A+ A A-

Marga Yo , Jo , Njoo , Yang , Injo

  • Written by  Liang U
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Mengenai asal usul sne yang satu ini, para ahli masih belum sepenuhnya sepakat. Mengenai kedatangan marga Yo ke Indonesia, tidak ada bedanya dengan marga lain. Yaitu tekanan hidup di Tiongkok yang tak habisnya berperang. Memang pernah Tiongkok tenang dan jaya, misalnya permulaan dinasti Han, dan permulaan dinasti yang lain.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Meskipun demikian, pendapat bahwa sne Yno ini berasal dari sne Ki (Ji ¼§) sulit dibantah. Memang dari sne Ki yang menguasai dinasti Ciu (Zhou), telah terpecah menjadi banyak sekali sne baru, salah satunya adalah sne Yno ini.

Anak kaisar Zhou Xuanwang (Ciu Suan Ong) dari dinasti Ciu (Zhou), yang bernama Shangfu diangkat menjadi rajamuda di Yang (Yno) dan dipanggil Yanghou (Ynohou) atau raja muda dari Yno. Keturunannya kemudian menggunakan Yno menjadi sne. Tempat yang menjadi sumber keluarga Yno ini sekarang termasuk wilayah propinsi Shanxi di Tiongkok Utara.

Dalam sejarah kita mengenal banyak pahlawan keluarga Yno, diantaranya pada saat kerajaan Song, sebuah keluarga Yno yang hampir semua laki-lakinya gugur dalam membela kerajaan dari serangan orang Kim dari utara, tinggal anak laki-laki yang masih muda usia Yno Bun Kong (Yang Wenguang) bersama ibunya Bok Kui Eng (Mu Guiying) memimpin para janda keluarga Yno yang para suaminya sudah gugur semua, mengadakan perlawanan membela negara dan berhasil menahan serangan musuh. Kisah yang sudah melegenda ini dapat kita temukan dalam film-film, opera dan lain-lain dengan judul ¡°Jenderal Keluarga Yang¡±.

Pada zaman dinasti Tang (Tong) kita mengenal wanita cantik yang menjadi guifei (kuihui, selir raja tertinggi hanya di bawah permaisuri) bernama Yno Giok Huan (Yang Yuhuan) dan kakak laki-lakinya Yno Kog Tiong (Yang Guozhong) yang menjadi perdana menteri dan telah berubah menjadi pejabat korup, telah menimbulkan keresahan dan berakibat kerusuhan. Akhirnya Yno Giok Huan dihukum gantung, karena dianggap menjadi penyebab saudaranya yang menjadi perdana menteri itu menjadi korup. Yno Giok Huan di anggap salah satu wanita tercantik di dalam sejarah Tiongkok yang mempengaruhi jalannya sejarah.

Pada tahun 1930an, jenderal pemerintah Tiongkok Guomindang (Kuomintang) saat itu, Yang Hucheng, telah menculik generalisimo Chiang Kai Sek, dan dipaksa untuk menghentikan perang saudara dengan kaum komunis, dan bersama melawan Jepang. Di samping itu, keluarga Yno pernah memerintah Tiongkok dan menjadi kaisar dinasti Sui (581-618), pada masa pemerintahan kaisar kedua ini Yno Kong (Yang Guang) atau kaisar Sui Yangdi memerintahkan membangun terusan dari Hangzhou di selatan sampai ke utara dekat Beijing sekarang. Terusan ini sekarang merupakan salah satu urat nadi perhubungan air di Tiongkok. Seorang sne Yno yang lain Yang Shangkun adalah presiden RRT pada akhir tahun 80an abad yang baru lalu.

Tidak dapat dilupakan pula Yang Yang pemain bulutangkis tunggal putera RRT kenamaan yang pernah menjagoi dunia perbulutangkisan. Orang Tionghoa di Indonesia kebanyakan menulis snenya menjadi Jo untuk orang Hokkian dan Jong untuk orang Kheq, dengan ejaan baru menjadi Yo dan Yong. Akan tetapi cara penulisan Yo tidak mencerminkan bunyi yang sebenarnya.

Dalam dialek Hokkian Yo ini harus dibaca dengan bunyi hidung, oleh karena itu sekarang ditulis Yno untuk logat Zhangzhou, dan Ynu untuk logat Xiamen dan Quanzhou, n menunjukkan bunyi hidung. Ejaan lama Jo ini dicoba diperbaiki oleh sebagian orang, tapi dalam bahasa Indonesia maupun dialek Jawa dan Sunda tak ada bunyi hidung.

Akhirnya digunakan huruf nj, karena nj mengandung bunyi hidung juga, maka ditulislah menjadi Njo atau Njoo (ingat dalam bahasa Belanda oo mendekati u), jadi yang dimaksud Njo dan Njoo (Nyo dan Nyoo dalam ejaan baru) sebetulnya adalah Yno dan Ynu. Ada juga yang menulis sne Yno ini menjadi Injo atau Injoo. Ini adalah percobaan menulis bunyi asli Yno atau Ynu, terutama di daerah Jawa. Contohnya: Almarhun Injo Beng Goat, pemimpin redaksi Star Weekly, majalah mingguan dari Harian Keng Po Jakarta, Yang kemudian menjadi Kompas.

oleh LIANG U .
4295-20040620

FIGUR BERMARGA YANG

  1. Yang Guifei (719-756 Dinasti Tang) : Yang Guifei (Guifei adalah gelar kehormatan selir, setingkat di bawah permaisuri) terlahir dengan nama Yang Yuhuan di provinsi Shaanxi. Yang Guifei dikatakan memiliki wajah yang akan membuat bunga-bunga malu. Pada usia 16 tahun Yang Yuhuan menikah dengan putra kaisar Xuangzong (Li Longzi), pangeran Shou, Li Mei yang berusia sama. Yang juga adalah salah satu dari empat wanita tercantik di sejarah Tiongkok , Si Da Mei Ren.
  2. Nyoo Cheong Seng (1902-1962 Indonesia) : Nyoo Cheong Seng [Njoo Cheong Seng] atau NCS dilahirkan di Bangkalan Madura pada tahun 1902 . [1] Dia merupakan penulis Melayu-Tionghua yang paling terkenal , paling kreatif dan paling produktif.
  3. Yang Lihui (China) : 杨利慧, seorang professor dibidang folklore dan mitologi di Beijing Normal University.
  4. Injo Beng Goat (1904-1962 Indonesia) : pemimpin redaksi Star Weekly, majalah mingguan dari Harian Keng Po Jakarta, Yang kemudian menjadi Kompas.
  5. Akan terus diupdate


Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(2 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/83-marga-yo--jo--njoo--yang--injo

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto