A+ A A-

Apakah Dinasti Qing Anti Kristen ?

  • Written by 
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Banyak orang yang beranggapan bahwa dinasti Qing anti agama Kristen. Padahal sebenarnya tidak. Kaisar Qian Long memberi ijin kepada gereja Orthodox untuk menyebarkan ajarannya bahkan oleh kaisar QianLong, satu kelenteng Wu Miao dirubah menjadi gereja Orthodox untuk umat gereja Orthodox beribadat.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

Yang menjadi permasalahan adalah sikap beberapa oknum Kristiani yang tidak mau menghormati budaya orang Tionghoa terutama cara orang Tionghoa menghormati leluhurnya, Tuhan dan para tokoh yang berjasa. Juga cara penyebutan Tuhan yang dianggap melecehkan para kaisar dinasti Qing, selain itu perlu diingat sejak ribuan tahun yang lalu di Tiongkok, agama tidak pernah berada diatas kerajaan seperti halnya di Eropa. Dan orang Tiongkok tidak akan mau mengakui satu lembaga keagamaan yang berada diatas negara.


Kita perlu ingat masing-masing bangsa memiliki caranya masing-masing. Akidah agama apapun, tidak akan terlepas dari budaya di agama tersebut berkembang, bahkan tradisi agama yang melekat juga tidak akan luput dari budaya suatu negara yang mempengaruhi agama tersebut.


[Foto Ilustrasi : Vmenkov , "Former Orthodox church in Hankou (Wuhan)",9 September 2008 , Public Domain]

Sebagai contoh adalah perayaan Natal, Valentine itu jelas-jelas pengaruh dari budaya Romawi. Contoh diatas yang saya tulis tidaklah bertujuan memicu perang agama di milist ini tapi lebih bertujuan agar kita bisa saling memahami.Jangan memakai kacamata kuda dalam menilai suatu budaya, terutama budaya yang dimiliki oleh orang Tionghoa itu sendiri.

Jika orang barat mengatakan "Say it with flowers" maka orang Tionghoa akan mengatakan "Say it with foods". Karena itu dalam acara pemakaman, ada yang menggunakan bunga dan ada yang mengunakan makanan.Orang Eropa terpengaruh kata-kata Shakespeare, "Apa arti sebuah nama, mawar tetap harum." Orang Tionghoa yang dalam perkembangan sejarahnya dipengaruhi filsafat Penamaan atau Mingjia menekankan pentingnya nama sebagai suatu identitas diri juga untuk pengelompokkan jenis-jenis binatang, tumbuhan dan sebagainya.


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/63-apakah-dinasti-qing-anti-kristen-

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto