A+ A A-

Sekoteng . Shiguotang , Cheng Teng

  • Written by  Ophoeng
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Nomenklatur Sekoteng  ada serapan kata dari basa Tionghua: shi guo t'eng, shi = sepuluh, menyatakan ada banyak - seperti Candi Sewu, yang tidak berjumlah seribu itu, guo = buah, dan t'eng = kuah, sup.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Di Little Ponti yang berlokasi di kawasan Pecah Kulit, Pangeran Jayakarta, Jakarta,  di pasar dadakan malem hari-nya, ada satu saudagar sikoteng yang cukup otentik dari Ponti, anda bisa pilih mau buah-buahan apa aja sebagai isinya, umumnya buah-buahan kering seperti tangkue, lengkeng, plus jamur putih - yang dipercaya berkhasiat herbal. Gak kudu mesti harus 10 macam, tergantung seleranya ajah sih, euy!


Agak berbeda dengan sekoteng yang sudah dianggap 'asli' Jateng (Padahal sejak kecil saya sering menemukannya juga di Cirebon) yang memakai jahe sebagai penghangat, sikoteng bisa diminum hangat atau dingin pakai es, dan tidak beraroma jahe.

Di Singapura, kalau gak salah namanya jadi cheng-teng. Juga sebagai dessert pencuci mulut yang disajikan dingin, atau hangat - tergantung selera ajah sih. Agak beda 'pakem'nya, umumnya cuma berisi lima macam saja isinya: lengkeng, jali, ginko, biji teratai dan baihe(?). Mereka meyakini minuman ini sebagai pengusir 'inner heat' aka panas dalem - sebuah cara cerdik untuk menikmati pengobatan secara manis, jeh! [1] . Jenis yang mirip sekoteng di Singapura , kalau di Kepulauan Riau disebut ChengTeng.[2]


Di Medan, shiguotang memakai semangka, pepaya muda, jagung, buah atap, "lengkong" / cincau hitam, agar-agar, selasih, jali-jali dan irisan jeruk kietna. Diiris tipis-tipis rasanya agak pedas. Cara mengolahnya sepertinya beda dengan kietna yang dijadikan sirup. [3]

Chengteng (es koteng) di Tanjungpinang isinya biasa berupa :

  1. Job's Tear, nama dagang nya memang sering disebut chinese pearl barley, bahasa Indonesianya = jali-jali [5]
  2. Atap ci (kolang kaling)
  3. Sek liu ci . biji delima, bukan delima sesungguhnya, tapi terbuat dari tepung dan dibentuk
    diberi warna seperti biji delima yang merah.
  4. Jagung
  5. Pek Mak Je [Theochew] Jamur putih, bai mu er [6]
  6. Keladi , berwarna orange-cokelat[4]

Budaya-Tionghoa.Net | Ophoeng , Joao Kho , Henyung , Edy

Sumber :

  1. http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/55079 [Ophoeng]
  2. http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/55082 [Henyung]
  3. http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/55114 [Joao Kho]
  4. http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/55079 [Edy]
  5. http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/55125 [Henyung]
  6. http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/55126 [Joao Kho]


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/343-sekoteng--shiguotang--cheng-teng

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto