A+ A A-
Busana

Busana (5)

Variasi Cara Memakai Sarung Nyonya

Foto koleksi Bp. David Kwa; sumber: www.facebook.com

Budaya-Tionghoa.Net | Menjawab pertanyaan member mengenai variasi cara memakai sarung pada kebaya nyonya. Berikut ini adalah penjelasannya;


"Kepala" sarung diletakkan di depan sebelah kiri pemakai (dipandang dari sudut si pemakai). Lipatannya membuka ke kanan. Bila "kepala" sarung bermotif "tumpal" (yakni segitiga) yang saling berhadapan, "tumpal"-nya dilipat dua, sehingga yang tampak dari luar tiga perempat atau setengahnya saja, seperti foto kuno di atas. Sisanya terletak di lipatan dalam, yang tidak tampak dari luar.

Read more...

Kebaya Dari Masa Dinasti Song

Budaya-Tionghoa.Net | Pandangan yang umum adalah menganggap kebaya berasal dari ketika kaum perempuan Tionghoa peranakan mengikuti pakaian yang dipakai ibu mereka yang non-Tionghoa . Mereka  kenakan  baju kurung dan sedikit baju panjang , bukan kebaya, dengan bawahan kain sarung batik. Kemudian mode kaum Peranakan berkembang sendiri dengan memakai kebaya yang diadaptasi dari Belanda Peranakan.

Hubungan silang budaya Tiongkok dg Indonesia sudah terjadi sejak jaman dahulu kala jauh lebih lama dibandingkan dengan hubungan Indonesia dg bangsa Eropa / Belanda. Hubungan paling awal telah terjadi saat Faxian, bikkhu senior dari Dinasti Jin Timur singgah di Yapoti (Jawa / Sumatra) pd tahun ke 7 Kaisar Yixi (411 M).

Read more...

Batik Lasem

Budaya-Tionghoa.Net |  Nuansa arsitektur bangunan dan tata letak pemukiman kota Lasem memang unik dan kental pengaruh arsitektur Tionghoa-nya yang kadang- kadang disebutkan juga sebagai kota tembok, karena bangunan-bangunan arsitektur Tionghoanya dikelilingi oleh tembok (sutradara Nia Dinata pernah membuat film disini,Ca Bao Kan,1999), dan salah satu produk budaya kota Lasem yang terkenal lainnya adalah batik Lasem.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto