A+ A A-
Islam

Islam (9)

Sino-Arab : Dinasti Tiongkok di Masa Nabi Muhammad

Budaya-Tionghoa.Net | Ada dua pertanyaan dari anggota mailing-list Budaya Tionghua. Pertama , apakah kutipan "Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina" memang ada dalam hadits?. Pertanyaan kedua , seperti apa Cina pada zaman Nabi Muhammad? Dinasti apa yang sedang berkuasa dan sebesar apa kekuasaan dinasti yang sedang berkuasa dan sebesar apa kekuasaan dinasti tersebut (dalam pengertian luas wilayah, dan kebudayaan).

Read more...

Muslim Di Tiongkok

Photo : Masjid Yangzhou , by Vmenkov ,
Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported license.

Budaya-Tionghoa.Net | Islam masuk ke negeri Tiongkok,menurut catatan sejarah yaitu pada akhir masa dinasti Sui atau menjelang berdirinya dinasti Tang(abad ke 7 m),pada awalnya dibawah oleh saudagar-saudagar arab yang datang di sekitar bandar kanton(guang dong), dan bandar quanzhou bahkan sampai sekarang masih ada keturunan arab tinggal di kota ini dan banyak makam  para ulama islam tionghoa keturunan arab di kota Quanzhou tersebut

Read more...

Walisongo Itu Cina

Budaya-Tionghoa.Net | Entah kenapa banyak sekali sdr kita umat Muslim merasa gerah, apabila mendengar bahwa delapan dari Sunan Walisongo itu adalah orang Tionghoa, padahal Nabi Muhammad saw sendiri pernah bersabda "Tuntutlah ilmu walau sampai negeri Cina" (Al Hadits), nah pada saat itu orang Tionghoa nya sendirilah yg datang ke Indonesia, sehingga mereka tidak perlu repot2 harus pergi belajar untuk menuntut ilmu ke Tiongkok. Prof Slamet Mulyana pernah berusaha untuk mengungkapkan hal tsb diatas dlm bukunya "Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara", tetapi pada th 1968 dilarang beredar, karena masalah ini sangat peka sekali dan mereka menilai menyakut masalah SARA. Kenapa demikian?

Read more...

Tentang Wali Songo

Budaya-Tionghoa.Net | Tentang Wali Songo ini pertama-tama tentulah kita harus selalu tidak melupakan bahwa mereka itu sebetulnya lebih banyak merupakan folklore daripada catatan sejarah yang sahih. Karena itu, cerita tentang mereka, selain rata-rata banyak bumbu magic-nya, juga ada macam-macam versinya yang berbeda-beda. Ada versi yang merupakan modus kultus individu, ada versi yang merupakan modus syiar agama, ada versi yang hanya modus entertainment berupa dongeng hiburan saja, dsb. Sehingga apa yang dikatakan tentang mereka itu tidaklah harus diterima dengan terlalu serius.

Read more...

Pionir Agama Islam Di TIongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Menurut catatan resmi Dinasti Tang. Pada masa pemerintahan Yong Hui di tahun ke dua , 651 M, datang utusan yang dikirim dari Khalifah Usman ibn Affan ke Tiongkok.

Telah banyak orang Arab yang tinggal di Tiongkok pada masa Dinasti Tang. Terutama di berbagai kota pelabuhan seperti Guangzhou , Changzhou , Chuanzhou sudah bermunculan pemukiman orang asing , dimana orang Arab jumlahnya terbesar diantara orang asing lainnya. Mereka telah berdagang di Tiongkok sejak abad ke 4 Masehi.

Read more...

Sino-Muslim : Ordo Sufi di Tiongkok - Kubrawiyya [1]

Budaya-Tionghoa.Net | Kubrawiyya , Kuburunye , Kubulinye adalah salah satu cabang Sufisme yang berasal dari Persia dan didirikan oleh Najmuddin-e Kubra di abad ke 13 dan masuk ke Tiongkok  di masa Dinasti Ming [1368-1644] yang dibawa masuk dari Bukhara. Tradisi mengatakan bahwa yang membawa masuk Sufisme Kubrawiyya di Tiongkok adalah keturunan Nabi Muhammad yang disebut Muhuyindeni. Dikatakan bahwa dia mengunjungi Tiongkok tiga kali.

Read more...

Istilah Shinni

Budaya-Tionghoa.Net|  Dalam hadist disebut bahwa kata SHINNI bukan China. Shinni adalah sebutan umum orang Arab untuk Tiongkok , terlepas dari dinasti apapun. Sama seperti sebutan orang Tiongkok pada masa Tang dan pra Tang untuk Roma adalah Da Qin. Atau sebutan orang Yunani untuk Tiongkok adalah Seres. Kita tidak akan menemui istilah Da Qin dalam sejarah Roma atau Seres dalam sejarah Tiongkok.

Read more...

Rekonstruksi Sejarah Masuknya Islam Ke Jawa

Budaya-Tionghoa.Net|Eksistensi Cina-muslim pada awal perkembangan Islam di Jawa tidak hanya ditunjukkan oleh kesaksian-kesaksian para pengelana asing, sumber-sumber Cina, teks lokal Jawa maupun tradisi lisan saja, melainkan juga dibuktikan pelbagai peninggalan purbakala Islam di Jawa. Ini mengisaratkan adanya Pengaruh Cina yang cukup kuat, sehingga menimbulkan dugaan bahwa pada bentangan abad ke-15/16 telah terjalin apa yang disebut Sino-Javanese Muslim Culture.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto