A+ A A-

Seri Tulisan Laozi [8] - Kekosongan

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net| Kita selalu menghargai atau menilai sesuatu yang kelihatan secara fisik, misalnya rumah yang bagus, gelas yang indah, tas yang berwarna-warni, sehingga melupakan fungsi yang terpenting dari semua benda tersebut, yaitu bagian kosongnya, itulah yang mempunyai manfaat buat kita. Suatu kereta akan tidak dapat berfungsi sebagai kereta apabila tidak terdapat satu lubang kosong sebagai poros roda kereta tersebut. Demikian juga manusia yang ingin mengejar kesempurnaan spiritualnya, perlu menyisihkan waktu untuk merenungi keagungan Tao.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [6] - Yang Absolut

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net| Ungkapan sifat Tao tersebut dapat disamakan dengan pengertian Yang Absolut dalam pengertian Buddhisme sebagaimana dinyatakan dalam Sutta Pitaka, Udana VIII : " Atti Ajatam Abhutam Akatam Asamkatan " (artinya : "Suatu Yang Tidak
Dilahirkan, Tidak Dijelmakan, Tidak Diciptakan dan Yang Mutlak.")

Read more...

Seri Tulisan Laozi [11] - Penderitaan

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Sama seperti ajaran Buddha Gautama mengenai Empat Kesunyataan Mulia (Four Noble Truth), demikian juga Lau Zi mengakui adanya penderitaan yang membuat manusia hidup gelisah dan senantiasa merasa takut dan khawatir, yang disebabkan oleh adanya sifat ke-aku-an dalam setiap manusia. Manusia, apabila berbuat suatu jasa kemudian mendapatkan pujian akan membuat dirinya menjadi sombong dan dapat menyebabkannya melakukan perbuatan di luar kemampuannya, guna memperoleh pahala yang lebih besar lagi, tanpa menyadari bahwa suatu saat dia akan mendapat celaan atau caci maki yang dapat membuatnya berduka dan menderita. Maka seorang bijaksana yang mengenal Tao dan mengetahui hukum alam, senantiasa mengundurkan diri dan menolak segala penghargaan yang diberikan kepadanya, hingga dia senantiasa diindahkan. Hal ini memberikan suatu bukti, bahwa keserakahan dapat menimbulkan penderitaan.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [17] - Pemerintahan

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Apabila terdapat pemerintahan dengan suasana tenteram dan damai dengan kehidupan yang sederhana, maka tidak akan timbul segala bentuk kejahatan. Oleh sebab itu, suatu negeri yang dipimpin oleh seorang kepala pemerintahan yang arief dan bijaksana dan dapat mengatur kehidupan seluruh rakyatnya secara adil dan merata, sehingga tercapai ketenteraman dan kedamaian, maka akan menjadikan seluruh negeri aman dan sejahtera.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [13] - Panca Indra

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net |Segala kekalutan pikiran disebabkan pengaruh dari luar tubuh kita yang terbawa masuk melalui panca- indra atau panca-skandha menurut ajaran Sang Buddha. Misalnya mata melihat rumah mewah atau mobil mewah mendatangkankeinginan untuk memilikinya. Hidung mencium wangi masakan mendatangkan rasa lapar dan ingin menyantap masakan tersebut.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [14] - Orang Yang Berbudi Luhur (Budiman)

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Sebagaimana ajaran Confucius yang menekankan sifat Budiman dalam setiap kelakuan, sehingga dapat hidup secara bertanggung jawab terhadap masyarakat dan kehidupan, maka Lau Zi juga menekankan pentingnya sikap hidup Budiman. Lau Zi mengumpamakan seorang Budiman selayaknya air telaga yang dalam, dengan sifatnya yang tenang. Hati seorang Budiman yang lemah lembut, dapat dipercaya, jujur, tenang, bijaksana, dan senantiasa mengalah sehingga dimanapun seorang Budiman berada, dapat diterima oleh lingkungannya.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [15] - Kekurangan Diri

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net| Pepatah mengatakan, bahwa " Semut di seberang lautan kelihatan, tetapi gajah
di pelupuk mata tidak kelihatan." Demikian juga terdapat banyak orang yang tidak melihat kekurangan dirinya sendiri, tetapi kekurangan orang lain akan selalu menjadi perhatiannya. Seorang Budiman dikatakan oleh Lau Zi tidak mempunyai kekurangan dalam dirinya, karena dia telah mengetahui dan mengakui kekurangan tersebut.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [18] - Tiada Berbuat

Budaya-Tionghoa.Net | Dalam ajaran Lau Zi terdapat gagasan yang terkenal sebagai Wu Wei atau `Tiada Berbuat ', yang berarti membiarkan segala hal terjadi sesuai dengan apa adanya, alami, spontan dan bukan dibuat-buat. Karena pekerjaan Tao tercermin dari berbagai fenomena alam semesta, maka manusia pasti akan menanggung segala akibat dari perbuatannya. Walaupun begitu, kehidupan seorang Taois bukanlah berarti sama sekali diam atau tidak melakukan apa-apa. Melainkan lebih berarti, bahwa dalam menjalani kehidupan ini, berusaha menghindari perbuatan dengan prinsip 'Tiada Berbuat' [Wu Wei].

Read more...

Seri Tulisan Laozi [5] - Sifat Tao

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Sifat Tao tidak terbatas dan meliputi seluruh alam semesta, semua benda dan makhluk dalam kekuasaanNya, karena semua berasal dari Tao dan kemudian setelah tiada akan kembali kepada Tao. Sifat Tao tercermin dalam rangkaian kata yang indah pada kalimat pembuka kitab Tao Tee Cing,"Tao, Khe' Tao, Fei Ch'ang Tao; Ming, Khe' Ming, Fei Ch'ang Ming" yang dapat diartikan, " Tao yang dapat dibicarakan, bukanlah Tao yang sebenarnya atau yang abadi; dan nama yang dapat diberikan, bukanlah nama yang sejati." (Tao Tee Cing I,1) ("The Way that can be described is not the absolute Way; the name that can be given is not the absolute name.")

Read more...

Seri Tulisan Laozi [4] - TAO TEE CING

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Kitab terkenal Tao Tee Cing dari Lau Zi bersama I Cing (Kitab Perubahan) dan Lun Yu (Kitab Ujaran) dari Confucius merupakan tiga kitab serangkai yang dianggap mencapai puncak karya klasik Tiongkok yang bernilai tinggi. Tao Tee Cing merupakan suatu kitab yang pendek, terdiri dari kurang lebih lima ribu kata, sehingga sering juga disebut 'Naskah Lima Ribu Tanda', dan oleh kebanyakan penerjemah dibagi atas 81 bab pembahasan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto