A+ A A-

Bruce Lee itu Aarif Rahman!

  • Written by  Yan Widjaja
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Ya, Bruce Lee hidup lagi, kali ini dalam sosok Aarif Rahman yang baru berusia 23 tahun!Riwayat superstar kung fu terbesar sepanjang masa Bruce Lee memang menjadi bahan film baru dari masa ke masa. Setelah Danny Lee (Li Siu-sien) memeraninya dalam Bruce and I, bersama Betty Ting Pei. Juga aktor China-Amerika, Jason Scott Lee, menghidupkannya dalam versi Hollywood, The Dragon Story, dan banyak lagi pemain lain yang memeraninya, sekarang giliran pendatang baru Aarif Rahman yang juga punya nama Aarif Lee.


{youtube}esbB0GEDcbI{/youtube}

 Asal Indonesiakah dia? Bukan, karena Aarif asli kelahiran Hong Kong, 26 Februari 1987. Si bungsu dari tiga bersaudara ini berayahkan seorang blasteran Malaysia-Arab-China, sedangkan ibunya, perempuan Hong Kong asli. Ayahnya adalah pengusaha cleaning service yang sukses di Hong Kong.

Aarif sendiri setelah lulus kuliah di London, saat tampil menyanyikan Only Friends dalam lomba mencari bakat, langsung menarik perhatian biduan kondang Leon Lai yang mengontraknya menjadi penyanyi baru di perusahaan East Asia Records.

Debut Aarif di dunia film sebagai anak sulung pasangan Simon Yam-Sandra Ng dalam melodrama mengharu-biru, Echoes of Rainbow, yang memenangkan banyak piala termasuk Film Terbaik, Aktor Terbaik, dan Aarif sendiri kecipratan rezeki menjadi Best New Performer 2010.

Setelah filmnya yang kedua, Frozen, barulah Aarif melejit dipercaya duo sutradara Manfred Wong-Raymond Yip  memerani masa remaja Bruce Lee. Film Bruce Lee My Brother diangkat dari buku laris karya Robert Lee, adik mendiang mahabintang itu.

Padahal rasanya lebih pas bila diberi tajuk, Bruce Lee My Son, karena diawali dengan riwayat sang ayah, Lee Hoi-chuan, aktor Opera Peking (dimainkan Tony Leung/Liang Chia-hui). Sedangkan ibunya, Grace, diperani mantan bomseks Christy Chung.

Dilahirkan di San Fransisco, 27 November 1940, ibunya yang megap-megap mengucapkan, “Push, push!” disangka oleh perawat menyebut nama anaknya, Bruce. Jadilah ditulis dalam akta kelahirannya, Bruce Lee! Suatu kesalah-pahaman yang membawa berkah.

Sebagai bocah, Bruce yang diberi nama Phoenix oleh neneknya, sudah menyaksikan kekejaman tentara Dai Nippon yang menduduki Hong Kong. Tumbuh menjadi remaja jago menari cha-cha. Bahkan mengajak adiknya, Robert, untuk berduet menari, sampai memenangkan piala kejuaraan.

Sejak kecil sudah biasa berkelahi di jalanan dan bermain film karena sehari-hari bersama kawan-kawannya galang-gulung di studio film. Tapi setelah sempat mengalami patah hati, baru berlatih Wing-chun pada Suhu Yip Man. Berkat ketekunan latihannya, ia memenangkan pertarungan dengan juara tinju Charlie Owen, putera Kepala Polisi Robinson.

Demi menolong sobatnya yang menjadi budak opium, Bruce bentrok dengan sindikat pedagang candu. Itu sebabnya, ayahnya mengirim Bruce berangkat naik kapal ke Amerika Serikat…  

Durasi Bruce Lee My Brother cukup panjang, hampir 150 menit. Sekarang sudah mulai tayang di bioskop-bioskop Jakarta, tapi hakekatnya ini sebuah film drama yang tertata apik editing dan detail artistiknya, kendati tetap ada bumbu adegan-adegan action laga…..

 Yan Widjaja , 55273

Budaya-Tionghoa.Net |

 

Last modified onFriday, 10 August 2012 01:57
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/364-bruce-lee-itu-aarif-rahman

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto