A+ A A-

Etnohistorikal Tiongkok : Uigur

  • Written by  Huang Zhi Wang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Uigur ئۇيغۇر 维吾尔; dikenal juga sebagai Aksulik , Kashgarlik , Uigur , Uyghur , Uighar , Turfanlik etc. Mereka adalah orang dari rumpun Turkic yang populasinya tersebar dari Mediterania , Timur Tengah , Asia Tengah , Tiongkok Barat sampai kawasan Siberia utara.  Di Tiongkok mereka terkonsentrasi di kawasan Xinjiang , terutama dikawasan Hotan , Kashgar , Turfan , Aksu , Korla. Mereka cenderung hidup di daerah yang berbatasan dengan Taklamakan dan Tarim Basin.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

Sensus di tahun 1990 menunjukkan bahwa populasi mereka sebanyak 7.2 juta jiwa. Orang Uigur lainnya dapat ditemukan dinegara terdekat seperti Uzbekistan , Kazakstan , Kirgiztan , India , Pakistan , Afghanistan dan Turkmenistan. Di provinsi Xinjiang , orang Uigur mencakup 80% dari populasi total.

Kelompok lain adalah Uigur Kuning yang telah memisahkan diri dari induknya di Xinjiang dan bermigrasi ke provinsi Gansu dan dianggap tidak lagi menjadi sub-grup Uigur di Xinjiang. Sepanjang berabad-abad dialek mereka berkembang dan berbeda dari dialek Uigur dan dialek baru ini diadopsi oleh orang-orang Mongol dari kalangan atas. Perpisahan Uigur Kuning ini terjadi sebelum era Islam di kawasan tersebut sehingga mereka masih mengadopsi kepercayaan Buddhist.

Uigur bersama orang Uzbek adalah anggota dari divisi Karluk dari keluarga Turkic – bahasa Uralo – Altaic. Di provinsi Xinjiang , ada dua dialek utama Uigur. Hotan digunakan di kawasan selatan Xinjiang dan Lop adalah dialek dikawasan timur Xinjiang.  Mereka juga cenderung meng-identifikasi diri dengan kota oasis terdekat dimana mereka tinggal. Dan seluruh dialek Uigur menggunakan tulisan Arab.

Orang Uigur pada awalnya menganut animistic shamanisme dan kemudian beralih ke Buddhisme dan Manicheanisme. Di sekitar abad 10 pengaruh Islam mulai menguat dikawasan itu dan orang-orang Uigur mulai menganut agama Islam sampai hampir seluruhnya berpindah keyakinan di abad 14 ke aliran Islam (Sunni) Hanafi seperti pada umumnya di kawasan Asia Tengah. Pengaruh lain datang dari aliran aliran Sufi.

SEJARAH

Orang Uigur adalah salah satu kelompok pengguna bahasa Turkic tertua di kawasan Asia Tengah. Mereka berasal dari suku nomaden di timur Turkistan di abad 4-5 . Sampai abad ke delapan mereka masih menjadi bagian dari Khanate Juan Juan dan kemudian menjadi bagian dari Khanate Turkic sampai kemudian terjadi konsolidasi diantara mereka dan terbentuk negara Uigur dan sempat menjadi penguasa dikawasan steppa Mongolia.

Orang Kirgiz mengusir Uigur dari Mongolia yang membuat orang Uigur bermigrasi ke kawasan Turkestan dan Gansu dan membentuk dua negara yang mandiri. Dua negara ini kemudian jatuh ditangan orang-orang Tangut , Mongol dan Karakitai. Dimasa dominasi Mongol , bahasa Uigur menjadi lingua franca di kawasan itu. Di abad 14 istilah “Uigur” tidak digunakan dan orang Uigur mengidentifikasi diri terhadap tempat dimana mereka tinggal seperti Kashgarlik (yang menghuni Kashgar) atau berdasarkan pekerjaan seperti Taranchi yang berarti petani.

Di masa pemerintahan dinasti Qing , orang Manchu mengontrol kawasan Uigur dan memindahkan sekitar 6000 keluarga Uigur di lembah Ili dan banyak diantaranya adalah petani (Taranchi). Kekuatan Russia turut menambah polemik dengan menguasai lembah Ili di tahun 1871 dan dikembalikan ke Qing pada tahun 1882. Para petani itu dipindahkan ke kawasan Russia. Orang Uigur berkali-kali memberontak terhadap kekuasaan Qing. Diantara 1881-1883 , sekitar 50 ribu orang Uigur-Ili melarikan diri dari revolusi yang gagal  ke kawasan Russia dan pemerintah Russia memindahkan mereka ke kawasan yang terisolasi. Di tahun 1884 , pemerintah Qing berhasil mengamankan kawasan Uigur.

Orang Uigur sering bermigrasi bersama seluruh penghuni desa. Orang Aksulak datang dari kawasan Aksu , orang Kashgarlik bermigrasi dari kota Kashgar , orang Turfanlik bermigrasi dari kota Turfan , orang Yarkenlik bermigrasi dari kota Yarkend. Migrasi di abad 18 dari Turkestan ke kawasan Semirechie dan Fergana membawa perubahan dramatis dalam kehidupan Uigur. Selama berabad-abad mereka hidup dengan gaya nomadic-pastoral yang membuat mereka bergerak dari oasis ke oasis , setelah migrasi mereka mulai mengenal agriculture. Para petani mulai menetap disekitar oase dan menjalankan pertanian dan perkebunan kecil. Di kota mereka mulai berjualan di toko , pedagang dan pengrajin. Sastrawan-sastrawan Uigur mulai berpengaruh seperti Shair Akhun , Khislat Kashgari , Turdy Garibi dan Abduraim Nizari terutama untuk melancarkan protes di era dinasti Qing dan Republik .

Di tahun 1916 , banyak orang Uigur bergabung dalam pemberontakan Kazak terhadap pemerintah Russia .  Revolusi Bolshevik membawa dampak bagi orang-orang Uigur karena lokasi mereka berada di perbatasan antara Soviet dan Tiongkok dan juga kepentingan diantara dua negara raksasa tersebut dalam memenangkan loyalitas minoritas dikawasan perbatasan.

Pemerintah Soviet tidak memberikan kawasan otonomi tetapi sebagai gantinya mendorong identitas nasional orang-orang  Uigur. Kongres Uigur diadakan di Tashkent di tahun 1921. Tetapi pemerintah Soviet menekan sistem pertanian kolektif terhadap orang Uigur sehingga sekian ribu orang Uigur mengungsi ke Tiongkok untuk menghindari tekanan politik dan ekonomi.

Semasa Perang Dunia II , nasionalis Uigur didukung orang Kazak , Uzbek dan Kirgiz merancang pendirian Republic Turkistan Timur. Republik baru itu di tahun 1944 terlibat dalam sengketa perbatasan dengan Uni Soviet dan Tiongkok sehingga makin membuat kedua negara raksasa itu tidak mengakui eksistensi negara tersebut.

Beruntungnya dua negara itu sedang terlibat dalam konflik antara Soviet dengan Jerman dan Tiongkok dengan Jepang sehingga tidak banyak yang dapat dilakukan. Selepas Perang Dunia II , Soviet bergerak kekawasan Uzbekistan , Kazakstan dan Kirgiztan untuk mengamankan kawasan perbatasan. Tiongkok masih belum bisa menangani Turkestan Timur karena sedang terlibat dalam perang saudara antara komunis dan nasionalis.

Selepas berdirinya Republik Rakyat Tiongkok di tahun 1949 , pasukan komunis bergerak menuju Turkestan dan mengakhiri Republik Turkestan Timur.  membuat gelombang migrasi baru ke Uni Soviet dari kemungkinan gejolak yang akan terjadi dari penguasa baru.

Huang Zhiwang

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Tionghoa Bersatu

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1921-etnohistorikal-tiongkok--uigur

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto