A+ A A-

Asal Mula Kedatangan "Kilin" di Tiongkok dan Indonesia

  • Written by  Ivan Taniputra & Budi Tamtomo
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Hewan "kilin" yang dimaksud sesungguhnya adalah jerapah. Binatang unik ini pertama kali dijumpai oleh Zhenghe beserta pengikutnya di Bengala India. Mereka segera menyangka bahwa hewan itu adalah kilin, salah satu binatang suci dalam tradisi Tiongkok. Ternyata jerapah yang mereka lihat tersebut bukanlah hewan asli Bengala, melainkan pantai timur Afrika. Zhenghe berniat mempersembahkannya pada Kaisar Yongle dari Dinasti Ming dan berlayar ke Kerajaan Malindi di Afrika. Uniknya, jerapah dalam bahasa setempat disebut "gilin" yang dekat bunyinya dengan sebutan bahasa Tionghua bagi hewan tersebut.

Artikel Terkait:

{module [201]}

Jerapah yang dibawa dari Malindi itu akhirnya tiba di istana Dinasti Ming. Kendati demikian, kaisar Dinasti Ming merupakan pribadi yang bijaksana dan pandai. Beliau pada mulanya menolak menerimanya dan mengatakan bahwa "bahkan tanpa kilin tiada sesuatupun yang dapat menghambat pemerintahan yang bersih (baik)." Namun akhirnya Beliau menyerah pada kehendak pada menteri-menterinya.  Upacara kenegaraan besar segera diadakan demi menyambut "kilin" itu. Demikianlah sekelumit kisah kedatangan "kilin" di Tiongkok. (Ivan Taniputera , 54645)

"Kilin" yg dimaksud adalah Qilin(麒麟)。 Qilin dianggap mahluk suci dalam legenda Tiongkok.  (麒)Qi. Adalah yg jantan dan (麟)Lin adalah yg betina. Tubuhnya menyerupai kuda namun mirip jerapah. Yg Jantan bertanduk satu dan yg betina tidak bertanduk. Bulu yang dibawah perut berwarna kuning, bulu dipunggungnya panca warna dan berbentuk lingkar-lingkar. Ekornya seperti ekor sapi, konon mahluk ini bisa hidup sampai 2 ribu tahun. Sifat Qilin sangat bersahabat dgn lingkungan, tidak menyerang manusia maupun ternak. konon jalannya sangat hati2 karena takut terinjak rerumputan dan patah karenanya dan kwatir juga ada serangga dilantai yg terinjak. Sehingga Qilin di sebut juga mahluk penuh cinta kasih( 仁獸).(Budi Tamtomo , 54645)

Dalam Legenda Tiongkok Qilin melambangkan kemakmuran dan kedamaian. Dia muncul saat pemerintahan makmur dan damai atau muncul bersamaan dgn adanya orang bijak. Konghucu mempunyai hubungan erat dgn mahluk ini. Karena Qilin muncul saat Konghucu lahir dan mati terpanah menjelang Konghucu wafat (sumber dari kitab Chun qiu春秋). Pada tahun 1414, rombongan armada laksamana Zheng He(鄭和)mendarat di Bengala India, dan saat kembali ke Beijing beliau membawa 2 ekor Jerapah hasil persembahan Raja Bengala, di Tiongkok saat itu bertahta Raja ming chengzu(明成祖),beliau menganggap itu adalah Qilin dan sebagai petanda makmur nya negara dibawah pimpinan beliau.

Ivan Taniputera , Budi Tamtomo 54645

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua

Referensi :

  1. Boorstin, Daniel J. "The Discoverers: A History of Mans Search to Know his World and Himself", Vintage Books, New York, 1985.
Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/302-asal-mula-kedatangan-kilin-di-tiongkok-dan-indonesia

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto