini dan banyak orang yang dikata pintar ini dan itu mereka kunjungi, sayang tidak pernah berhasil. Dan sang isteri mengalami kesakitan karena hanya ada posisi tertentu yang membuat rasa sakit agak kurangan.

Sekarang sudah sembuh. untuk menyatakan sembuh tentu dengan foto MRI  lagi, ternyata ‘disc’ antara dua tulang belakang l4 l5 yang tadinya keluar sekarang sudah kembali ke posisi semula. bahkan dokter yang tadinya mendiagnosa dan melihat dua foto MRI cukup kaget juga. karena disc bisa kembali ke posisi semula.

Mereka dibantu oleh seorang bernama Lauw Lay Ho ini tinggal di Salatiga, tepatnya tinggal di kilometer 6 kalau dari salatiga atau patok Salatiga kurang 6 km kalau datang dari arah solo. Dari Solo rumah tinggalnya sebelah kanan jalan kalau dari Salatiga sebelah kiri.

Saking terkenalnya beliau ini kalau melihat patok km Salatiga kurang 6 km dan bertanya orang pasti juga penduduk sekitar situ bisa menunjukkan rumah Lauw Lay Ho.

Lauw Lay Ho ini bukan sinshe atau dukun, saya juga nggak jelas apa kategori tepatnya. Dia mempunyai satu teknik pijat yang ternyata cocok untuk problem syaraf kejepit. Sebelum datangnya mrs xx ini, Lauw Lay Ho sehari hari membantu orang dengan memijat terutama orang yang kena stroke, tidak dalam bentuk komersiel karena dia tidak menarik bayaran tertentu tetapi sukarela saja. banyak orang yang kena stroke akhirnya indekos di rumah penduduk sekitar tempat tinggal Lauw Lay Ho . Sehingga Lauw Lay Ho bisa memijat orang2 yang kena stroke itu dengan mengunjungi rumah tetangganya. disamping itu ia juga membantu orang yang matanya plus terlalu besar, dengan tehnik pijatan yang sama.

Sebetulnya tidak tepat kalau dikatakan pijatan, karena Lauw Lay Ho tidak melakukan pijatan sama sekali, seperti yang umum dilakukan tukang pijat. Lantas apa yang dilakukan?

Biasanya orang yang datang kedia, akan diketuk ketuk telapak kakinya sebelum dilakukan ‘pijatan’. Kemudian orang tersebut akan diminta rebah di bale-bale atau dipan. Dan melakukan gerakan tertentu, yaitu sambil rebah menarik kaki sehingga berbentuk “v” terbalik dan menggerakkan kaki kiri dan kanan bersama sama, dengan merebahkan kedua kaki itu kekiri dan kekanan.

Gerakan ini dengan sumbu putar di tulang belakang. setelah dirasa cukup (kurang lebih 5 sd 15 menit). Lauw Lay Ho  dengan menggunakan jari kelingking kanan nya kemudian menekan ke titik tertentu di telapak kaki. Seakan akan tidak perlu atau tidak menggunakan tenaga. Dan biasanya disini pasien kemudian teriak teriak kesakitan (saya juga pernah mengalami sendiri) penekanan ini dialkukan beberapa kali saja karena pasien biasanya kesakitan luar biasa.

Kemudian bisanya dia meraba jalur syaraf di dekat tulang kering. Seperti tidak bertenaga juga. dan pasien kembali berteriak dia meraba syaraf ini beberapa kali juga.

Yang ketiga dia menekan lagi lagi dengan jari kelingking kanannya ke satu titik di punggung dekat tulang belikat sebelah kanan. lagi lagi pasien akan menjerit kesakitan.

Mrs xx juga mengalami cara yang sama seperti uraian di atas, pada hari pertama setelah sesi itu dilakukan mrs xx bisa jongkok lagi dan berdiri. kemudian sesi itu diulang ulang beberapa kali dalam beberapa hari berikutnya. sehingga akhirnya Lauw Lay Ho bilang sudah cukup.

Setelah kejadian Mrs xx disembuhkan Lauw Lay Ho problem syaraf kejepitnya, ada beberapa orang lain melalui ‘pemberitahuan dari teman ke teman’ akhirnya juga ikut disembuhkan.

Saya tidak tahu apakah saudara anda dalam situasi yang lebih ringan atau lebih berat dari mrs xx, tetapi pergi ke Lauw Lay Ho bisa dicoba. Tentang Mrs xx siapa, dia meminta untuk tetap disimpan identitasnya.

Dan yang penting di ingat, Lauw Lay Ho ini tidak melakukan kegiatannya untuk alasan komersiel, tetapi menurut dia membantu saja. Dia tidak menentukan tarif atau tidak meminta orang untuk membayar juga. semua dia lakukan karena dia merasa mendapat ilmu ini dari orang tuanya dan perlu di amalkan. Karena kegiatan nya ini, Lauw Lay Ho cukup terkenal di Salatiga atau paling tidak di lingkungan nya. Dia kelahiran tahun 1940, jadi sekarang sudah berusia 66 th.

Apakah dia menggunakan tenaga dalam? apakah dia melakukan semacam totokan? saya juga tidak tahu. yang jelas dia tidak memijat seperti tukang pijat. Dia hanya menekan titik tertentu di telapak kaki dan punggung hanya dengan kelingking kanan. Seperti tidak bertenaga atau mengeluarkan tenaga dan orang kesakitan dan meraba titik di dekat tulang kering.

Terlepas dari tehnik apa yang digunakan, ada beberapa orang dengan kasus yang sama terbukti bisa baik lagi. Untuk kasus Mrs xx ada MRI sebelum dan sesudahnya.

semoga bermanfaat bagi saudara anda

salam,
harry alim

http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/22116

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1888-syaraf-kejepit

Strict Standards: Non-static method oFBLikeBox::getData() should not be called statically in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_ofblikebox/mod_ofblikebox.php on line 24

Latest Articles


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548
  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sejarah


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Budaya


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Tionghoa


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Seni


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Filsafat


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sains


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Esai & Opini


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Resensi Buku


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Album Foto


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548