A+ A A-

REFLEKSI SPIRITUALITAS BUDAYA TIONGHOA DARI JAMAN DAHULU HINGGA SEKARANG DALAM FENGSHUI

REFLEKSI SPIRITUALITAS BUDAYA TIONGHOA

DARI JAMAN DAHULU HINGGA SEKARANG

DALAM FENGSHUI

 

 

PENDAHULUAN

Orang sering mengasosiasikan fengshui[1] sebagai cara menata rumah sehingga melahirkan rejeki, ketenangan dan kesehatan. Dalam melihat fengshui juga yang digunakan adalah papan kompas dan melihat aliran qi, dimana salah satu metode adalah menggunakan arah duduk dan arah hadap dengan penggunaan system penghitungan tahun, seperti misalnya yang digunakan dalam metode Feixing.

Salah satu dasar yang menjadi acuan fengshui adalah gunung dan air, dimana ini terkait dengan peradaban purba. Salah satu bencana alam yang sering menimpa masyarakat purba adalah banjir. Dengan adanya bencana banjir, akan mendorong masyarakat Tiongkok purba mencari cara mengatasi banjir itu. Salah satunya adalah dengan mencari lokasi yang aman dari banjir itu. Walau demikian, cara-cara mengatasi banjir itu dalam masyarakat Tiongkok purba dibalut dengan mitos, karena itu perlu dipahami terlebih dahulu bagaimana mitos Tiongkok dalam menghadapi bencana alam terutama banjir, sehingga lebih bisa memahami mengapa lahirnya fengshui sebagai bagian dari lima ilmu 五术.[2]

Read more...

Pengaruh Falsafah Tiongkok yang tersirat dalam Seni arsitektural Tiongkok klasik terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi perancangan bangunan di Indonesia.

Seminar Sehari

Pengaruh Falsafah dan Budaya Tionghoa terhadap Ilmu Pengetahuan dan Bidang Kehidupan di Nusantara

Minggu, 29 November 2015

Waktu : 09.45 - 11.45 WIB

Universitas Parahyangan Fakultas Filsafat

                                      Jl. Nias 2, Bandung

 

Judul Makalah: Pengaruh Falsafah Tiongkok yang tersirat dalam Seni arsitektural Tiongkok klasik terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi perancangan bangunan di Indonesia.

 

 

Sidhi Wiguna Teh

 

Jurusan Arsitektur

Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara, jakarta.

 

 

 

 

 

 

Abstrak

Fengshui sebagai salah satu ilmu yang menjadi trend perlu digali untuk menemukan akarnya sehingga slogan east meet west tidak sekedar kosmetik yang akan berkembang dan kemudian layu dengan cepat.

 

Pendekatan filosofis perlu dilakukan untuk bisa menemukan hal yang lebih esensial sehingga manfaat dari penerapan ilmu fengshui dapat berjalan daqn salah kaprah yang terjadi dimasyarakat dapat diminimalisir.

 

 

Kata Kunci: Fengshui, Yi Jing, East meet West, Akar

 

 

Read more...

Fu Zhou 符咒- Asal Usul Hu dan Perkembangannya [Part 1]

Budaya-Tionghoa.Net| Asal usul hu itu sendiri sudah ada sejak ribuan tahun yg lampau dan juga sebenarnya tersisa hingga jaman sekarang tanpa kita sadari. Pada awalnya hu itu adalah serangkaian tulisan pengharapan manusia yang diukir diatas kayu tao ( peach )atau juga kayu lainnya. Seperti misalnya Xinnian Kuaile / Happy New Year juga bisa dikategorikan fu, atau juga sekedar tulisan Sabbe Bhantu Sukhitatta juga termasuk jenis fu, bisa juga Tuhan berkatilah rumah ini. Jadi semua tulisan yg bersifat pengharapan , doa termasuk jenis hu. Tapi dalam perkembangannya menjadi hal yg berbeda dan berkaitan dengan qi/energi, pikiran yg positif dan symbol-simbol serta budaya Tionghoa.

 

 

Read more...

Menjelajahi misteri ciamsi dan pwa pwee ( bag.2 tamat )

Ciamsie dan Pwapewe Sebagai Sarana Kehidupan dan Komunikasi

                Pada umumnya sebagian besar masyarakat Tionghoa dan juga para penganut kepercayaan Tionghoa tidak mengetahui secara jelas apa yang dimaksud dengan ciamsi 籤詩dan kiuciam/ qiuqian 求籤. Ciam artinya adalah batang bambu yang digunakan untuk divination. Kiu ciam adalah “memohon ciam” dan ciamsie adalah kertas hasil ciuciam yang isinya syair-syair.

Read more...

Menjelajahi misteri ciamsi dan pwa pwee ( bag.1 )

Menjelajahi misteri ciamsi dan pwa pwee

Pendahuluan

                Ciamsi dan pwapwee adalah barang yang umum dapat dilihat dalam kelenteng-kelenteng. Hampir semua umat kelenteng mengenal metode ini dan selalu dianggap sebagai metode peramalan dan tidak jarang ada yang mentertawakan metode ini karena dianggap tahayul atau rumus probilitas belaka dan tidak ilmiah. Tidak sesuai logika, jawaban mereka yang mentertawakan itu. Menurut prof.Bambang Soegiharto, “Kini makin disadari pula bahwa ‘logika’ sesungguhnya tidaklah satu, bukanlah hanya logika formal ala Aristoteles.Logika adalah sistem-sistem yang digunakan untuk menalarkan dan menjelaskan hubungan sebab-akibat, dan ada bermacam sistem.Sistem itu lahir seringkali sebagai konsekuensi dari ‘worldview’ (falsafah) tertentu yang khas, dan dipengaruhi karakter bahasa tertentu yang spesifik.” Sedangkan logika yang digunakan untuk mentertawai adalah logika dari kerangka berpikir barat. Bambang Soegiharto menambahkan bahwa “Orang kini makin menyadari bahwa realitas tak pernah lepas dari tafsiran: hidup berarti menafsir. Dan penafsiran selalu ditentukan oleh kerangka pemahaman awal kita (mind-frame), tak ada tafsir obyektif netral murni.”  Manusia memang selalu menafsir semua yang ada dalam kehidupannya, disini kita juga harus menyadari bahwa ciamsie dan pwa pwee tidak lepas dari menafsir apa yang tersirat maupun tersurat.

Read more...

Mengapa Umur dalam Penanggalan Tionghoa Lebih Setahun?

Budaya-Tionghoa.Net |Tahun kuda baru mulai, bayi yang lahir saat ini kalau melihat penanggalan adalah snio kuda, dan tertulis di kalender angka 1, berarti satu tahun, sedang sebetulnya baru beberapa hari.
Saya menemui beberapa orang yang bertanya, mengapa umur dalam penanggalan Tionghoa lebih setahun, jadi kalau dalam penanggalan barat berumur 18 tahun, dalam penanggalan Tionghoa 19 tahun?

Read more...

Menanyakan Rumah Mana Yang Hendak Dijual Terlebih Dahulu - Aplikasi Yijing & Astrologi Barat

Budaya-Tionghoa.Net | Seorang teman mempunyai dua rumah dan ia berniat menjualnya; sebut saja Rumah I dan Rumah II. Ia lalu menanyakan pada saya, rumah mana yang hendaknya dijual terlebih dahulu. Saya memutuskan akan menggunakan Yijing dan Astrologi Barat sebagai alat bantu. Astrologi Barat memang memiliki cabang bernama Horary Astrology, yakni suatu metoda yang mirip Yijing. Kita membuat peta langit pada saat hendak mengajukan pertanyaan tersebut dan melakukan berbagai penafsiran. Baiklah kita akan mulai dengan Rumah A terlebih dahulu.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto