A+ A A-

Sekali Lagi Raja Vietnam Berdarah Tionghoa

  • Written by  Memento Mori
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email
 

Budaya-Tionghoa.Net |   Ini adalah tulisan ketiga setelah "Zhao Tuo - Kaisar Pertama Vietnam" , "Tradisi Perlawanan Vietnam Bermula Dari Trung Sisters" , mengenai hubungan panjang sejarah Sino-Vietnamese yang sebenarnya diambil dari tulisan panjang yang saya pecah-pecah kedalam beberapa bagian agar lebih mudah diikuti , jika sudah lengkap.

 

Zhao Tuo dianggap sebagai kaisar pertama Vietnam tetapi disisi lain juga dianggap sebagai orang asing (Han) yang datang menjajah. Penguasa Vietnam yang berdarah Tionghoa berikutnya adalah Ly Bi , beberapa abad setelah Zhao Tuo.

Ditahun 540 , Tiongkok dalam kondisi konflik internal menyusul periode Dinasti Utara dan Selatan. Ly Bi atau Ly Nam De 李南帝 adalah pejabat regional berdarah Tionghoa dikawasan utara Vietnam.

Frustasi dengan keadaan korupsi dipemerintahan , Ly mengundurkan diri dari posisinya dan mengumpulkan bangsawan lokal dan suku-suku setempat dikawasan utara Vietnam dan melakukan mobilisasi dan berhasil mengusir pemerintahan administrasi Tiongkok (via Dinasti Liang) di Vietnam dan kemudian mengangkat dirinya sebagai kaisar.

Dia menamakan kerajaan baru dengan “Van Xuan” . Kerajaan baru juga berhasil mengusir gangguan dari Champa. Ly mendirikan ibukota di Long Bien (Hanoi) dan memperkuat pemerintahannya dengan militer yang efektif dan administrasi para scholar. Ly juga membangun pertahanan dari kemungkinan gangguan yang datang dari wilayah Tiongkok dan Champa. Tapi upaya yang dibangun Ly ini tidak berlangsung lama. 

 Dinasti Liang mengirim 120 ribu pasukan untuk kembali menduduki kawasan ini dipimpin oleh Jendral Chen Baxian (Tran Ba Tien).[1] Salah satu lokasi pertempuran awal antara Ly Bi melawan Chen Baxian terletak di Chu-dien di tahun 545M .[2]

Dalam pertempuran awal ini Chen Baxian mengalahkan Ly Bi yang terpaksa mundur ke Hanoi dimana dia membangun fortifikasi disana. Ly Bi kembali kalah dan mundur ke Gia-ninh. Li yang terus menerus mundur dan mengalami kekalahan akhirnya jatuh sakit dan mengalihkan kekuasaan ke saudaranya Ly Thien Bao dan jendral kepercayaannya Trieu Quang Phuc (Trieu Viet Vong)  .

Ly Bi sendiri akhirnya gugur di Laos ketika dibunuh oleh orang setempat.  Trieu Quang Phuc melanjutkan perlawanan terhadap Tiongkok sementara Chen Baxian harus berkonsentrasi terhadap permasalahan internal di Tiongkok menjelang transisi dari Dinasti Utara-Selatan menuju Dinasti Sui.



[1] Chen Baxian kelak menjadi kaisar Chen Wudi (era Yongding , 557-559) dari Dinasti Chen yang singkat (557-589M).

[2] Chu-dien merupakan distrik awal yang dikembangkan orang Han di Hong River. Dan juga merupakan kampung halaman dari Thi Sach yang merupakan suami dari salah satu Trung Sisters . (Lihat bagian Trung Sisters)

 

Memento Mori
http://web.budaya-tionghoa.net/the-history-of-china/dinasti-jin/2743-sekali-lagi-raja-vietnam-berdarah-tionghoa

Catatan : Karena merupakan penggalan dari tulisan panjang maka daftar pustaka baru disertakan ditulisan terakhir nanti.

Photo Credit : Viettoon.com

Last modified onThursday, 07 March 2013 05:18
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/3561-sekali-lagi-raja-vietnam-berdarah-tionghoa

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto