A+ A A-

Daodejing bab 62

  • Written by  Ardian Cangianto
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Daodejing bab 62

道者,万物之奥,善人之宝,不善人之所保。

美言可以市,美言者獨可於市耳。

人之不善,何弃之有?

故立天子,置三公,虽有拱璧以先驷马,不如坐进此道。古之所以贵此道者何?

不曰以求得,有罪以免耶?故為天下貴。

Dao adalah yang menampung semuanya 道者,万物之奥

 

Koment : 奧 adalah 藏 artinya menyimpan,menampung tapi mengandung makna menampung dan melindungi(ditutupi sehingga tidak kotor kena debu atau air). Jadi tiada yang ada di dalam Tao yang tidak dilindungi. Artinya Tao tidak pilih kasih, semua yang ada dalam lingkup Tao senantiasa ditampung dilindungi tanpa perlu menyembah2 Tao karena sifat Tao itu seperti itu, tiada pilih kasih. Tiada umat pilihan dalam Tao, tidak ada umat istimewa hanya karena menyembah sosok dewa tertentu. Semua berlaku sama.

Pusaka bagi manusia yang baik, pelindung bagi manusia yang tidak baik.善人之宝,不善人之所保

Koment :bagi manusia yang baik dan senantiasa menjalankan kebajikan, Tao adalah pusakanya dan tidak berani melawan TAO. Bao 保 pelindung ini tepatnya adalah baoyi 保倚 bersandar dan berlindung. Mereka yang jahat pada saat mendapat bencana juga bisa mendapatkan perlindungan dan sandaran. Jadi disini mereka yang jahat sekalipun tidak dibinasakan masuk api neraka hanya karena perbuatannya. Selalu ada kesempatan bahkan bagi mereka yang masuk dalam api nekara. Karena itu Buddhisme Mahayana Tiongkok maupun Taoisme mengenal pelindung dan sandaran bagi mereka yang ada di neraka. Syaratnya hanya sederhana, menyadari perbuatannya itu salah maka otomatis sandaran perlindungan juga hadir seketika tanpa perlu menyembah2.

Perkataan indah transaksional , orang yang berkata indah/baik mungkin bisa berhasil transaksinya 美言可以市,美言者獨可於市耳

Koment : 市 adalah pasar atau juga transaksi. Du 獨 bisa diartikan mungkin. Disini artinya orang yang berkata baik bisa mendapatkan hasi了yaitu dihormati.

人之不善,何弃之有?

Orang yang tidak baik, mengapa harus ditinggalkan ?

Koment : ini artinya kita jangan selalu terjebak pada baik buruk belaka sehingga kita menjauhkan orang yang jahat.

故立天子,置三公,

Raja bertahta mengangkat 3 mentri

Koment : tianzi putra langit ini mengacu pada raja atau kaisar dan jaman zhou itu mengangkat 3 mentri koordinator (公 sering disebut duke dalam bahasa inggris tapi saya artikan mentri koordinator). Menko pekerjaan umum太傅, menko pendidikan 太師 dan menko pertahanan 太保.

Walau membawa batu kumala dan kereta dengan empat kuda , lebih baik mempersembahkan dao.虽有拱璧以先驷马,不如坐进此道

Koment: gongbi 拱璧 artinya sebenarnya adalah membawa barang2 berharga seperti batu2 permata. ini adalah upacara untuk pengangkatan raja dengan memberikan persembahan. Jadi lebih baik mebawakan dao kepada raja sebagai persembahan. Ajaran dao ini adalah sikap batin yang hening dan tanpa intensi 清靜無為. Jadi walau penuh dengan kekayaan dan kereta2 yang bisa digunakan untuk berperang lebih baik membawakan ketenangan dan sikap tidak mau menguntungkan sendiri demi kemajuan negara dan mengajarkan raja agar selalu bersikap tenang dan semua tindakannya itu bukan demi raja tapi demi kebaikan semua mahluk.

Bukankah hal ini sejak dahulu dao ini yang berharga 古之所以贵此道者何?

Koment: pejabat2 yang baik sejak jaman dahulu selalu memberikan nasehat bagi raja agar mementingkan rakyatnya dan tidak menjadi raja yang tiran. Bukan persembahan harta benda bagi raja tp nasehat yang baik.

不曰以求得,有罪以免耶?故為天下貴。

Tidak berusaha memperolehnya, jika terjadi kesalahan bagaimana terhapusnya ? Karena itu yang menjadi yang berharga di dunia ini.

Koment: Harta duniawi yang dipersembahkan kepada raja tidaklah seimbang dengan ajaran yang baik. Jika raja tidak mendapatkan ajaran yang benar bagaimana bisa raja mengubah kesalahannya.

Pada intinya bab ini memberitahu kita semua bahwa sikap non intensi ini adalah sikap yang baik karena dgn begitu kita bisa menerima orang yang salah dan orang yang salah mendapatkan kesempatan untuk mengakui kesalahannya.

Jadi bukan dihukum penjara bahkan pada abad 20 ini konsep penjara sudah ditinggalkan dan diganti dengan kata lembaga pemasyarakatan dimana tujuannya adalah membina dan membuat mereka yang bersalah menjadi baik dan menyadari kesalahannya.

Dalam hal ini Laozi menganjurkan keberanian pejabat2 untuk memberikan masukan2 yang benar kepada pemimpinnya bukan dengan memberikan upeti tapi dengan nasehat2 yang pas. Sehingga jika raja melakukan kesalahan bisa dihapus dengan perbuatan yang benar sebagai seorang raja yaitu bertindak tanpa intensi untuk kepentingan diri dalam mengurus negaranya. Seorang raja harus bisa seperti DAO dalam memperlakukan rakyatnya, menampung semuanya tanpa membeda2kan karena Dao sendiri tidak membeda2kan.

Jangan sebentar2 memberikan masukan untuk perang atau hukum sanksi seperti yang dilakukan oleh negara adidaya. Mereka yang bersalah jika semakin dikucilkan maka mereka semakin melawan. Jadi pengucilan itu bukanlah hukuman yang tepat tapi rangkullah itu metode yang tepat.Bab ini tidak mengatakan adanya pengampunan dosa oleh mahluk adikodrati.

Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/3848-daodejing-bab-62

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto