A+ A A-

揚子 Yangzi

  • Written by  Yu Yongde
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Yang2zi3 terlahir dengan nama kecil 揚雄 Yang2 Xiong2. Nama dewasa 子雲 Zi2yun2. Dari prefektur Shu3 (蜀郡), sekarang daerah Chengdu, Sichuan. Hidup di akhir jaman Han Barat, yaitu dari tahun 53 sebelum penanggalan umum – tahun 18 penanggalan umum.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

Beliau adalah seorang filsuf dan menulis banyak karya yang masih ada sampai saat sekarang ini. Pemikirannya merupakan gabungan antara berbagai aliran pemikiran yang ada di jamannya. Kalau mau digolongkan, maka beliau bisa saja dimasukkan dalam golongan yang disebut玄學 Xuan2xue2.

Beberapa keterangan berikut menggambarkan sifat-sifat Yangzi. Yangzi sejak kecil diketahui telah gemar membaca dan menulis. Akan tetapi di masa mudanya, dia tidak begitu menyukai pengulasan karya-karya klasik dan filosofi. Kala itu dia lebih menyukai puisi. Dia diketahui bukanlah seorang pembicara yang baik dan juga tidak pandai berdiskusi. Sebaliknya, dia lebih suka berpikir secara mendalam. Dia adalah seseorang yang sederhana dan polos.

Ketika mencapai tingkat keahlian lebih lanjut, Yangzi cuma membaca karya-karya yang dia anggap sangat bernilai. Dia berguru kepada嚴君平 Yan2 Jun1ping2. Dari Yan, dia belajar mengenai Yijing dan Laozi, juga menulis puisi.

Puisi-puisi kegemarannya antara lain adalah puisi屈原 Qu1 Yuan2 dan司馬相如 Si1ma3 Xiang1ru2, seringkali Yangzi menulis puisi dengan meniru gaya keduanya.


Yangzi kemudian pindah ke ibukota. Keahliannya dalam berpuisi kemudian menarik minat漢成帝 Han4 Cheng2di4 劉驁 Liu2 Ao4. Kaisar Cheng kemudian mengangkatnya menjadi pejabat yang mengurus gerbang istana (給事黄門郎). Selama menjadi pejabat ini pula dia mengenal王莽 Wang2 Mang3, beserta para pejabat tinggi lainnya.

Minat Yangzi yang selama ini ke puisi juga mengalami perubahan, ke filosofi. Dia terutama sangat mengagumi karya-karya Ru seperti Yijing dan Lunyu. Dalam kekagumannya itu, dia mulai menulis dua karya besarnya yang digagas sedemikian rupa mengikuti model Yijing dan Lunyu.

Seperti halnya ketika dia meniru gaya Qu Yuan dan Sima Xiangru dalam menulis puisi, Yangzi juga menjadikan Yijing sebagai model太玄經 Tai4xuan2jing1 dan menjadikan Lunyu sebagai model法言 Fa3yan2.

Kedua buku ini, Taixuanjing dan Fayan, adalah dua karya terbesar Yangzi. Selain itu, Yangzi juga menuliskan beberapa karya lain seperti Xun4zuan3 訓纂, Fang2yan2 方言 and Cang1jie2 xun4zuan3 倉頡訓纂.

Ketika Wang Mang melakukan kudeta dan mendirikan dinasti baru, Yangzi diangkat sebagai pejabat bagian liburan istana (中散大夫). Akan tetapi Yangzi menolak menjabat dan menolak ikut terlibat dalam apa yang dia sebut sebagai “urusan kotor politik” (walaupun di kemudian hari, banyak pihak beranggapan dia ikut terlibat atau setidaknya tidak berupaya menghentikan Wang Mang). Dia memilih untuk berdiam diri ke perpustakaan天禄閣 Tianluge untuk menulis buku.

Walaupun begitu, Yangzi juga tetap tersandung kasus dengan Wang Mang. Yaitu seorang murid kaligrafinya bernama劉棻 Liu2 Fen1 memalsukan sebuah tulisan yang mencurigakan dalam bentuk tulisan kuno untuk kemudian diberikan sebagai hadiah kepada Wang Mang. Perbuatan ini kemudian terbongkar dan Liu Fen kemudian dihukum dengan pengasingan. Akibat kasus Liu Fen ini, Yangzi sebagai gurunya kemudian disasar untuk ditangkap. Hal ini membuat Yangzi putus asa dan mencoba bunuh diri walaupun gagal. Karena percobaan bunuh diri ini, Wang Mang kemudian memberikan pengampunan. Sejak itu Yangzi menarik diri secara total dari dunia pemerintahan dan tidak lagi mau berurusan sedikit pun dengan politik.

Yu Yongde , /10151439693582436/

http://web.budaya-tionghoa.net/religi-filosofi/filsafat-lainnya/2714-yangzi

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua | Facebook Group Budaya Tionghoa

 

Last modified onWednesday, 20 February 2013 17:24
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/3536-%E6%8F%9A%E5%AD%90-yangzi

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto