A+ A A-

Resensi Buku : Laksamana Cheng Ho dan Asia Tenggara

  • Written by  Golden Horde
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Buku ini  tentang Cheng Ho, (juga dikenal sebagai Zheng He, Sam Po, Sam Bao, Sam Po Kong, San Bao Gong, Sam Po Toa Lang, Sam Po Taijin, San Bao Daren, Sam Po Tai Kam) dan Asia Tenggara ini diambil dari panel yang diselenggarakan oleh Huayinet (Singapura) dan Ohio University Materials on the Chinese Overseas pada Agustus 2005.

Artikel Terkait:

{module [201]}

Panel tersebut merupakan bagian dari konferensi internasional dengan tema "Chinese Overseas and Maritime Asia 1405-2005". Seperti diketahui bahwa tahun 2005 adalah tahun peringatan ke-600 pelayaran armada Cheng Ho dan pelbagai seminar, konferensi, bahkan perayaan, digelar di berbagai tempat dan negeri.

Cetakan pertama buku ini diterbitkan oleh Pustaka LP3ES Indonesia pada Desember 2005 (162 halaman) dengan DR. Leo Suryadinata sebagai editornya.

Adapun sub-tema isi buku tersebut sbb:

1.Pelayaran Keliling Dunia Armada Zheng He, Komentar Atas Buku Gavin Menzies.
Penulis: RZ Lireissa

2.Apakah Zheng He Memang Bermaksud Menjajah Asia Tenggara ?
Penulis: Tan Ta Sen

3.Tujuh Pelayaran Cheng Ho sebagai Diplomasi Kebudayaan, 1405-1433.
Penulis: A Dahana

4.Hubungan Kerajaan Malaka dengan Dinasti Ming, Sebuah Tinjauan Ulang
Openulis: Tan Ta Sen

5. Admiral Cheng Ho dan Kota-kota Pesisir di Asia Tenggara
Penulis: Johannes Widodo

6. Laksamana Cheng Ho dan Peranannya dalam Penyebaran Islam di
Nusantara.
Penulis: Hasan Muarif Ambary

7. Zheng He, Semarang dan Pengislaman Jawa, Antara Sejarah dan Legenda
Penulis: Leo Suryadinata

8. Sino-Javanese Muslim Culture, Menelusuri Jejak Cheng Ho di
Indonesia
Penulis Sumanto Al Qurtuby.

Buku ini juga melampirkan cuplikan dokumen "Tuanku Rao" (Penulis:M.O. Parlindungan, 1964) yang berjudul "Peranan Orang-orang Tionghwa/Islam/Hanafi di dalam Perkembangan Agama Islam di Pulau Jawa, 1411-1564", dan lampiran buku Parlindungan ini (Lampiran XXXI) juga pada gilirannya bersumber dari singkatan dokumen Kelenteng Sam Po Kong, Semarang yang disita oleh Resident Poortman pada tahun 1928 dan lalu dirahasiakan oleh Pemerintah Hindia Belanda atas hasil penemuan itu.

Golden Horde

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya TionghuaFacebook Group Budaya Tionghoa

Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/2439-resensi-buku--laksamana-cheng-ho-dan-asia-tenggara

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto