A+ A A-

Chinese Inventions : Qi Qiao Ban (Tangram Puzzle)

Budaya-Tionghoa.Net |Tangram atau qi qiao ban adalah puzzle yang berasal dari Tiongkok. Qi qiao ban ini jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia adalah tujuh kepingan pintar. Satu set  terdiri dari tujuh keping yang disebut tan. Tujuh keping ini terdiri dari dua segitiga besar , dua segitiga kecil , satu segitiga ukuran sedang , satu persegi panjang dan satu jajaran genjang.

Read more...

Catur : Qijing Shisanpian - Zhang Ni

Budaya-Tionghoa.Net | Tulisan Qijing Shisanpian ini ditulis oleh Zhang Ni. [1] Terbagi dalam beberapa bab : tentang biji dan papan , tentang perhitungan , tentang penguasaan area dstnya

Bab I. Tentang Biji [2] dan Papan

Sepuluh ribu makhluk berasal dari Satu. Oleh karena itu tiga ratus enam puluh perpotongan di papan weiqi juga mengandung Yang Satu. Yang Satu adalah prinsip penurunan angka, dianggap sebagai kutub, dan menghasilkan 4 titik ujung.

Read more...

Ong Yok Hoa (Eddy Rusli) - Juara Catur Nasional Tahun 60an

Budaya-Tionghoa.Net | Ong Yok Hoa (1936 , Madura) atau dikenal sebagai Eddy Rusli adalah mantan juara nasional catur Indonesia pada dekade 60an. Dalam final perebutan juara , Ong Yok Hoa mengalahkan Avroh. Ong Yok Hoa bersama rekan-rekannya yang lain seperti Master Internasional Wotulo Max Arie , Master Internasional Ardiansyah , Arovah Bachtiar , Bessaria Kuntoro dan Hamdan mewakili Indonesia dalam Olimpiade Catur di Siefgen , Jerman Barat , pada tahun 1970.

Read more...

Sejarah Penemuan Catur Tiongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Hari ini saya akan sedikit mengulas mengenai sejarah catur Tiongkok, karena belum banyak yang membahas hal ini. Menurut salah satu sumber yang saya miliki, permainan ini tercipta kurang lebih tahun 200 SM, yakni semasa perebutan kekuasaan antara para raja muda yang menandai keruntuhan Dinasti Qin.

Read more...

Langkah Besar Hou Yifan Di Turnamen Gibraltar

  • Published in Berita

Budaya-Tionghoa.Net | Ingatlah nama ini Hou Yifan 侯逸凡 , seorang gadis kelahiran 27 Februari 1994. Kebangkitan seorang naga muda yang baru berusia tujuh belas tahun  , tapi mempunyai "pukulan 18 tapak naga" di dunia catur. Dalam turnamen terakhirnya di Gibraltar, Hou bermain di turnamen campuran di mana 10 pesertanya itu super grand master (ELO 2700). Dia menghadapi 7 pemain super grand master, dan berhasil merontokan 4 pemain super grandmaster.

Read more...

Xie Jun , Sang Juara Dunia Catur Wanita

Budaya-Tionghoa.Net | Kemunculan Xie Jun 谢军 [1970 , Baoding, Hebei]  didunia catur menarik perhatian karena berbagai hal. Pertama , catur adalah cabang yang didominasi pria. Kedua ,cabang itu merupakan cabang tradisional yang senantiasa didominasi Uni Soviet [melawan sisa dunia] dengan beberapa perkecualian, seperti Judith Polgar yang muncul sebagai generasi berikutnya. Xie Jun mematahkan dominasi Soviet dengan mengalahkan Maya Chiburdanidze [Uni Soviet , Georgia]  di tahun 1991. Maya adalah juara dunia catur wanita yang sudah diraihnya selama 13 tahun [1978-1991].

Read more...

Hou Yi Fan - The Next Judit Polgár

Women in general haven't been nearly as good at chess as men, and the world's top women are mostly ranked well below the top men — but Ms. Hou could be an exception. She is the only female chess player today considered to have a shot at becoming one of the top few players in the world, male or female. (Kristoff - NY Times)


Budaya-Tionghoa.Net |
Menarik masalah opini Nicholas Kristoff tentang Hou Yi Fan  侯逸凡 sang prodigy catur remaja ini. Hou Yi Fan baru berumur 17 tahun , kelahiran tahun 1994.  Dia tidak secantik Gao Jing Jing , ratu loncat indah ,  cabang dimana Tiongkok senantiasa mendominasi. Tetapi barangkali nona Hou ini  akan menjadi the next Judith Polgar, salah satu grand master super  yang enggan bermain dikelas wanita dan lebih memilih bermain dengan grand master super pria.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto