A+ A A-

Tanda Balak Pada Bhiksu Tiongkok

  • Written by  Huang Di
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Sering kali kita melihat  dalam beberapa film silat. Dimana kepala bhiksu ada balak 6 (model kartu kiu2) yang merupakan ciri khas bhiksu Tiongkok.Tanda itu berasal dari bekas bara hio/dupa yang diletakkan dikepala bhiksu ketika ditasbihkan sebagai bhiksu.

Artikel Terkait:

{module [201]}

Kebiasaan ini baru ada pada masa dinasti Ming. Kaisar Ming pertama yakni HongWu/Zhu YuanZhang mengeluarkan dekrit kekaisaran untuk para bhiksu. Mereka yang hendak ditasbihkan sebagai bhiksu harus melalui prosesi ditaruh enam bara dupa diatas kepalanya. Dekrit ini dikeluarkan oleh Zhu Yuan Zhang , karena iapun mantan bhiksu karena itu dia  tahu betapa banyaknya orang yang menjadi parasit masyarakat dengan menjadi bhiksu, gemar bermain wanita dan juga mengkoleksi harta.


Walau pada jaman sekarang , praktek ini tidak ada lagi. Tapi ada beberapa bhiksu yang memang benar2 niatnya menjadi bhiksu , suka melakukan hal ini secara diam2. Tapi bukan kepalanya yang disundut lagi , tapi lengannya. Ada pula yang melakukan CanKui. Saran saya jika anda menjumpai bhiksu dari Tiongkok dan  kepalanya mulus ,liat lengannya saja. Siapa tau ada nyang menyamar jadi bhiksu.

 

Budaya-Tionghoa.Net | No 264


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.


 

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/627-tanda-balak-pada-bhiksu-tiongkok

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto