A+ A A-
Buddha

Buddha (21)

Berbagai Teori Seputar Kwan Im

Budaya-Tionghoa.Net | Ada suatu masa di Tiongkok dimana ada begitu banyak aliran kepercayaan. Dimasa Dinasti Tang misalkan , ada ajaran  Persia [Mazdaisme , Zoroastrianism , Manicheanism, dstnya] , Islam , Kristen Nestorian , Buddha dan tentunya , Confucianisme dan Taoisme. Dari kemunculan berbagai religi itu , interaksi diantaranya tidak terhindarkan.

Read more...

Tajikistan Menemukan Patung Buddha Raksasa Yang Baru

Budaya-Tionghoa.Net | Sebuah patung Buddha tidur berusia 1600 tahun- digali oleh arkeolog dari bekas Uni Sovietdi tahun 1966 dan belum pernah dilihat oleh dunia luar  dipamerkan di Dushanbe, ibukota Republik Asia Tengah Tajikistan. Setelah  Taliban menghancurkan patung Buddha terbesar di Bamiyan Afghanistan. Maka temuan di Tajikistan ini akan menjadi temuan patung Buddha terbesar di Asia Tengah.

Pertama kali digali oleh arkeolog Uni Soviet pada tahun 1966, dari sebuah biara Buddha yang  luas di kompleks Ajina Tepa di selatan Tajikistan. Ajina Tepa berada di Rute Sutra kuno menghubungkan kedua Cina dengan Eropa dan Asia Tengah dengan pelabuhan laut India. Daripada mempublikasikan temuan besar mereka.  Patung Buddha digali hanya untuk disembunyikan.

.

Read more...

Ibadah Buddha Di Mancanegara dan Indonesia

Bila saya perhatikan, ibadah Buddha di Srilangka, India maupun di Europa agak berbeda dengan di Vihara2 di Indonesia. [D Hadinoto]



Budaya-Tionghoa.Net |
Karena pak Hadi sering traveling ke berbagai negara, tentu dengan mata kepala sendiri dapat menyaksikan perbedaan tersebut. Namun yang perlu dicatat adalah jika kata "ibadah" yang ditekankan, berarti
kita hanya berbicara mengenai bentuk luarnya saja. Dan makna dari kata "ibadah" ini sendiri tentunya berbeda, tergantung
paradigma "agama" yang dipeluk masing-masing.

Read more...

Riwayat Singkat Y.A Sanghanata Aryamula (Maha Bhiksu Pen Ching) )

Budaya-Tionghoa.Net | Bhiksu Ben Qing (Pen Ching) alias ARYAMULA benqingsi (本清寺) (1878-1962)di Gadog Cipanas disebut Aryamularama (asal Aryamula dan arama: vihara utk bhiksu). Diawal abad ke 20, 1901, beliau datang ke Indonesia dan berkeliling banyak kota, dari satu kelenteng ke kelenteng lain. Membabarkan dharma, memberikan pelayanan kepada masyarakat Buddha terutama dalam ritual, beliau kemudian membangun Guang Hua Si di Jakarta. Beliau ini termasuk tokoh besar agama Buddha di Indonesia, mengembangkan ajaran Buddha Chan/Zen. Untuk mengenang beliau, para murid keturunannya mendirikan vihara Ben Qing Si di Pacet. Sayang sungguh sayang org sekaliber beliau dilupakan jasa2nya, padahal jejak keberadaannya bisa dilacak di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Cirebon, Malang dan banyak kota2 lainnya di Sumatra maupun pulau Jawa. Beliaulah yg membangkitkan kembali benih2 Buddha Mahayana Tiongkok yang merupakan bagian dari San Jiao.

[Pengantar Admin dan Moderator Budaya Tionghua]

***

Read more...

Mengendalikan Tubuh dan Pikiran

Budaya-Tionghoa.Net | Berlatih Ch'an adalah berlatih Buddha-Dharma, dan prinsip-prinsip yang berlaku dalam Buddha-Dharma selama ber-abad-abad juga berlaku dalam Ch'an. Beberapa prinsip ini adalah soal pengendalian tubuh dan pikiran. Mengendalikan tubuh dilakukan dengan mengatur makanan yang masuk, tidur dan pernapasan. Makanan seharusnya sederhana tetapi bergizi. Makanan juga seharusnya hanya mengisi perut kurang lebih 80 % dari rasa kenyang, tetapi jangan juga sampai membuat anda kelaparan. Makanan-makanan yang mempunyai rangsangan kuat, termasuk juga minuman yang membuat ketagihan sebaiknya dihindarkan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto