A+ A A-

Pionir Agama Islam Di TIongkok

  • Written by  Huang Di
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Menurut catatan resmi Dinasti Tang. Pada masa pemerintahan Yong Hui di tahun ke dua , 651 M, datang utusan yang dikirim dari Khalifah Usman ibn Affan ke Tiongkok.

Telah banyak orang Arab yang tinggal di Tiongkok pada masa Dinasti Tang. Terutama di berbagai kota pelabuhan seperti Guangzhou , Changzhou , Chuanzhou sudah bermunculan pemukiman orang asing , dimana orang Arab jumlahnya terbesar diantara orang asing lainnya. Mereka telah berdagang di Tiongkok sejak abad ke 4 Masehi.

Artikel Terkait:

{module [201]}

Di Arab , nabi Muhammad baru mendapatkan beberapa ratus pengikut di tahun 618 M.Ketika mendapat tekanan dari kaum Quirasy , sang nabi mengijinkan 101 orang yang tediri dari pria dan wanita untuk hijra ke Ethiopia dibawah pimpinan Jaafar ibn Abithalib.

Diantara mereka ikut pula Saad ibn Lubaid. Saad merasa tidak cocok tinggal di Ethiopia kemudia berlayar ke Guang Zhou. Disana ia bertemu orang senegeri-nya yang kebanyakan berasal dari Hadhramanut dan sebagian besar berasal dari pesisir teluk Parsi. Semuanya belum memeluk agama Islam pada masa itu.

Saad mulai menyebarkan agama Islam di tahun 9 -14 Hijriah. Kurang lebih 20 tahun sebelum ada hubungan diplomatik resmi antara Dinasti Tang dengan daulat Ummayah [661-750M]

Nama lengkap Saad adalah Saad ibn Lubaid Alhabsyi. Ia memiliki kawan bernama Yusuf . Tidak banyak dijumpai catatan mengenai Yusuf ini. Apakah berasal dari Ethiophia atau sudah tinggal di Guangzhou lebih dahulu.

Kedua orang ini , Saad dan Yusuf kemudian menjadi penggiat penyiaran agama Islam di Tiongkok. Hal ini dapat dibuktikan dengan kehadiran mesjid Guang Tase dan Qi Lingse di Guangzhou.

Mesjid Guang Ta Se selain digunakan untuk azan juga berfungsi sebagai mercusuar.Mesjid ini merupakan mesjid kedua setelah mesjid Qubak.

Jejak Saad bisa dilihat dari banyaknya muslim Tionghua didaerah Fujian yang bermarga Sa. Admiral Sa Qianbing adalah admiral yang turut membentuk Republik Tiongkok dan menumbangkan Dinasti Qing.


Prof.Luo Xiang Lin dalam penyelidikannya terhadap Bu Shou Geng (Abubakar )menyatakan bahwa marga SA adalah bukan marga asli Tiongkok tapi lahir sesudah agama Islam bekembang di Tiongkok.

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing List Budaya Tionghua

Last modified onWednesday, 05 September 2012 18:01
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/425-pionir-agama-islam-di-tiongkok

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto