A+ A A-

Manula Taiwan Tidak Melek Bahasa Mandarin

  • Written by  Rinto Jiang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email
Budaya-Tionghoa.Net | Orang lanjut usia atau manula  (50-60 tahun ke atas) di Taiwan tidak melek bahasa Mandarin bukan karena kekurangan fasilitas pendidikan di zaman peperangan ataupun kondisi ekonomi tidak mendukung. Ini dikarenakan Taiwan pernah dikuasai dan menjadi wilayah Jepang setelah Dinasti Qing dikalahkan Jepang dalam peperangan Jiawu tahun 1894. Tahun 1895, Taiwan, Pescadores diserahkan ke Jepang.

Seperti koloninya yang lain, Jepang menanamkan segala berbau Jepang di Taiwan, xueyuan (akademi) Konfusius dihilangkan dan digantikan dengan sekolah2 Jepang. Anak-anak Taiwan usia sekolah di zaman tersebut yang sekarang telah berusia lanjut dipaksa belajar dengan pengantar bahasa Jepang.

Wajib belajar ini menyebabkan tingkat literasi orang Taiwan di tahun 1944 hanya tinggal 25%, bandingkan dengan di Tiongkok daratan di waktu yang sama karena pertentangan raja-raja perang yang diikuti oleh invasi. Jepang yang menyebabkan praktis tidak adanya pendidikan terorganisir dari pemerintah nasionalis sebagai penguasa legal.

Lain dengan Tiongkok daratan yang kacau, Taiwan sejak tahun 1895~1945 relatif aman dan pesat perkembangan ekonominya, walau sumber daya alam  Taiwan diangkut pulang ke Jepang untuk membiayai militer Jepang menjelang PD-II.

Berbicara dialek Hokkian dikarenakan leluhur orang Taiwan mayoritas datang dari provinsi Fujian yang juga membahasakan dialek Hokkian walau dengan logat berbeda. Di Taiwan juga ada komunitas Hakka yang juga berasal dari Tiongkok daratan. Dialek lainnya (dialek Shanghai dan lain lain) juga ditemui pada orang Taiwan "baru" yang datang setelah tahun 1949, mundur bersama Chiang Kai-shek dari daratan ke Taiwan.

Karakter yang disederhanakan oleh Beijing sebenarnya tidak banyak bila dibandingkan dengan jumlah karakter Han. Tidak lebih dari 3%, 2200 karakter dari total 85000 karakter, walau karakter yang lazim digunakan sehari2 jumlahnya tidak lebih 10000.

Tulisan sebelumnya bisa dibaca di:

http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/18477


Rinto Jiang
Last modified onTuesday, 18 September 2012 12:18
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/484-manula-taiwan-tidak-melek-bahasa-mandarin

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto