A+ A A-
Dinasti Ming

Dinasti Ming (18)

Dinasti Ming (1368 - 1644M ) : Pelayaran Samudera

Budaya-Tionghoa.Net | Setelah berhasil mengusir Bangsa Mongol, Zhu Yuanzhang menobatkan dirinya sebagai kaisar dengan gelar Ming Daizhu (1368 –1398). Tahun pemerintahannya disebut dengan Hongwu, sehingga Beliau juga dikenal dengan sebutan Kaisar Hongwu. Dinasti barunya tersebut diberi nama Ming.

Read more...

Perang Tamao ( 屯門之戰 )

Perang Tamao ( 屯門之戰 )


Umumnya kita saat belajar sejarah dunia, tahunya pada abad ke 16 itu yang berjaya di lautan adalah Portugis dan Spanyol. Sejarah membuktikan bahwa Portugis pernah kalah melawan armada laut Ming sebanyak dua kali dalam perang Tamao ( 屯門之戰 ). Sebelum perang ini bermulai, kita harus tahu bahwa Portugis dan Spanyol berusaha menguasai jalur pelayaran, ekonomi dan kejayaan mereka disamping mencoba memberadabkan dunia, yang terkadang dengan perbuatan tidak terpuji. Dinasti Ming sering berhadapan dengan bajak laut yang satu ras, tapi pada tahun 1493, di Dong Guan ( Guang zhou ) ada segerombolan bajak laut asing yang diusir oleh Yuan Guang 袁光, dari beberapa mayat itu diperkirakan orang Portugis.
Tahun 1514, George Alvares diam2 memerintahkan bajak laut Portugis untuk menguasai Tunmen dan membangun benteng.


Fernão Peres de Andrade dan Tomas Pirez di tahun 1518 bulan agustus tanggal 15 mencapai Tunmen dan saat hendak memasuki sungai Zhu, dihadang oleh maririr Ming, Portugis malah melakukan serangan pada mariner Ming, sehingga suasana menjadi tegang. Orang Portugis itu kemudian menyamar menjadi orang Islam yang hendak mengunjungi kaisar Ming, mereka melakukan penyamaran itu karena mereka tahu dinasti Ming tidak begitu menyukai orang Portugis apalagi kelakuan mereka yang merampoki wilayah pesisir selatan Tiongkok di abad sebelumnya.


Kejadian perang Tamao pertama terjadi pada akhir bulan Agustus dan pertengahan September 1521 juga disebabkan ulah Portugis yang menguasai Tunmen secara diam2, membangun benteng, menculik anak2, perempuan untuk dijadikan budak dan dijual ke Melaka. Dinasti Ming memerintahkan agar tindakan ini dihentikan tapi tidak diperdulikan oleh Portugis, sehingga tindakan keras diambil oleh Ming dengan memerintahkan Wang Hong 汪鈜 untuk mengusir orang Portugis yang saat itu dipimpin oleh Simão de Andrade. Wang berhasil mengalahkan orang Portugis dan dinasti Ming melarang orang Portugis untuk melakukan aktifitas ekonomi lagi di Tiongkok. Baru pada tahun 1553, Portugis diijinkan menjadikan Macao menjadi base aktifitas mereka.
Perang Tamao ke dua terjadi pada bulan Agustus 1522. Perang ini masih terkait juga dengan kejadian perang pertama ditambah lagi dengan kasus kesultanan Melaka yang diserbu dan dikuasai oleh Afonso de Albuquerque pda tahun 1511. Armada Portugis dipimpin oleh Martin Alfonso de Mello bertujuan melakukan upaya meredakan ketegangan yang terjadi pada tahun sebelumnya, tapi sayangnya ia juga melakukan hal yang sama, yaitu meminta hak untuk membangun benteng di Tunmen. Selain kasus2 kelakuan Portugis itu, kasus penyerbuan dan penguasaan Melaka membuat dinasti Ming marah dan menuntut agar sultan Mahmud Shah dibebaskan dan dikembalikan lagi kedudukannya sebagai penguasa Melaka. Perang ini juga dimenangkan oleh Wang Hong.


Tindakan dinasti Ming yang keras terhadap Portugis itu lebih disebabkan oleh perilaku Portugis itu sendiri yang melakukan serangkaian perampasan, perampokan dan juga penculikan di wilayah Tiongkok.

Read more...

Benarkah Kaisar Hongwu dan Permaisuri Ma adalah Suku Hui dan Beragama Islam?


Tadi siang menjelang sore, seorang teman mengangkat persoalan mengenai Islam di Zhongguo dalam conference YM. Salah satu yang diklaim sebagai muslim adalah Permaisuri Ma (Ma Xiuying, permaisuri Zhu Yuanzhang). Tentang klaim seperti itu sebelumnya saya pernah dengar, termasuk Huang Feihong dan Hakim Bao yang diisukan muslim. Tapi untuk dua tokoh tersebut belum pernah saya selidiki kebenarannya. Hari ini, karena penasaran saya mencoba searching lebih lanjut. Dan ternyata tidak hanya Empress Ma yang diisukan muslim, kaisarnya sendiri, Emperor Hongwu, kaisar pendiri dinasti Ming juga, dan bahkan mereka diisukan berasal suku Hui, bukan Han. Marilah kita menelaah isu tersebut.

Read more...

Apakah Zhenghe Mencapai Amerika ?

Budaya-Tionghoa.Net | Banyak sudah spekulasi mengenai kemana saja armada Zhenghe berlayar. Saya tidak mengatakan bahwa Zheng He atau ekspedisinya tidak menemukan benua Australia atau Afrika. Justru bukti-bukti sejarah sudah mengatakan bahwa Australia sudah ditemukan sejak lama, misalnya suku Bugis dari pulau Sulawesi sudah mencapai Australia. Begitu pula catatan dari dinasti Song sudah ada membahas Australia. Tetapi bagaimana dengan spekulasi perjalanan Armada Zhenghe ke benua Amerika ?

Read more...

Apakah Zhenghe Adalah Penjajah ?

Budaya-Tionghoa.Net | Saya mendapat pertanyaan dari beberapa rekan, terutama mengenai Zheng He yang disebut penjajah dan memiliki ambisi perluasan teritori Dinasti Ming. Dalam hal ini, pendapat seperti itu bukan pendapat yang usang. Sekitar tahun 70an sudah ada tulisan mengenai hal itu dan dibuat oleh orang Russia yang bernama Dr.Bokhawan dengan judul "A Chinese Empire In Nearly 15th Century".

Read more...

Sekilas Unit Militer Dimasa Dinasti Ming

Budaya-Tionghoa.Net| Pada masa Dinasti Ming banyak divisi (unit militer) yang disebut dengan menggunakan kata Wei dibelakangnya. Misalnya Jing Yi Wei (yang terkenal) ,Long Hu Wei , Shen Yang Zhuo Wei , Jin Wu Wei dan lain-lain. Banyaknya Wei ini disebabkan pada masa Dinasti Ming , unit besar militer disebut Wei Shuo. Masih ada lagi yang disebut lima Tangsi atau Wu Ying.

Read more...

Wokou - Bajak Laut Jepang

Photo Courtesy : Yu Ninjie

Budaya-Tionghoa.Net | Mungkin saya disini dapat ikut bicara secara terbatas mengenai fenomena perompak-perompak atau bajak laut Jepang itu yang memterror pantai pesisir Tiongkok terutama pada propinsi Jiangsu dan Zhejiang selain Guangdong, Fujian dan Shandong pada abad ke 16 (1540-1565), ketika Tiongkok dibawah kekuasaan dinasti Ming.

Read more...

秦良玉 Qin Liangyu - Panglima Wanita Miao di Jaman Ming

[Photo Courtesy : anniewongart.com]

Budaya-Tionghoa.Net 秦良玉 Qin Liangyu (1574~1648) adalah seorang panglima wanita terkenal di masa jaman akhir dinasti Ming. Beliau lahir di provinsi Sichuan, dari keturunan etnis Miao. Selama masa mudanya, beliau belajar keahlian berkuda, memanah dan bela diri dari ayahnya. Dan juga mempelajari sastra, khususnya dalam bidang berpuisi. Ia menikah dengan seorang pemimpin militer daerah dan mendampingi suaminya dalam masa tugas dalam beberapa pertempuran kecil menghadapi panglima-panglima perang (panglima independen yang seringkali bertingkah laku seperti perampok) setempat di perbatasan barat daya dinasti Ming. Setelah suaminya meninggal, Qin Liangyu kemudian menggantikan posisi suaminya.

Read more...

Zheng He , Pelaut Besar Yang Dilupakan

 Budaya-Tionghoa.Net | Menjelang perayaan kedatangan Sam Poo Tay Djin, dan memperingati peristiwa 607 tahun yang lalu ini (dihitung dari awal pelayaran Zheng He thn 1405 M), marilah kita merenung sejenak. Bayangkan, satu usaha maritim yang begitu megah, selama 600 tahun ini seakan–akan dilupakan dan dibiarkan terkubur dalam debu–debu sejarah. Di dunia internasional, nama Zheng He hampir tidak terdengar bila dibandingkan dengan gema yang ditinggalkan para petualang dari negeri barat seperti Columbus, Vasco da Gama, dan Magellan.

Read more...

Zheng He , Pelaut Besar Yang Dilupakan [2] - Kesempatan Yang Terbuang Sia-Sia

 

[Foto Ilustrasi : Martin Stuart Fox , China and Southeast Asia , p 83]

Budaya-Tionghoa.Net | Kecuali hal–hal yang telah disebutkan diatas, masih ada satu perbandingan yang penting. Setelah missi muhibahnya dinyatakan selesai, sejak itu pula keberadaan angkatan laut Tiongkok, baik pada zaman Dinasti Ming dan sesudahnya tak pernah lagi muncul di lautan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto