A+ A A-

Unit Berat Tiongkok dan Uang Tiongkok

  • Written by  Rinto Jiang – King Hian
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Dalam takaran obat 1 qian itu berapa gram?

Budaya-Tionghoa.Net | Dalam penghitungan 1 qian adalah 3,73 gram. Sistem penghitungan ini berbasis kepada 1 Jin 16 liang. Tapi dalam penghitungan modern terkadang 1 qian suka dihitung dengan jumlah 5 gram. Range perbedaan tidak terlalu jauh. Selengkapnya , 1 jin = 16 liang = 600 g, 1 liang = 10 qian = 37.5 g, 1 qian = 3.75 gram. Kemudian ada takaran 1 shi buat unit berat yang lebih besar, 1 shi = 100 jin [1 shi = 120 jin , tergantung periode penggunaannya.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

Di zaman dulu, peredaran uang di Tiongkok selalu didasarkan atas berat logam mulia. Logam mulia yang digunakan sebagai uang biasanya hanyalah perak, jadi emas cuma beredar terbatas di kalangan kerajaan. Di dalam film2 dan cerita2 silat biasanya kita melihat pendekar sehabis makan dan minum lalu mengeluarkan 1 tael perak dan meletakkannya di meja sebagai pembayaran. Namanya juga cerita silat dan film silat, tentu saja tidak seluruhnya benar.


Satu tael perak itu sangat besar nilainya di zaman dulu di Tiongkok sana. Satu  tael perak adalah kira2 1 liang perak (37.5 g perak), itu makanya dinamakan “yin liang” atau “gin nio” dalam dialek Hokkian. Tael emas biasanya berfluktuasi terhadap perak, namun pada dasarnya ditukar 1 tael emas = 10-20 tael perak. Ini terdapat dalam catatan sejarah zaman Ming dan Qing.

Satu tael perak = 1000 wen. 1 wen ini terbuat dari perunggu yang dibuat menjadi kepingan bulat yang berlubang segi empat di tengahnya, juga disebut sebagai “tong bao“. Setelah zaman Qing, biasanya kepingan perunggu ini dicetak dengan tulisan sesuai nama kaisar yang berkuasa. Misalnya yang berkuasa adalah Kangxi, maka ada 4 karakter “Kang Xi Tong Bao” artinya sebagai alat pembayaran yang sah di zaman pemerintahan Kangxi. Nah, sebenarnya inilah yang seharusnya dibayarkan oleh para pendekar dalam cerita silat tadi.


Pemerintah Ming dan Qing menetapkan bahwa pajak dari rakyat harus dibayarkan dalam bentuk tael perak. Ini lain dari dinasti2 lainnya yang menetapkan pajak adalah berbentuk bahan pangan. Di zaman Tang, gaji para pejabat diberikan dalam bentuk pangan. Seorang pejabat eselon 9 (eselon terendah) mendapatkan 60 shi beras setiap tahunnya. Di zaman Qing, pejabat digaji dengan uang tael. Menurut catatan sejarah, seorang bupati di Taiwan zaman Qing mendapatkan gaji 45 tael perak setahunnya.


Tael perak mendapat bentuknya karena dicetak secara serentak dan terpadu oleh pemerintah. Kekaisaran menerima pajak dalam bentuk tael perak dari rakyat setahun sekali. Tentu saja ada tael perak yang sudah tidak berbentuk atau bentuknya sudah tidak sempurna. Oleh pemerintah, nilai tael perak seperti ini diterima dengan nilai terdegradasi dan untuk kemudian dilebur dan dicetak kembali menjadi tael perak baru. Selisih nilai degradasi itu adalah sebagai ongkos buat melebur dan mencetak tael baru tadi.


OK, mari kita kalkulasi kira2 berapa yang harus dibayarkan para pendekar untuk makan 1 kali kalau dia ingin membelanjakan tael peraknya di Indonesia sekarang. 1 ounce perak sekarang kira2 USD 7 sekarang. 1 ounce = 28 g, berarti 1 g perak +- USD 0.25 = Rp. 2250. 1 tael perak = 37.5 g perak = Rp. 84375.

Dengan demikian untuk makan 1 kali McD di Jakarta (Rp. 10000), sang pendekar harus mengeluarkan 118 keping perunggu untuk diletakkan di atas meja lalu beranjak keluar. Di zaman sekarang saja tidak perlu mengeluarkan 1 tael perak untuk makan di Jakarta yang index price-nya termasuk tinggi. Jadi, di zaman dulu, seharusnya beberapa keping perunggu cukup untuk makan dan minum sepuasnya di kedai teh dan arak buat para pendekar tadi.

Berat 1 qian itu memang berubah dari waktu ke waktu. Berikut adalah konversi ukuran 1 qian: Dimasa sekarang: 5 gram.Dinasti Qing: 3,7 gram. Dinasti Ming: 3,69 gram. Dinasti Yuan: 4 gram. Dinasti Song: 4 gram Dinasti Tang: 4,13 gram.

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/581-unit-berat-tiongkok-dan-uang-tiongkok

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto