A+ A A-

Kisah Lie Zi

  • Written by  Ardian Cangianto
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net| Lie Zi 列子 bertemu dengan seorang yang sakti bernama Ji Xian 季咸 yang memamerkan kemampuannya yang luar biasa dan sanggup meramal kapan seseorang akan mati , sukses , berjaya atau jatuh dengan jitu hingga ke hitungan jam , bulan dan tahun.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Lie Zi terpesona dan amat mengagumi Ji Xian. Dia kemudian memberitahu gurunya Liezi yaitu Hu Qiuzi 壺丘子 dan berkata," Baru hari ini aku bertemu orang yang amat sakti dan kemampuanmu tidak ada apa-apanya".

Hu menjawab," Apa yang kita diskusikan terhadap kitab2 itu baru permukaannya dan kamu belum menyentuh isinya dan memahaminya. Bagaimana pula bisa menguasai Daoshu 道術 sedangkan kamu kemana-mana sombong dengan kemampuan kecil itu sehingga orang bisa tahu kamu itu bagaimana.

Begini saja, bawa itu orang lihat diriku."

Lie Zi kemudian membawa Ji Xian melihat wajah gurunya dan memintanya meramalkan nasib gurunya. Ji Xian melihat Hu kemudian menemui Lie dan mengatakan bahwa gurunya akan mati. Lie menjadi amat sedih dan menemui gurunya, gurunya berkata bahwa a
pa yg diperlihatkan pada Ji adalah hamparan bumi yang diam tidak bergerak dan meminta Lie agar Ji melihat dirinya keesokan harinya.

Esoknya Ji melihat Hu dan berkata pada Lie bahwa gurunya bernasib baik karena energi kehidupan tampak dari dirinya dan akan membuat gurunya sehat. Lie kemudian menemui gurunya, dan gurunya berkata bahwa apa yang ditampakkan oleh Hu pada Ji adalah hamparan kehidupan, negatif positf bertemu, pucuk bermekaran.

Hu meminta guru Ji melihat lagi dirinya esok harinya, saat Ji melihat dia terkejut dan mengatakan bahwa ia tidak bisa melihat Hu karena batinnya yang menggelora dan mengatakan bahwa ia akan melihat gurunya Lie jika batin gurunya sudah tenang.

Hu kemudian mengatakan pada Lie bahwa apa yang dipaparkan adalah gelombang samudra yang mengelora dan meminta Lie membawa Ji kembali melihat dirinya esok harinya.


Keesokan harinya Ji melihat Hu dan kabur ketakutan. Hu meminta Lie mengejar Ji, tapi Lie tidak bisa mengejar Ji dan kembali menemui gurunya. Gurunya berkata bahwa apa yang diperlihatkan kepada Ji adalah gerak alam semesta, hidup mati berkesinambungan, tidak teraba.
 
Ardian Cangianto

 

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa

 

Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/2558-kisah-lie-zi

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto