A+ A A-

SEBUAH CATATAN LAIN - Goenawan Mohamad

source: SiaR

Ketika Pramoedya Ananta Toer menerbitkan Hoakiau di Indonesia dan kemudian ditangkap, saya baru datang ke Jakarta. Umur saya 19. Saya datang dari sebuah sekolah menengah di udik, di Jawa Tengah. Di tahun 1960 itu, saya tak tahu apa saja yang terjadi di dunia. Saya tak tahu bahwa sebuah buku dilarang dan seorang pengarang terkenal dipenjarakan. Minat saya waktu itu agak terbatas. Kini saya bersyukur dapat membaca buku ini, yang hampir 40 tahun tersembunyi sebagai buku yang dilarang. Kini saya tahu apa yang terjadi, kurang-lebih.

Read more...

Bantulah Saya! Saya Memang Memerlukan Bantuan

Budaya-Tionghoa.Net | Suatu kali saya menginap di rumah adik saya di Hoofddorp - Holland. Menginap begini sudah beberapa kali. Dan kami ngomong - ngobrol - disamping melepas kekangenan. Kami yang dulu 7 bersaudara, kini tinggal tiga. Murad, abang kami yang di Depok, Asahan Alham ( dulu Asahan Aidit ) dan saya. Tiga saudara ini dengan tiga kewarganegaraan. Abang kami warga RI - adik saya warga Belanda, dan saya warga Perancis. Tragis kan! Semua ini ada sejarahnya - ada asalnya. Yaitu sejarah-gelap-bangsa tahun 1965 itu, yang penciptanya sampai kini masih segar-bugar, satu-satunya diktator di dunia ini yang paling beruntung!

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto