A+ A A-

Kebenaran Dan Permasalahan Bahasa Dalam Filsafat Tiongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Buddhisme di India tidak berkembang, dan tidak mempunyai pengaruh terhadap kehidupan keagamaan di negara asalnya. Di India ada beberapa tempel-tempel tetapi kebanyakan dibangun kembali (rebuild) oleh Buddhis-Buddhis dari luar negeri. Buddha bukan hanya Shakyamuni Buddha satu orang saja, tetapi banyak orang yang telah mendapatkan kebebasan dan menjadi manusia yang komplit (Buddha).

Read more...

Hui Neng [638-713 M] - Patriarch Keenam Chan Buddhisme

  • Published in Buddha

 

 

Photo : Nanhua Temple - Guangdong ,
Tempat Hui Neng dulu hidup dan mengajar , by Cenkx
, Public Domain

Budaya-Tionghoa.Net | Hui-Neng adalah patriarch ke enam dari Chan-Zen Buddhisme, dan Beliau dianggap sebagai bapak Chan-Zen dari Tiongkok, karena dibawah pimpinanannya, Chan-Zen berkembang sampai ke pusatnya dan pekerjaannya satu-satunya dari seorang Buddhis Tionghoa yang mendapatkan status sebagai Sutra.

Read more...

Sekilas Tentang Shaolin

Budaya-Tionghoa.Net | Shaolin Temple (Shaolin Shr) boleh disebut sebagai ikon dari kebudayaan Tionghoa selama ribuan tahun. Shaolin Shr didirikan lebih 1500 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 495 Masehi (dalam masa pemerintahan Hsiau Wen Di dari Wei Utara) di Shungshan, sekarang Dengfeng City di propinsi Henan. Tigapuluh tahun setelah pendiriannya, Shaolin Shr dikunjungi oleh seorang biksu Buddhis dari India, Bodhidharma. Beliau kemudian menyebarkan aliran Zen di Tiongkok dan Shaolin Shr kemudian mendapat julukan "Zhan Jung Zhu Thing" yang berarti Leluhur Aliran Zen.

Read more...

Mengendalikan Tubuh dan Pikiran

  • Published in Buddha

Budaya-Tionghoa.Net | Berlatih Ch'an adalah berlatih Buddha-Dharma, dan prinsip-prinsip yang berlaku dalam Buddha-Dharma selama ber-abad-abad juga berlaku dalam Ch'an. Beberapa prinsip ini adalah soal pengendalian tubuh dan pikiran. Mengendalikan tubuh dilakukan dengan mengatur makanan yang masuk, tidur dan pernapasan. Makanan seharusnya sederhana tetapi bergizi. Makanan juga seharusnya hanya mengisi perut kurang lebih 80 % dari rasa kenyang, tetapi jangan juga sampai membuat anda kelaparan. Makanan-makanan yang mempunyai rangsangan kuat, termasuk juga minuman yang membuat ketagihan sebaiknya dihindarkan.

Read more...

Perkembangan Buddhisme di Jepang

  • Published in Buddha

Budaya-Tionghoa.Net | Kedatangan agama Buddha dari Tiongkok ke Jepang telah membawa pengaruh yang luas dan mendalam terhadap sisi peradaban lainnya di Jepang, tidak saja sisi agama Buddha sebagai sistim kepercayaan , tetapi juga sisi lembaga politik, bahasa, tulisan, perencanaan kota serta serta gaya hidup sehingga membawa Jepang naik ke tingkat perkembangan kebudayaan yang lebih tinggi. Agama Buddha disini berfungsi sebagai katalisator dan jembatan peradaban yang menghubungi antara Tiongkok dan Jepang yang mengtransformasi nilai- nilai budaya, kepercayaan, teknologi, gaya hidup (way of life) dan produk peradaban lainnya dari Tang ke Jepang, hampir sama dengan peranan agama Kristen yang mengtransformasi peradaban Mediterania (Lautan Tengah) ke Eropah Utara.

Read more...

Chan atau Zen Buddhisme


Budaya-Tionghoa.Net | Zhuang Zi mengatakan waktu beliau berdiskusi dengann temannya Hui Shi:”ikan hidup di laut, sungai dan danau, tetapi mereka tidak sadar tentang ini. Manusia hidup dalam lingkungan dan hukuk-hukum Tao, juga mereka tidak sadar tentang ini. Dapat dikatakan bahwa ikan, hewan dan manusia hidup dalam lingkungan Tao (Chan atau Zen), tetapi tidak sadar apa artinya Tao/Zen.

Zen sukar di terjemahkan ada yang mengatakan Zen itu adalah kehidupan, ada pula yang mengatakan bahwa Zen adalah Pembebasan dan yang terachir ini hanya bisa didapat kalau manusia membebaskan kepentingan sendiri. Waktu Buddhisme masuk ke Tiongkok, agama ini tidak ditrima oleh rakyat Tiongkok, karena dianggap asing. Sesudah teori, kultur Buddhisme dimasuki oleh kultur taoisme dan konfucianisme baru ditrima oleh rakyat Tiongkok sebagi agama.Buddhisme ini dinamakan Chan Buddhisme di Tiongkok dan di Jepang dinamakan Zen Buddhisme, tulisan Tionghoanya sama namun suaranya lain. Kalau confucianisme mengatakan seorang yang komplit adalah Qunzi, dalam Chan Buddhisme dikatakan tentang Buddha. Seorang Buddha ada seorang manusia yang komplit atau seorang manusia yang komplit adalah Buddha. Untuk mencapai Buddha orang dapat mencapainya dalam satu penghidupan saja, kalau dia betul betul berdedikasi dan melakukannya dengan baik menuju kesana.Teori-teori Chan Buddhisme kadang
Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto