A+ A A-

Marga TANG

  • Written by  Liang U
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Mandarin: Tang 唐; Hokkian: Tng; Tiociu: Teung; Hakka: Thong; Konghu: Thong. Ejaan lama di Indonesia: Hokkian: Teng, Tong; Hakka: Thong Pusat leluhur: Jinchang di propinsi Gansu , Jinyang di kota Taiyuan propinsi Shanxi sekarang, Beihai dan Luguo di propinsi Shandong sekarang.



Dalam ejaan Belanda tidak ada ng sebagai huruf hidup, karena itu pejabat imigrasi zaman Belanda, maupun orang Tionghoa yang hanya kenal huruf Tionghoa saja, tidak mampu menuliskan sne yang tidak ada huruf hidupnya,salah satunya adalah Tng, disini ng dibaca seperti logat Jakarta ng pada kata ngga (tidak). Akan tetapi bentuk Tng tidak biasa, lalu ditulis yang bunyinya paling mirip yaitu Teng, teng di sini harus dibaca teng seperti kata tenggara, bukan teng pada benteng. Teng pada benteng adalah sne lain.

Sebagian orang diperkirakan karena tidak mau kabur dengan sne Teng, maka menulisnya menjadi Tong, karena Tongtiao atau dinasti Tang 唐, ditulis Tong.

Penulisan ini tak salah meskipun tidak biasa. Jarang orang Hokkian menulis sne Tang ini menjadi Tong yang merupakan bahasa tulisan, kebanyakan menggunakan bahasa lisan Tng. Dinasti Tang memang dalam Hokkian dinasti Tong, karena nama negara, harus pakai bahasa tulisan, sedang sne kebanyakan bahasa lisan.

Anak kaisar Giao Danzhu diangkat menjadi penguasa di negara Tang. Negara ini sampai awal dinasti Zhou 周 masih merupakan negara merdeka bernama Tangdu 唐 杜. Zaman kaisar kedua Zhou Chengwang 周 成 王 (Ciu Seng Ong) berkuasa, negara Tangdu ini dihancurkannya. Sebagian dari keturunannya menggunakan sne Tng (Tang) sebagai snenya. .

Setelah negara Tangdu ini dihancurkan, Chengwang memberikan negara ini kepada adiknya yang bergelar Tangshu Yu 唐 叔 虞 (Tng Sioggu). Raja kedua (leibh tepat rajamuda kedua) memindahkan
ibukotanya dan mendirikan negara Jin 晋。 Negara Tang hilang, tapi keturunannya menggunakan huruf Tng sebagai snenya (untuk sne dibaca Tng). Inilah sumber kedua leluhur sne Tng. Untuk nama negara,huruf Tng 唐 ini biasa dibaca Tong (Mandarin selalu Tang).

Selain kedua jalur leluhur di atas, masih ada beberapa suku minoritas non Han yang mengubah snenya menjadi Tng.

Perlu diperhatikan, meskipun huruf Tionghoa Tng adalah sama dengan huruf Tong dari dinasti Tang (Tong, 618-907), sne Tng tak ada hubungannya dengan dinasti Tang, dinasti Tang didirikan oleh sne Li 李。

Meskipun demikian orang sne Tng ternama pada zaman Han 汉 apalagi zaman Tang 唐 sangat banyak, di antaranya: Tang Meng 唐 蒙, Tang Song 唐 颂, Tang Jian 唐 俭. Zaman dinasti Song 宋 ada Tang Jie 唐 杰, yang sejak berumur dua tahun telah tahu akan berbakti kepada orang tua. Nenek tirinya sakit dan menjadi buta. Tang Jie tiap hari mejilati mata neneknya sampai akhirnya neneknya dapat melihat kembali.

Zaman dinasti Ming 明 ada panglima angkatan laut yang bernama Tang Shunzhi 唐 顺 之 yang berhasil memukul mundur tentara Jepang yang mau menyerbu masuk ke Tiongkok. Zaman dinasti Qing 清 ada Tang Ying 唐 英, Tang Jingsong 唐 景 崧, Tang Cai 唐 才 dll.

Pada zaman sekarang ada Tang Jiaxuan 唐 家 璇, mantan menteri luar negeri RRT dan Tang Fei唐 飞 , mantan menteri pertahanan dan perdana menteri Taiwan。

Di Tiongkok daratan sne Tng menduduki peringkat 26 besar, sedang di Taiwan nomor 69.

(Liang U )

Budaya-Tionghoa.Net | 18320

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/604-marga-tang

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto