A+ A A-
Kuliner

Kuliner (61)

Cakwe Ketapang

Budaya-Tionghoa.net|Saya dan seorang kolega, mengadakan kunjungan ke kota Ketapang, Kalimantan Barat. Siang hari kami mengadakan sarasehan bagi murid-murid di sebuah sekolah; malamnya kami bertemu orangtua siswa di sebuah rumah makan. Kami menyiapkan dua meja. Awalnya kami ragu, berapa orang yang bakal datang. Tapi syukurlah, tak lama kemudian satu persatu orangtua mulai berdatangan; kadang ada yang berpasangan. Dalam waktu setengah jam, dua meja terisi sudah. Hidangan pun mulai disajikan. Ada ca kailan muda, udang bago bakar, cumi asam manis, kangkung asap, dan ikan tim jelawat. Usai bersantap, saya mulai bicara di depan, mengenalkan diri dan sekolah yang saya wakili, orangtua duduk mendengarkan. Acara berlangsung baik dan lancar. Makan malam menjadi ajang silaturahmi, saling berkenalan, saling menjajagi.

Photo: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10203184477792459&set=a.4514214733124.188829.1223343061&type=1

Read more...

SERBA-SERBI ARAK CHINA BAGIAN II

KUNGFU MABOK (ZUI QUAN)
Asal-usul
Versi 1
Salah satu teori yang paling terkenal, mengatakan bahwa seni beladiri ini berasal dari dinasti Song, Alkisah soerang jago kungfu bernama Liu Qizan bersembunyi di Shaolin karena dituduh membunuh. Dasarnya pemadat, Liu Qizan tetap suka curi2 minum meskipun sdh digunduli kepalanya & memakai jubah biarawan. Suatu hari dia digerbek ketika sedang asyik2nya minum. Liu pun segera diusir dari kuil shaolin. Tapi bukannya menurut ,dia malah mengamuk membabi buta sampai merobohkan 30 orang hwee sio (biksu). Setelah siuman dari mabuknya Liu bengong sendiri, ”Kok gue bisa ngalahin 30 orang sendirian ya?”. Sadar akan kehebatan kungfunya disaat mabok, Liu kemudian merumuskan intisarinya & mengembangkannya. Inilah asal usul Zui Quan (Tinju Mabok) yg terkenal itu

Read more...

SERBA-SERBI ARAK TIONGHOA BAGIAN I

Arak (jiu) adalah adalah minuman yang tak terpisahkan dari budaya Tionghoa. Mulai dari festival tahunan, pernikahan, sembayangan, sampai pembukaan toko, biasanya tak lepas dari acara minum2..
Tentu tak semua orang Tionghoa gemar menenggak minuman beralkohol ini. Banyak juga yang hanya meminumnya saat perayaan tertentu saja. Khususnya bagi keturunan Tionghoa di Indonesia, malah banyak yang tidak pernah menjamah botol minuman keras seumur hidupnya.
Berikut adalah sekelumit serba serbi arak di China kuno

Read more...

Qin Hui dan Chakwe

Budaya-Tionghoa.Net| Chakwe adalah makanan ringan mengenyangkan juga mudah didapatkan. Dari pinggir jalan di depan sekolah sampai di kopitiam dalam mall dengan aneka variasinya. Terkait dengan variasi dan penyajian, selain dimakan langsung, chakwe disebut-sebut sebagai pendamping setia penganan bernama bubur ayam.

Photo: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Qu%E1%BA%A9y.jpg

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Qu%E1%BA%A9y.jpg

Read more...

Makanan "Kompyang"

 
Budaya-Tionghoa.Net | Mungkin beberapa/sebagian dari kalian pernah mendengar makanan "Kompyang" atau "Kompia"? Apakah Anda menyukai makanan ini?
Ratna Setiyaningrum's photo.
Kompyang merupakan semacam roti/hamburger/kue polos (tanpa isi) yang konon sangat keras dan butuh 'perjuangan' untuk memakannya. Meskipun keras (cukup sukar digigit), makanan ini lumayan mengenyangkan. Kompyang dapat dijumpai di beberapa kota seperti Solo, Surabaya, Malang, serta di beberapa kota lainnya di Malaysia seperti Sitiawan, Sibu, dan sebagainya.
Read more...

"Chap Cai" Bukanlah 10 Macam Sayuran

chapcai
Sehari hari kita mendengar dan mengucap 'cap chai'. Sebenarnya apa maksud cap chai menurut teman-sekalian? Bahasa hokkian / Tio ciu: cap chai. Bahasa Khek: chap choi. Kalo Mandarin?...Teksiang

Chapcai berbeda dengan Huicai . Kata 烩 (Hui) sendiri berarti sebuah metode atau cara memasak. Yakni mentumis bahan ke dalam kuali hingga 1/2 mateng, lalu ditambahkan air kuah hingga matang.

Read more...

Nasi Lemak

Budaya-Tionghoa.Net | Salah satu makanan yang tidak pernah saya lewatkan bila ke Singapore adalah nasi lemak. Ini adalah nasi yang dibungkus daun pisang dengan lauk sambal ikan bilis & kacang tanah. Kalau yang spesial ya ditambah telor dadar & otak otak. Harganya murah, makanan rakyat jelata. Di tempat yang tepat, paling sekitar SGD 1.50 atau Rp. 10.000. Bayangkan di negeri dengan GDP per capita di atas 25 ribu USD, masih ada sarapan seharga sepuluh ribu. Ini kan seperti nasi kucing.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto