A+ A A-

Tiga Raja Dan Lima Kaisar [1] - Pengantar

  • Written by 
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email
 
 
Budaya-Tionghoa.Net |Negeri Tiongkok memiliki sejarah, filsafat dan kebudayaan yang panjang. Banyak para pemikir/filsuf besar telah terlahir di negeri ini dan diantara para filsuf besar ini mendirikan aliran pemikirannya masing-masing.
Selain itu, dalam bidang seni budaya, negeri ini juga banyak menghasilkan karya-karya besar, seperti istana-istana, karya-karya satra klasik, berbagai rupa patung-patung, dan lain sebagainya. Tetapi sebelum membahas lebih jauh mengenai sejarah, filsafat dan budaya Tiongkok, akan dibahas terlebih dahulu mengenai cara pandang Bangsa Tionghoa terhadap negerinya.
BAGIAN TULISAN
Pengantar
Mitologi Penciptaan
Awal Peradaban Tiongkok dan Jaman Legenda
Kaisar Purba & Pengaruh Modern
Kenapa Huang Di juga disebut Xuan Yan?
Lima Raja purba:
Sistem pemerintahan
 
Secara etimologis, kata "Tiongkok" terbentuk dari dua kata, yakni "Tiong" 中 (Zhong, dalam dialek Mandarin) dan "Kok" 国 (Guo, dalam dialek Mandarin). Tiongkok artinya "Negeri Tengah.". Hal ini menandakan bahwa Bangsa Tionghoa memandang diri mereka sebagai pusat dari dunia atau terletak di tengah-tengah dunia.

Sebutan ini bukan baru ada pada jaman sekarang, namun sudah ada sejak jaman dahulu kala, dimana ada empat (4) bangsa yang dianggap barbar yaitu Man 蛮 (selatan), Di 狄 (utara), Yi 夷 (timur), Rong 戎 (barat).
 
Selain istilah Zhongguo, juga ada istilah Zhongyuan. Penggunaan istilah ZhongYuan 中 原 telah ada dalam kitab Guo Yu yang dikumpulkan Zuo QiuMing 左 丘 明 pada kitab LiYi 礼 仪。


Pengertian Zhongguo dengan Zhongyuan dapat dibedakan dari segi pemakaiannya, yaitu Zhong Yuan mengacu kepada geografis dan Zhongguomengacu kepada negara.

Masalah pemakaian kedua istilah ditekankan disini karena pada masa-masa dinasti Shang 商, Zhou juga menyebut negaranya sebagai Zhongguo yang mengacu kepada negara bukan geografis.

Misalnya pada kitab He Zunming 何尊铭 yang telah ada pada masa Zhou barat. Jauh sebelum penggunaan kata Zhong Hua 中 华, kata yang umum digunakan adalah Huaxia 华夏, terutama pada masa pra dinasti Qin dan dinasti Qin 秦.

Kata HuaXia mengacu kepada bangsa yang mana setelah dinasti Han 汉, kata yang sering digunakan adalah Han Ren 汉 人 atau Tang Ren 唐人. Kata-kata yang mengacu kepada Hua Xia bisa ditemukan di Zuo Zhuan 左 传 dan kitab Meng Zhi 孟子.

Sedangkan dalam kamus Shuo Wen Jie Zi 说文解字 yang merupakan salah satu kamus acuan dalam membuat kamus modern menyatakan sebagai berikut: Hua adalah agung dan jaya, Xia adalah orang negeri tengah (Zhong Guo).

Maksud Zhong Guo disini adalah Zhongyuan atau dataran tengah yang merupakan pusat dari 4 arah atau SI FANG 四 方 yang kadang disebut SI YI 四夷. Zhang Taiyan 张太炎 beranggapan bahwa pada orang Tiongkok jaman purba menyebut dirinya sebagai suku Xia dan Hua sebagai nama negara.

Kata Xia berasal dari sungai Xia dan Hua adalah gunung Hua. Sering pula disebutkan dalam kata-kata kuno yang kadang masih disebut hingga hari ini adalah, "suku Hua Xia menetap disekitar gunung Hua dan pinggir sungai Xia.

"Dalam Jia Gu Pu Ci 甲骨朴辞 (oracles bones) sendiri mengatakan bahwa HUA adalah dewa sungai Huanghe 黄 河. Yang menunjuk juga Hua Yue atau gunung Hua di Sanxi, daerah Guanzhong.

Penyelidikan Feng TianYv mengatakan bahwa leluhur jauh dari suku Zhonghua atau yang disebut Zhonghua Minzu adalah Huaxia, Dongyi dan Miaoman.

Daerah pergerakan dan kekuasaan Dongyi adalah sekarang yang disebut Shandong, tenggara Henan dan Anhui tengah, yang jejaknya antara lain adalah kebudayaan Dawen 大 汶, Longshan 龙 山, Qingliangang. Tokoh legenda, Hou Yi si pemanah matahari dan Chi You berasal dari grup ini.

Daerah kehidupan Miao Man adalah sekarang yang disebut Hubei, Hunan, Jiangxi. Jejaknya adalah antara lain kebudayaan Liangzhu, Hemudu, Qvjialing. Tokoh legenda adalah Fuxi, Nvwa, Sanmiao, Zhurong yang berasal dari grup ini.

Huaxia, daerahnya adalah dataran tinggi Huanghe, sepanjang pesisir Huanghe, daerah tengah dan utara Tiongkok. Jejaknya antara lain adalah kebudayan Henan Longshan, Yangshao. Huaxia memiliki dua pemimpin yang akhirnya bergabung yaitu Huangdi dan Yandi.


Berdasarkan cerita-cerita kuno, mitos dan legenda yang bercampur baur menjadi satu, didapat istilah keturunan Yan Huang atau yang menjadi suku Huaxia atau cikal bakal suku Han.

Yang menjadi pandangan umum dan berdasarkan catatan-catatan historis maupun legenda serta mitos adalah suku yang bermarga Ji dan dipimpin oleh Huangdi, bertempat di daerah Shaanxi dan suku bermarga Jiang, dipimpin oleh Yan Di.

Kedua suku ini kemudian berseteru dan disebut perang Ban Quan 阪泉。Suku yang dipimpin Yandi kemudian kalah dan digabungkan menjadi satu suku. Kemudian Huangdi juga menaklukkan suku-suku sekitarnya.

[1 . Pengantar] [2. Mitologi Penciptaan] [ 3. Awal Peradaban dan Jaman Legenda] [4. Huangdi = Xuanyan] [ 5. Lima Raja Purba] [6. Sistem Pemerintahan] 

Zhonghua Wenhua

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua | Facebook Group Budaya Tionghoa

[Foto Ilustrasi : Longshan Culture, 23 July 2009, Transferred from en.wikipedia, Author Lamassu Design Gurdjieff , This file is licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported license.]

Last modified onFriday, 30 August 2013 18:01
Rate this item
(1 Vote)
More in this category: « Asal Mula Tiongkok
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/3680-tiga-raja-dan-lima-kaisar-1-pengantar

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto