A+ A A-

Alat Musik Sihu - 四胡

  • Written by  Du Mingjin
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net Sihu 四胡 atau Khuurchir adalah alat musik Mongolia, yang menggunakan 4 senar, Sihu tidak populer di Indonesia, sepengetahuan saya tidak ada orang yang memakai Sihu di Indonesia.

Artikel Terkait:

{module [201]}

Senar 1 dan 3 atau yang biasa disebut neixian atau "senar dalam" ditune dengan nada g. Sedangkan senar 2 dan 4 yang biasa disebut waixian atau "senar luar" ditune dengan nada d1.

***

Sihu banyak digunakan di kawasan utara Tiongkok seperti Shanxi , Shaanxi , Inner Mongolia. Alat musik ini juga menjadi alat musik utama di Inner Mongolia . Bersama dengan dizi dan yangqin disebut sebagai Er Ren Tai . Seperti halnya matouqin , sihu berkaitan erat dengan budaya Mongolia.

Struktur sihu mirip dengan erhu terkecuali bahwa sihu punya empat senar yang juga berkaitan dengan nama sihu dimana si adalah empat. Sihu terdiri dari berbagai ukuran . Ukuran kecil di tune dengan nada D-D-A-A , ukuran menengah ditune dengan nada G-G-D-D .

LINK GLOBAL

GESEK
[Erhu - 二胡 ] [Gaohu - 高胡 ] [Jinghu - 京胡] [Diaogui - 掉归] [Zhonghu - 中胡] [Gehu - 革胡] [Yehu - 椰胡] [Matouqin - 马头琴] [Sihu - 四胡] [ Dahu - 大胡] PETIK [Guzheng ] [Guqin] [Yangqin] [Pipa] [Sanxian] [Yueqin] [Ruan] [Liuqin] [Qinqin] TIUP [Dizi] [Suona] [Bawu] [Guanzi] [Sheng] [Hulusi] [Koudi] [Xun] PUKUL [Gu] [Muyu] [Luo]

Photo Credit : Dr. Meierhofer , "Music instruments used for the Chinese Shadow Play Qing Dynasty Deutsches Ledermuseum, Offenbach (Germany),2006"

DU MING JIN
member mailinglist Budaya-Tionghoa , praktisi musik tradisional Guangdong di Bandung.

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua | Facebook Group Budaya Tionghoa

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/259-alat-musik-sihu-%E5%9B%9B%E8%83%A1

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto