A+ A A-

Dinasti Yuan (1279 – 1368 M) : Toleransi Agama

  • Written by  Xuan Tong
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Peta Administratif Dinasti Yuan , by Jason 22 , zh.wikipedia.org
This file is licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

Budaya-Tionghoa.Net | Dinasti Yuan merupakan dinasti asing di Tiongkok, karena didirikan oleh Bangsa Mongol. Pendirinya adalah Kubilai Khan yang bergelar Shizu (1279 – 1294). Peristiwa terpenting pada jamannya adalah kedatangan Marcopolo, seorang pedagang dari Venezia. Hal ini menandai persinggungan penting antara Dunia Timur dan Barat, yang kemudian sempat terhenti selama kurang lebih 600 tahun.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

Karya besar yang dibangun pada masa ini adalah perpanjangan terusan yang telah dibangun oleh Kaisar Sui Yangdi, untuk memudahkan pengiriman gandum dari selatan ke ibu kota mereka. Satu hal luar biasa yang dapat kita pelajari dari Kubilai Khan adalah toleransinya pada semua agama.

Pada masa kekuasaannya, Agama Buddha, Islam, Kristen, dan lain sebagainya dapat hidup berdampingan dengan damai. Sikap toleransi pada semua agama ini jelas-jelas telah mendahului Bangsa Barat, dimana pada saat yang sama di Eropa, orang-orang yang tidak menganut agama tertentu akan mengalami siksaan yang berat dan bahkan kematian. Hal selanjutnya yang patut dicatat pada masa pemerintahan Kubilai Khan adalah serangannya ke Jawa dan Jepang. Kekalahan armada Kubilai Khan waktu menyerang Jepang dikarenakan tidak mengenal medan lautan, seluruh armadanya tenggelam di laut Jepang karena dihantam badai taifun, yang memang setiap tahun menerpa Jepang pada bulan Juli.

Kubilai Khan digantikan oleh cucunya Temur Oljeitu (1294 – 1307), dimana pada masa pemerintahannya ditandatangani perjanjian perdamaian dengan Jepang. Setelah kematiannya pada tahun 1307, kekuatan Mongol melemah secara drastis. Pada masa pemerintahan kaisar Dinasti Yuan terakhir, Toghon Temur (1333 – 1368) terjadi banyak bencana alam seperti banjir dan wabah penyakit, yang diduga merupakan penyakit sampar.

Pemberontakan terjadi di mana-mana dan yang terkuat adalah yang di bawah pimpinan Zhu Yuanzhang. Mereka berhasil merebut ibu kota Dinasti Yuan yang bernama Dadu pada tahun 1368. Kaisar Toghon Temur melarikan diri ke utara, sehingga dengan demikian berakhirlah kekuasaan rezim Mongol di Tiongkok.

***

Tulisan ini adalah bagian dari Serial Sejarah , yang bisa anda ikuti melalui link dibawah ini .

[San Huang Wudi] [Xia] [Shang] [Zhou] [Qin] [Han] [Samkok] [Jin] [Sui] [Tang][Song] [Yuan] [Ming] [Qing]

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua

 

Last modified onThursday, 18 October 2012 08:10
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/269-dinasti-yuan-1279-%E2%80%93-1368-m--toleransi-agama

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto