A+ A A-

Mengenal Kelenteng Thian Siang Seng Bo (Bagian 3)

Budaya-Tionghoa.Net | Lanjutan dari artikel pemenang lomba menulis budaya Tionghoa tahun 2013, dengan predikat juara 3 kategori non fiksi berjudul "Mengenal Kelenteng Thian Siang Seng Bo"

Kelenteng  Tjoe Wie Kiong Rembang

Rembang merupakan kota tua yang telah dikenal sejak jaman kerajaan Majapahit, seperti disebutkan dalam kitab “Nagrakartagama Pupuh XXI” Asal mula kota Rembang diperoleh dari kebiasaan orang – orang Jawa asli yang menikah dengan pendatang Campa (Tonkin, Vietnam) yang pandai membuat gula tebu. Dibulan Waisaka orang – orang memulai memangkas tebu (Jawa : ngrembang). Sebelum mulai ngrembang mereka mengadakan upacara suci “Ngrembang Sakawit” dan Samadi ditempat tersebut, tebu yang dipangkas lalu dipotong menjadi dua batang untuk “Tebu Temanten”. Demikianlah asal mula kata ngrembang menjadi nama kota Rembang (Handajani:1997). Di kota ini juga masih banyak ditemui rumah dengan arsitektur tradional tionghoa, dan kota ini juga mempunyai 2 buah kelenteng kuno yang dikenal dengan kelenteng Mak Co atau kelenteng lor dan kelenteng Kong Co atau kelenteng kidul.

Read more...

Mengenal Kelenteng Thian Siang Seng Bo (Bagian 2)

Budaya-Tionghoa.Net | Lanjutan dari artikel pemenang lomba menulis budaya Tionghoa tahun 2013, dengan predikat juara 3 kategori non fiksi berjudul "Mengenal Kelenteng Thian Siang Seng Bo"

Thian Siang Seng Boo

Aku mengenal tokoh Dewi Samudra sejak aku mulai melakukan penelitian thesisku yang mengambil studi kasus di permukiman Tionghoa Lasem. Dewi Samudra atau Thian Siang Seng Bo atau Tianshang Shengmu (pinyin) adalah gelar yang dianugerahkan Kaisar Dao-guang pada dinasti Qing (1840) pada Mazu.

Read more...

Mengenal Kelenteng Thian Siang Seng Bo

Budaya-Tionghoa.Net | |Inilah pemenang lomba menulis artikel budaya Tionghoa tahun 2013, dengan predikat juara 3 kategori non fiksi.


Prolog

Sore itu aku heran melihat Om So Soe Tat tetanggaku sedang menggerakkan gerakkan 3 buah lidi yang membara di atas kepalanya saat itu aku masih duduk di SD Santo Yusup Semarang. Karena penasaran aku tanyakan apa yang sedang ia lakukan dan apa yang dia bawa, dan Om So Soe Tat menerangkan bahwa ia sedang bersembahyang kepada Tian  天 dan lidi yang ia pegang namanya hio.

Read more...

Sebutan Untuk Dewi Dewi Di Tiongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Sebutan untuk para dewi itu ada beberapa macam. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda , tingkatan yang berbeda dan kepercayaan yang berbeda.

  1. Yuanjun 元君
  2. Niang2 娘娘
  3. Xiannv 仙女
  4. Xiangu 仙姑
  5. Ma 媽
  6. Mazu 媽祖
  7. Mazupo 媽祖婆
  8. Po zu 婆祖

Secara garis besar ini, bisa kita lihat hanya pada pada butir 1,3 dan 4 itu mengacu kepada kepercayaan tertentu.

Read more...

Sebutan Untuk Para Dewi

Budaya-Tionghoa.Net | Di Jawa ada istilah "Maco" dan "Kongco" sebagai sebutan penghormatan untuk entitas yang dihormati, misalnya di kelenteng. Nah sepertinya ada kerancuan dalam kasus Lin Moniang aka Tian Shang Sheng Mu atau  Mazu Niangniang. Ada yang bisa lebih menjelaskan tentang kerancuan ini ? Untuk pertama kali musti dipahami dulu bahwa sebutan untuk para "dewi" itu ada beberapa macam, antara lain : Yuanjun 元君 ,Niang-niang 娘娘, Xiannv 仙女, Xiangu 仙姑 , Ma 媽, Mazu 媽,Mazupo 媽祖婆, Pozu 婆祖. Ini semua memiliki arti, tingkatan dan kepercayaan yang berbeda pula.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto