A+ A A-

Chan atau Zen Buddhisme


Budaya-Tionghoa.Net | Zhuang Zi mengatakan waktu beliau berdiskusi dengann temannya Hui Shi:”ikan hidup di laut, sungai dan danau, tetapi mereka tidak sadar tentang ini. Manusia hidup dalam lingkungan dan hukuk-hukum Tao, juga mereka tidak sadar tentang ini. Dapat dikatakan bahwa ikan, hewan dan manusia hidup dalam lingkungan Tao (Chan atau Zen), tetapi tidak sadar apa artinya Tao/Zen.

Zen sukar di terjemahkan ada yang mengatakan Zen itu adalah kehidupan, ada pula yang mengatakan bahwa Zen adalah Pembebasan dan yang terachir ini hanya bisa didapat kalau manusia membebaskan kepentingan sendiri. Waktu Buddhisme masuk ke Tiongkok, agama ini tidak ditrima oleh rakyat Tiongkok, karena dianggap asing. Sesudah teori, kultur Buddhisme dimasuki oleh kultur taoisme dan konfucianisme baru ditrima oleh rakyat Tiongkok sebagi agama.Buddhisme ini dinamakan Chan Buddhisme di Tiongkok dan di Jepang dinamakan Zen Buddhisme, tulisan Tionghoanya sama namun suaranya lain. Kalau confucianisme mengatakan seorang yang komplit adalah Qunzi, dalam Chan Buddhisme dikatakan tentang Buddha. Seorang Buddha ada seorang manusia yang komplit atau seorang manusia yang komplit adalah Buddha. Untuk mencapai Buddha orang dapat mencapainya dalam satu penghidupan saja, kalau dia betul betul berdedikasi dan melakukannya dengan baik menuju kesana.Teori-teori Chan Buddhisme kadang
Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto