A+ A A-
Buddha

Buddha (21)

Tong Samcong [602-664M] - Rohaniwan , Pengelana & Penerjemah Termashur

Budaya-Tionghoa.Net | Pendeta Tong (602~664 M) yang kita kenal dalam cerita "Si You Ji" "Perjalanan ke Barat" adalah tokoh sejarah Dinasti Tang dalam peranannya sebagai pendeta Buddhis. Ia terkenal bukan hanya sebagai seorang agamawan, namun juga pengelana dan penerjemah termashyur di masanya. Ia lahir di Luo Jhou, sekarang di propinsi Henan dengan nama Chen Hui, anak keempat dari seorang terpelajar yang menjabat sebagai pejabat bupati Kabupaten Jiang Lin. Untuk selanjutnya, namanya terkenal dengan nama Buddhis-nya Syuan-zang, Tang Syuan-zang, Tang San-zang atau Tong Sam-cong. Perlu diketahui Si You Ji adalah novel yang ditulis oleh Wu Cheng-en dari Dinasti Ming. Jadi, novel tadi sebenarnya cuma berlatar belakang sejarah, namun bukanlah sejarah kehidupan pendeta Tong itu sendiri.
Read more...

Bhiksu Ben Qing Yang Terlupakan [1878-1962]

Budaya-Tionghoa.Net| Bhiksu Ben Qing (Pen Ching) alias ARYAMULA benqingsi 本清寺 (1878-1962)di Gadog Cipanas disebut Aryamularama [asal Aryamula dan arama: vihara utk bhiksu]. Diawal abad ke 20, pada tahun 1901, beliau datang ke Indonesia dan berkeliling banyak kota, dari satu kelenteng ke kelenteng lain. Membabarkan dharma, memberikan pelayanan kepada masyarakat Buddha terutama dalam ritual, beliau kemudian membangun Guang Hua Si di Jakarta.

Read more...

Hui Neng [638-713 M] - Patriarch Keenam Chan Buddhisme

 

 

Photo : Nanhua Temple - Guangdong ,
Tempat Hui Neng dulu hidup dan mengajar , by Cenkx
, Public Domain

Budaya-Tionghoa.Net | Hui-Neng adalah patriarch ke enam dari Chan-Zen Buddhisme, dan Beliau dianggap sebagai bapak Chan-Zen dari Tiongkok, karena dibawah pimpinanannya, Chan-Zen berkembang sampai ke pusatnya dan pekerjaannya satu-satunya dari seorang Buddhis Tionghoa yang mendapatkan status sebagai Sutra.

Read more...

Perkembangan Buddhisme di Jepang

Budaya-Tionghoa.Net | Kedatangan agama Buddha dari Tiongkok ke Jepang telah membawa pengaruh yang luas dan mendalam terhadap sisi peradaban lainnya di Jepang, tidak saja sisi agama Buddha sebagai sistim kepercayaan , tetapi juga sisi lembaga politik, bahasa, tulisan, perencanaan kota serta serta gaya hidup sehingga membawa Jepang naik ke tingkat perkembangan kebudayaan yang lebih tinggi. Agama Buddha disini berfungsi sebagai katalisator dan jembatan peradaban yang menghubungi antara Tiongkok dan Jepang yang mengtransformasi nilai- nilai budaya, kepercayaan, teknologi, gaya hidup (way of life) dan produk peradaban lainnya dari Tang ke Jepang, hampir sama dengan peranan agama Kristen yang mengtransformasi peradaban Mediterania (Lautan Tengah) ke Eropah Utara.

Read more...

Antara Sekte Sukhavati atau Jingtuzong (净土宗) dengan Masyarakat Teratai Putih Atau Bai Lian She

Photo Ilustrasi : by pfctdayelise
Gunung Lushan (庐山) Tempat Aliran Jingtu Berkembang ,

Budaya-Tionghoa.Net | ShanDao 善導 (613-681) bisa dikatakan pendiri aliran JingTu 淨 土 tapi SanDao sendiri mengatakan bahwa HuiYuan lah pendiri aliran JingTu. Dan memang HuiYuan lah yang pertama kali mendirikan BaiLian She atau Masyarakat Teratai Putih atau kadang disebut Lian Zhong �"� 宗 (sekte Teratai).

Read more...

Sekte Sukhavati - Jingtuzong (净土宗) , Satu Dari Tiga Belas Aliran Buddha Di Tiongkok Dan Jepang

Photo Ilustrasi : by pfctdayelise
Gunung Lushan (庐山) Tempat Aliran Jingtu Berkembang ,

Budaya-Tionghoa.Net | Sekte Sukhavati, sejauh yang saya tahu dari yang pernah saya baca selama ini dikenal juga sebagai Jingtuzong (净土宗) adalah salah satu dari 13 sekte utama Agama Buddha di Tiongkok (dan juga Jepang). Merupakan sekte aliran Mahayana yang didirikan dan berkembang di luar India setelah zaman Siddharta Gautama. Tujuan akhir penganut sekte ini adalah dilahirkan kembali kelak di surga Sukhavati.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto