A+ A A-

Film Kungfu Panda 2 [2011] - Chengdu dan Kung Fu Panda 2

  • Written by  Andy Laksmana Sastrahadijaya
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Chengdu, Tiongkok, 24 Mei 2011/PRNewswire-Asia/ - Film Kung Fu Panda 2 buatan Dreamworks Animation's akan diputar di bioskop pada tanggal 26 besok dan menjelang rilis, Pengarah Seni Raymond Zibach, yang mewakili Dreamworks Animation, akan datang ke Chengdu untuk Pemutaran Perdana di Tiongkok, dan untuk menjelajahi kota kelahiran panda nyata. Di Chengdu, Zibach akan menceritakan bagaimana penelitiannya mengenai budaya Chendgu yang sedang berkembang membantu mengilhami pembuatan film tersebut dan bagaimana ia memasukkan unsur-unsur baru dari wilayah ini ke dalam film. Dalam sekuel kedua ini, Panda Po yang terkenal itu akan mengunjungi Chengdu, kampung halamannya, tempat ia dapat menemukan lebih banyak tentang asal-usul Kung Fu dan sejarah keluarganya.



Selama tiga hari di Chengdu, Zibach akan mengunjungi beberapa lokasi yang ditampilkan dalam Kung Fu Panda 2, termasuk tempat bersejarah Taois di Gunung Qingcheng, tempat ia dapat menyaksikan keindahan "Lembah Kedamaian" yang ditayangkan dalam film, secara nyata; ia juga akan mengunjungi Situs Peninggalan Budaya Jinsha dan jalur Lebar dan Sempit yang terkenal itu. Selama produksi, kru pembuat film Dreamworks mengunjungi Chengdu pada tahun 2008 untuk memastikan bahwa daerah itu digambarkan secara akurat, bahkan menemui bayi panda yang mengilhami tokoh Kungfu Po, yang tinggal di Pusat Pembiakan Panda di sana. Sebagai anggota inti tim kreatif, pengalaman unik Zibach di Chengdu memberinya inspirasi dalam menciptakan Kung Fu Panda 2.

Kerjasama antara DreamWorks Animation dan Chengdu dimulai pada tahun 2008, ketika CEO Jeffrey Katzenberg beserta tim kreatif yang berada di balik pembuatan film Kung Fu Panda pertama mengunjungi kota kelahiran panda raksasa itu.

"Kami menemukan misteri asal-usul Po selama kunjungan kami ke Chengdu," tutur Katzenberg.

"Pemasukan halus kebudayaan Tionghoa dalam film merupakan batu loncatan bagi Hollywood untuk memasuki pasar Tiongkok," kata Katzenberg pada konferensi pers pada 14 April di Los Angeles. "Unsur-unsur keTionghoaan dalam Kung Fu Panda diterima dengan baik oleh para penonton Tionghoa, dan film ini memecahkan catatan box-office Tiongkok sebagai film animasi yang mendatangkan penghasilan kotor terbanyak."

Film Kung Fu Panda ini melancarkan serbuan global tahun 2008, yang merupakan film ketiga terbesar tahun itu.  Jack Black, Angelina Jolie, Dustin Hoffman, dan Jackie Chan adalah para pengisi suara para tokoh animasi dalam film itu.

Kota-kota di Tiongkok beberapa tahun belakangan ini telah menciptakan program-program untuk menyorot pentingnya budaya dan sejarah kota mereka. Chengdu telah berhasil khususnya dalam pendekatan ini, setelah meluncurkan program "Pambassador" tahun lalu, yang menghadiahi enam peserta dengan memberi mereka kesempatan untuk menjadi "juru bicara dunia" untuk perlindungan panda raksasa. Tahun ini, penggemar film animasi di seluruh dunia akan dapat mengalami keajaiban Chengdu di layar lebar dengan Kung Fu Panda 2. Sebagai salah satu harta nasional Tiongkok, Panda merupakan ciri khas unik Chengdu, dan telah membantu Chengdu memasarkan diri secara internasional.

"Dengan memasukkan beberapa unsur Chengdu dalam film Kung Fu Panda 2, kami berharap bahwa orang di seluruh dunia dapat lebih mempelajari kebudayaan dan pemandangan unik Chengdu, termasuk status Chendu sebagai kota kelahiran Panda Raksasa!" kata seorang wakil Pemerintah Kotapraja Chengdu.


{youtube}YdaMGcOyfjM{/youtube}

MENGENAI CHENGDU

Chengdu, ibukota provinsi Sichuan, merupakan pusat politik, ekonomi, dan kebudayaan Provinsi Sichuan. Dengan jumlah penduduk 13 juta orang, Chengdu merupakan pusat keuangan Tiongkok sebelah barat daya. Pada tahun 2009, Chengdu ditunjuk sebagai kota utama pariwisata di Tiongkok Barat oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB. Di sana terdapat lima situs peninggalan dunia, termasuk Gunung Qingcheng, tempat kelahiran Taoisme dan merupakan salah satu situs peninggalan alami dan kebudayaan dunia; Sistem Pengairan Dujiangyan, yang sekarang ini masih berfungsi dan yang dibangun lebih dari 2.200 tahun yang lalu; Buddha Raksasa Leshan; dan Gunung Emei semuanya berada dalam radius 300km dari kota Chengdu.

Chengdu merupakan kota kelahiran panda raksasa dan membanggakan diri sebagai kota yang memiliki panda raksasa liar terbanyak di dunia. Kota ini memiliki Pangkalan Riset Chengdu bagi Pusat Pembiakan Panda Raksasa, yang merupakan fasilitas pembiakan panda paling maju di dunia. Para pengunjung pusat pembiakan ini dapat menonton beberapa panda yang sedang bermain-main dalam lingkungan alam yang disimulasikan dan dapat berada di dekat hewan lucu itu.


Untuk mendapatkan informasi lebih terperinci mengenai tayangan perdana Kung Fu Panda 2 di Tiongkok, silakan buka situs: http://ent.news.chengdu.cn/content/2011-0/24/content_717256.htm

SUMBER: Kantor Informasi Kotapraja Chengdu

http://www.prnewswire.com/news-releases/kung-fu-panda-2-art-director-comes-to-china-122496058.html

Dalihbahasakan oleh: ALS

TAUTAN INTERNAL

http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/message/57891

CATATAN ADMIN : Tulisan dari versi milist  ini mendapat penambahan video atau foto untuk versi web


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan link aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/842-film-kungfu-panda-2-2011-chengdu-dan-kung-fu-panda-2

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto